Shockproof - Here Comes Trouble CD 2020

































Shockproof - Here Comes Trouble
Omnivorerecords CD 2020

01 Intro
02 Primary Crisis
03 Lost
04 Media Masalah
05 The Movement
06 Here Comes Trouble
07 Controled Riot
08 Omnivora
09 Reaksi
10 Despair
11 Outro (The Beast)

Bohemi - Vocals
Oplesz - Vocals
Mr. Noise - Guitar
Fauzi - Guitar
B-Clown - Bass
Coogil - Drums

Menonjolkan banyak warna bernyanyi nge-rap sering kali disebut rapcore, varian baru dalam komposisi Heavy metal, ada aroma dan nuansa baru pada era 90-an yang kemudian menjadi jaman ke-emasannya Nu Metal. dan Gw ingat banget kemunculan Genre yang begitu mem-Booming dengan kental sekali memasukkan elemen " Metal " yang begitu kuat, namun kehadirannya justru menjadi bahan cemooh dari kebanyakan band metal yang " merasa " bener bener di Pecundangi. band-band tangguh dan membesar namanya dikala itu seperti Korn, Limb Bizkit, Slipknot, Linkin Park, (hed) PE, Rage Againts The Machine, dan banyak lainnya sukses melakukan invasi besar besaran-nya hingga kerap merajai di Billboard 200, bisa dibilang era yang begitu instan meski tidak diukur dari histori band, anggap paling mudahnya, ini emang hoki-nya ! kuping kalian pasti pernah merasakan ngetopnya dibombardir sajian MTV dari lagu " Blind, Clown, Got the Life " nya Korn, " Nookie, My Generation, Take a Look Around, Rollin " nya Limb Bizkit, " (sic), Wait and Bleed, Surfacing, Spit it Out " nya Slipknot, " In the end, Numb " nya Linkin Park, " Wake Up, War, Voices, Truth nya (hed) PE dan masih banyak lagi yang kemudian jadi Epidemi di tanah air ditandai dengan munculnya band seperti Saint Loco, 7 Kurcaci, Scope, Kripik Peudeus, etc makin ngasih panas iklim Nu Metal meski pertempuran taste-nya tidak semulus Booming-nya hingga muncul ungkapan yang paling pedas pada saat itu dengan kalimat " Musik Sampah ". dan seiring perguliran selera pasar yang terus berjalan, Nu Metal kemudian meredup dan hilang dengan sendirinya, dan kalo boleh Gw bilang ga hilang ato musnah sih, cuman masa-nya sedang tergantikan saja. namanya Taste musikal individu dan band itu adalah masalah Idealisme atau Obsesi, sehingga mengalami pasang surut sangatlah biasa. well Gw ga terlalu jauh membahas Nu Metal meski pernah berada dimasa-nya, Gw bukan seorang pengamat tulen masalahnya hehehe... Btw Musik adalah Taste life, siapapun dan siapapun bisa membuat dan menikmatinya, Thinking simply aja. kalian pernah mendengarkan Hip Metal band seperti Ragaji Mesin dari Bandung kan, ternyata scene tanah air masih banyak memiliki stok band sejenis sampai hari ini, seperti yang sudah Gw perkenalkan sebelumnya, dan Sukabumi punya SHOCKPROOF ! Yess, band yang still solid mengusung warna Rap Metal karena mengaku masih terlalu keras kepala di jalur musik ini atas dasar kecintaan pada konsep memorable Rage Againts The Machine, (hed) PE, Limp Bizkit, dan Slipknot untuk memperluas alternative pilihan warna musiknya sejak band ini dibentuknya tahun 2018, Shockproof mengusung tema lagu yang mereka tulis secara garis besar banyak mengetengahkan permasalahan yang terjadi di sekitar mereka sendiri, entah itu tentang kecurangan, penindasan, penolakan, perusakan alam, moral dan keyakinan yang ditimbulkan dari internal maupun eksternal dan ini menjadi simbol dari tatanan musik keras yang ada dengan warna yang berbeda, " Kami adalah anomali " ! dan pada 25 Januari 2020 menjadi momen paling mengesankan yang sudah lama mereka nantikan untuk melepaskan debut Album pertama " Here Comes Trouble " dibawah bendera Omnivore Records. 11 Track Rap metal yang akan membawa rasa nostalgia kita dengan era kejayaannya Rage Againts The Machine, (hed) PE, Limp Bizkit, dan Slipknot diramu dramatis dengan sentuhan taste khas Shockproof. These dudes found a way to encapsulate the absolute nice aspects scattered about their great debut and write an entire album of songs featuring them still with The repetitive and mature hooks accompany some equally repetitive, BDubz-esque nu-metal guitar slop heaving metal and hardcore riffs often sound dope backed by the groove heavy rhythm.

At the first of that piece I Limb Bizkit into the Reconsideration, praising their explosive dynamics and the way they so naturally jumbled genres together. pengaruh kental bagaimana Gw mengingat lagi gaya bermusik yang dipertontonkan oleh Limb Bizkit mungkin memiliki komposisi yang rasanya lebih easy going saat Saint Loco, Scope, Kobe, etc beberapa tahun lalu juga paling sukses turut menyebarkan epidemi anomali fans-nya, hari ini Gw diperdengarkan lagi dengan materi " Here Comes Trouble ", aransemen dan produksi meski Shockproof tidak menampilkan DJ member dan hanya cukup menyuguhkan duet vokal enerjik dan atraktif dari frontman Bohemi dan Oplesz. konstruksi beat tempo-nya memang banyak mengingatkan Gw dengan Limb Bizkit, RATM dan (hed) PE, meski sentuhan kuat Hardcore part juga tidak bisa mereka lepaskan begitu aja pokoknya. dari setlist awal Intro, instrument loops dengan epic riff siap mengharu biru kemudian via " Primary Crisis ", well Gw ngerasain kalo Shockproof ini punya Fred Durst yang bernyanyi lebih cool yang dipadukan dengan scratches Vocal dan terkadang semi Nge-growl. aransemen drum dan Riff memang tidak banyak menciptakan partisi musik yang bertele tele, namun bagaimana mereka tetap menampilkan sentuhan yang menendang dan menghipnotis audience. pemilihan karakteristik sounding-nya masih jelas hip/Rap metal banget untuk track " Primary Crisis " Gw berasa menikmati rasa baru " My Generation " atau " Rollin " nya Limb Bizkit disandingkan dengan gaya nakal Slipknot. which played it straight during the first verse and dropped a bomb on the chorus, blowing up Shockproof stylish minimalism into crude mosh-pit fodder. " Lost " masih menyajikan komposisi tempo yang ga berhenti membuat provokasi gerakan tubuh pada setiap alur tempo. pergerakan gaya Rap metal dengan Harcore style rasanya memang jadi sebagian soul Shockproof yang memberi ciri khas tersendiri karena mereka memang sebenarnya bukan murni band Rap Metal, Shockproof kayaknya lebih openminded menyajikan apa yang mereka sukai. Breakdown dan Slap hip tempo berikut mengingatkan dengan sentuhan electronic riff khas RATM di lagu " Media Masalah ", namun sentuhan free style pengaruh band tetap menjadikan aransemen Shockproof memang lanskap kompleks. sonic architect tune riff practiced an almost authoritarian control and extreme technical precision as mimicked sampling, sent down thunderous power chords and, occasionally, indulged in almost New Age. menyuarakan resistansi melalui sound-nya yang menendang batasan ortodoks dengan Ketajaman lirik dan vokal Shockproof beberapa kali mendesak yang diakomodasi oleh rhythm beat section Groove yang liar, dalam dan berat dilandasi pukulan backbeat yang berdetak konstan, Shockproof seperti berusaha tetap membawa hibrida rap metal yang lebih jauh dari yang pernah dilakukan band yang cukup menjadi pengaruh obsesif. style pickup switch, tremolo dan alternative tuning untuk menghasilkan sound abrasif yang biasa dihasilkan oleh turntable, sampler atau synthesizer dan kemudian menerjemahkanya dengan sound heavy metal melalui riff dan beberapa soloart yang begitu ikonik. membangkitkan attitude walau hanya dengan provokasi lagu, Bagi Shockproof adalah amunisi bagaimana adrenalin dibuat saling terbakar secara responsif begitu hentakan total tempo-nya perlahan kita tidak tersadar. seperti di " The Movement ", Rap Metal yang bergaung berani dengan sentuhan aransemen tetap easy going easy listening menawarkan kontroversi yang lekat dengan naluri rebel yang sebelumnya sudah Shockproof perkenalkan di CD Kompilasi " This Is Sukabumi ", energi yang agresif dan esensi kekacauan ketika urat syaraf otak sedang berperang hebat ! ga heran jika Shockproof menempatkan track " Here Comes Trouble " sebagai track unggulan yang cukup merangkum keseluruhan karakteristik materi album, lebih memicu respon dan gerakan yang siap bikin moshpit terasa makin hangat. komposisi riffing yang lebih memadukan banyak style Heavy metal especially Hardcore, Punk, Thrash hingga core ditambah dengan Guest performer dari Bayu Herlambang dan Afriansyah-nya Black Ramstein makin bikin pesona track ini seperti mengharu biru, sehingga inilah yang menjadi trademark Shockproof, meski rasanya ini bukan sesuatu yang " Baru ", namun ini selalu memberi Pride yang paling menyegarkan. all track like a Bombtrack, a nice quiet little riff at the start, which is awesome. The drums come in with the slapped bass and doubling angry vocals sound. Really cool riffing in the verse which follows composed and The chorus is always cool too, with one really catchy line ! yang jelas ga kalah kental warna Heavycore-nya untuk " Controled Riot ", karena seluruh member disini sangat tertantang sekali dengan setiap detil aransemen, bagaimana track ini bisa lebih mampu membakar dasyat saat mereka ledakkan disetiap stage performance. I've decided that this is much better material. it's raw-er and more energetic and faster paced. nah balik ke nuansa Hip hop khas Limb Bizkit untuk track " Omnivora ", penampilan rap vocal coba mendominasi diawal part cukup jadi perhatian yang menggugah rasa ingatan ala " Take a Look Around " layaknya. memiliki hulu ledak emosional signifikan seperti lagu " Controled Riot ", Shockproof kembali ber-api api lagi dengan " Reaksi ", Anthemic track yang Gw jamin bisa memecahkan moshpit dengan sing a long-nya bareng guest performer dari Firman-nya Griffith. and the vocalist, has an excellent range. His vocal presentation includes everything from melodic singing to rapping to whispering to Scratching and deathcore growls. It's damned impressive, and provides a wide range of moods for the cuts on this album. sekali lagi, Shockproof memang bukan band yang spesifik disebut rap metal atau nu metal sekalipun, dan meskipun pengaruh Metal ada di sana-sini. Meskipun Shockproof tidak terlalu persis dengan segala bentuk style hardcore atau rock alternatif, mereka tetap memiliki gaya yang sangat khas dan karakter personalitas yang enerjik, dan disini mereka menunjukkan beberapa tingkat kecemerlangan yang belum banyak di eksplor, dan yang pastinya lirik lagu mereka selalu melambangkan kehidupan mereka yang hidup sejalan di antara esensi anomali. dan menjadi taring tajam yang membuat Obsesi awal Shockproof bangkit, sentuhan track klasik mereka seperti " Movement " dan kemudian " Despair " memiliki style yang boleh Gw bilang ledakan hangat mengakomodir banyak sentuhan dan mimpi, sehingga bobot musikalnya cukup dapat dirasakan sekali sengatannya ! yes, this Dynamic Essential ! pada bagian closing setlist track, Instrument Loops lanjut pada Intro menjadi " Outro (The Beast) ", rasanya cukup memberi kecupan manis setelah peluh keringat kita disedot habis oleh enerji adrenalin. although all of the songs deliver, it’s a bit Warmful that this is the only tune that really stepforward from the recording’s formula. Don’t get the wrong idea, all of the tracks are good, if not great, but still lean towards being based in various mixture touches of rock/metal, not vice versa, BUT boasting a catchy chorus to sing along with !!!

Overall, Sebuah pencapaian yang sudah keras Shockproof maksimalkan menjadi debut " Here Comes Trouble " yang telah banyak menguras enerji di dua studio musik, yakni studio Trrecords dibawah arahan WIG, dan Nazgul Studio dengan arahan super ketat dari Afriansyah-nya Black Ramstein untuk proses rekaman gitar dan bas dan endingnya mereka selesaikan di Tr Studio, dan hasilnya cukup menyampaikan apa yang mereka sebut sebagai Dream come true ! sounding kuat yang masih menjadi kebanyakan imej Nu Metal band, especially Limb Bizkit, namun dengan racikan warna berbeda, debut ini tetap memanjakan gairah attitude audience untuk tidak beranjak sedikitpun dari jangkauan volume menengah dengan menambah range low frekuensi demi menambah tendangan didada terasa kian menggetarkan. pengemasan produksi yang bagi Gw layak disandingkan dengan industri profesional, jadi kalian ga akan pernah merasa kecewa sedikitpun untuk bisa memilikinya segera. Meski tidak menawarkan sesuatu yang baru, Gw tetep Rekomendasikan sajian menarik ini untuk membantu meringankan penat kalian, apalagi yang sudah terbiasa dengan debut berat dan keras. building up the heaviness into an eventual breakdown with a sick synth riff, and Rapcore starts off like a regular sounding hip hop song then breaks into a heavier rock and metal style guitar driven chorus with singalong potential. There’s just so much different stuff going on all the time but if you like these genres on their own then there’s a good chance you’ll like them all mushed together too. It’s certainly an audio onslaught and constantly surprising the listener at every turn.

* Songwriting: 8
* Originality: 7.5
* Memorability: 8
* Production: 8

Shockproof - Here Comes Trouble ' Official Audio by  SHOCKPROOF ID
 

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !