Vox Mortis - Avignam Jagat Samagram CD 2021

 

Vox Mortis - Avignam Jagat Samagram
Cerberus Productions CD 2021
https://www.facebook.com/voxmortis.id
https://www.instagram.com/voxmortis.official
https://voxmortisdeath.bandcamp.com

01. Sadisfaction 04:01      
02. Forever No to Dog Meat 03:17      
03. Avignam Jagat Samagram 04:09      
04. Bayar Dendam Balas Hantam 03:57    
05. Primata Durjana 03:16      
06. Mati! Mati! Mati! 02:50
07. Tetes Darah Pecundang 03:54      
08. Torture 365 03:53      
09. Ronta Semesta 03:37      
10. Di Atas Altar Tradisi 03:49      
11. Friends Not Food 03:49      
12. Ode Untuk Sang Jenderal 04:59      
13. Chapel of Ghouls/Immortal Rites (Tribute to Morbid Angel) 03:52


Doni Herdaru Tona - Vocals
Donirro - Bass
Achmad Mustaid - Drums


Additional
Rsharsh - Guitars
TGN - Guitars

 
WEEEDYAAANNNNNN !!!!!!!!!!!! .... Kesan paling pertama ketika menyimak materi album Sobat lama ga kontak w, Doni Herdaru Tona aka Doni Iblis (Funeral Inception) yang pada akhirnya bener-bener bikin Surprise asli pake beneran banget, Sumpeeehhh, Amazing banget Proyek baru bentukan 14 Pebruari 2020 kemaren, VOX MORTIS ! menyepakati pemahaman bahwa musik merupakan bahasa universal dalam merepresentasikan ide atau gagasan, band ini sendiri mengaku memiliki urgensi dalam menyuarakan kesejahteraan hewan domestik seperti Anjing dan Kucing di bawah panji musik ekstrem dengan mendedikasikan sepenuhnya lewat album full perdana paling dinantikan bertajuk " Avignam Jagat Samagram " yang berarti " Semoga selamatlah alam semesta ", menjadi warning keras bagi para pelaku-nya yang mengamini segala bentuk kekerasan dan pengerusakan dengan cara yang brutal. pernah menggawangi garda terdepan beberapa band populer dimasanya, Doni Iblis, ternyata masih menyematkan taste serta Idealis yang masih terjaga sejak w kenal awal, Death Metal yang Gelap !!! mengusung sesuatu yang berbeda dari DM itu sendiri, coz Vox Mortis konsis menyuarakan tentang Perlindungan bagi Hewan seperti anjing dan kucing, karena seperti yang dikatakan oleh Frontman Doni yang juga Pendiri komunitas Rescue Animal Defenders Indonesia dengan beberapa member lain melakukan tindakan nyata dengan apa yang Komunitas ini Gencar kampanyekan, Syalut ! jika DM ga melulu dengan tema kematian, Darah dan menyeramkan lainnya, dan inilah Instrumen propaganda yang akan lebih mengingatkan kita tentang kesejahteraan hewan serta kelestarian lingkungan harus tetap terjaga dari Teror manusia Jahat. sejak terbentuk Vox Mortis langsung memperkenalkan 2 Nomor berbahaya dari pertama dirilis, " Primata Durjana " dan " Forever No To Dog Meat " telah menjadi Antisipasi penuh fans DM Barbar. Perpaduan Powerfully antara Suffocation, Behemoth, Morbid Angel, Cannibal Corpse hingga Deicide begitu terasa sekali seduhan Straightforward-nya, Suerr, w ga ngomong bullshit ato menyanjung kosong, Vox Mortis menjawab beberapa mimpi w hari ini tentang bagaimana memainkan Marwah DM yang lebih mematikan !!! lama ga terdengar eksistensinya, w rasa Doni masih sosok Vocalis DM Powerfully sekali sejak w kenal sepak terjangnya era Bloody Gore juga Funeral Inception. dibantu oleh Drummer Gokill Achmad Mustaid, yang performa-nya memukau duluan di band Vomitology juga Funeral Inception serta Bassis Donirro berhasil membangkitkan amarah mengerikan dibawah panji Vox Mortis ! meski engga memiliki pemain Gitar tetap, peran 2 Gitaris Berbahaya Rsharsh dan TGN berperan sangat besar atas Obsesi Bombastis layak tunggu ini. Muhamad Ridho Leonard aka Rsharsh memang bukan nama baru, sepak terjang udah rekomendasi banget skill-nya bermain untuk Choria, Infitar hingga Kill Athena apalagi tangan dinginnya kembali melahirkan masterpiece DM High Anticipated this Years ! bareng partner in crime-nya di Kill Athena, Teguh Gusti Nugraha aka TGN adalah kombinasi paling ajib biadab !!! Well, makin ga sabar banget untuk segera membedah habis-habis materi keren yang siap jadi DM album terbaik di tahun 2021 ini, the most brutal architected of modern music. In the style of DM pioneers wraps a sequence of quickly-strummed notes into a phrase or melody, working the rhythms and atonal similarities to integrate chromatic and dissonant tonal combinations with the most eminently qualified in the simple wisdom of their phrase construction, the elegance of their minimalism, the patterned refractive complexity that gives evidence to their conceptual mastery.

Kompleksitas dalam makna lirik-nya sangat provokatif sebagai akses terukur meta-komposisi dengan kegiatan nyata mereka dimasyarakat dan mengkampanyekan hal posistif tentang kesejahteraan hewan domestik seperti Anjing dan Kucing sebagai bagian kelestarian lingkungan, semoga kekuatan musikal ini dapat menginspirasi lainnya dengan sebuah tindakan nyata, karena lirik bukan hanya pemanis kata saja, lirik dalam lagu adalah corong aspirasi dan Senjata ! ga pake basa basi, " Sadisfaction " adalah serangan Barbar yang terkemas begitu indah, penulisan lagu yang begitu kuat dan terkonseptualisasi dengan baik dalam soliditasnya, namun juga keterbukaan seperti yang ditunjukkan dalam komposisi yang mengesankan dari penyajian Riffing Straightforward hasil perpaduan kultur kejam dan gelap ala Suffocation dan Cannibal Corpse, apalagi sentuhan solo-nya berupaya menarik ingatan w dengan gaya utama Morbid Angel, While the power of conception and instrumentalism behind this work remains powerful, it is not as tangibly far ahead of the rest as its predecessor, but stands undefeated by time as excellent and satisfying DM ! seperti yang udah w katakan sebelumnya, Vox Mortis adalah konspirasi maut nan mematikan dengan dentuman Tempo Drum total Excellent dari Achmad Mustaid, masih mengilhami ketukan ajib pioner Mike Smith (Ex. Suffocation) telah melumuri Otak berfikirnya dengan segala pukulan dasyat, top notch ! ga ingin memanjakan skill ego-nya, Duet Gitaris Rsharsh dan TGN pun berhasil mengimbangi Spirit Vox Mortis dengan Konseptual pengaruh besar beberapa band legendaris yang w sebutin diatas, Especially Suffocation horde ! en Penampilan Doni masih Powerfully, No Comment, Still beast & horrified !!! makin perfek lagi tentunya adalah penggarapan sounding album, excellent Thunderously heavy and rigorously artistic, it surpasses expectations and suprises consistently !!! " Forever No to Dog Meat ", meski seperti sulit move on dari the Mighty Suffocation, track ini memiliki kekuatan lirik yang intens dan nyata tentang penekanan amarah terhadap urgensi penyiksaan dan Pembunuhan Hewan Anjing dan Kucing atas landasan sebuah Kultur barbar yang harus ditinggalkan sekarang juga ! seperti tidak ingin dibandingkan terus menerus, pada " Avignam Jagat Samagram ", Vox Mortis menambahkan beberapa sentuhan Orkestral-nya Toni Novianto, menambah keunikan tersendiri meski ini bukan yang pertama kali, namun karakteristiknya cukup menyita ingatan. sees the band comfortable enough in their style to develop it to a muscular prime in which it pits it's own themes against one another in a vast internal conflict represented as rhythmic warfare. Dengan sayatan riff yang semakin cepat meski kurang bergantung pada beberapa chanting-ritme tertentu, seduhan " Heavy " nya adalah contoh biadab dari hentakan BDM yang menggunakan struktur kontrapuntal dalam pola rekursif untuk menghasilkan efek menghancurkan dari Tema utama yang Vox Mortis lontarkan, dan keduanya masing-masing dibagi sebagai bagian karakteristik band, yang mencari mangsa dalam bentuk riff yang tidak terlihat untuk dapat kembali pada elementasi struktural. masih terus ngasih terror, " Bayar Dendam Balas Hantam ", serangan membabi buta rasanya makin menggambarkan amarah Vox Mortis nyata tak terbendung dalam setiap sumpah serapahnya. perkusif dari setiap penyajian kontinyu dari ritme downstroking berat dan ekspektasi variabel, di mana pola penampilan akord dalam struktur tempo ditentukan oleh strukturalisme ketat dari keseluruhan yang cukup kompleksitas untuk memungkinkan sebuah kejutan. Menarik, energik dan berwawasan, musik ini mengalir tanpa henti dalam intensitas. Diiringi dentuman bass drum bikin ampun detak jantung ini tersiksa tanpa ampun. seperti hal-nya dengan " Primata Durjana ", track ke-2 yang memperkenalkan eksistensi Vox Mortis diawal karir memang suguhan biadab yang bakal bikin ingatan w terpaut akan setiap kebrutalan tanpa batas, Vox Mortis ! Highly-rhythmic and easily combative, Suffocation builds on the legacy of their first with more emphasis on the bearing weight of repeated changing rhythm than the percussion of repetition, which because of it's rhythmic nature has a certain degree of repetition not experienced here. Ediannnnnn, Sajian Soundingnya asli bikin w berantakan en susah move on untuk play setlist track ini berkali kali, Damn ! sumpah serapah berikutnya " Mati! Mati! Mati! ", track berdurasi terpendek ini, Vox Mortis coba lebih mengeksplor part-part headbanging tanpa harus melancarkan hantaman bertubi-tubi mulu, meski tanpa dipungkiri aroma brutalitas-nya tak terbantahkan juga. memulai dengan Catchy part " Tetes Darah Pecundang ", ga membuat Vox Mortis harus lebih jinak lagi dari kebuasannya. Selain intens meraungkan Low Gurgling-nya, Doni mulai beberapa kali menyelipkan scream insane, memang masih ga hilang begitu aja style gelap-nya. Gasss terusss, " Torture 365 " melaju garang penuh kemarahan tentang pembantaian Kucing oleh manusia yang tamak dan serakah. menyelipkan ketukan tempo Groovy in the Vein Dying Fetus yang memorable cukup w rasakan ditrack ini. Keras dan tegas, riffingnya seperti menggunakan semua leksikon DM plus menambahkan akord teredam untuk mengakhiri setiap frase catchy, harmonisasi, dan berbagai jenis akor dalam kombinasi cepat untuk menciptakan komposisi yang abstrak, menantang, dan beragam. berbeda pembawaannya dengan track " Ronta Semesta ", semakin paham aja pada menit ke 33 ini, jika skilling drummer Achmad Mustaid memang asli terbaik dikelas-nya, Mike Smith rules ! ga ada miss-nya dengan tawaran riffing dramatis Rsharsh dan TGN, well bener-bener kerja team yang menggemaskan ! Seringkali menggunakan perubahan riff yang seluruhnya berorientasi pada gerakan untuk mengarahkan setiap struktur lagu Vox Mortis terjaga brutality-nya. langsung menyerang ke arah ide apa pun dan siapapun, bahkan serangan gencar tersebut. Dengan demikian, akan mudah untuk terkubur dalam intensitas jika bukan karena kepiawaian ritme yang memandu setiap lagu menuju kesimpulannya. Di balik ritme-nya ada rasa melodi yang diturunkan dari sentuhan Trey Azagthoth-nya Morbid Angel ato Terrance Hobbs Suffocation, yang ngasih Vox Mortis lebih sedikit terbuka dan tetap memberikan clue luas ke scale harmonis dalam gerakan sederhana yang menolak untuk diselaraskan secara ketat. track faforite w nih, " Friends Not Food ", klop emang nuansa Anthemic-nya, dimulai dengan yel yel familiar memprovokasi " Jangan jangan dimakan, Anjing dan Kucing jangan dimakan " diseduh kemudian dengan ritme part yang w jamin sanggup menggerakkan audiens di moshpit pecah berantakan dan ber sing a long menyanyikan " Jangan Makan Kucing dan Anjing - tempat  mereka bukan di Piring ! ", aransemen-nya makin w keranjingan aja nih, Joss !!! having exhausted much of the broader motion which shifted tones through a cycle of harmony, creating instead a highly textured pattern series of resolutions to the same interval between notes. Within the texture there is an excellent study of how to balance lead playing against the flow of power chords in a style designed to use harmony to illustrate a melodic space never reaching it's resolution with the surface behind it. kemudian meski lumayan mendinginkan suasana, " Ode Untuk Sang Jenderal ", w rasa track ini lebih banyak ngasih kesempatan gitaris Rsharsh mengeksplor lagi karakteristiknya seperti saat bermain bareng Choria hehehe ... Vox Mortis boleh dibilang empu-nya partisi Blastbeat dan Heavy sound kejam, namun persepsi tersebut harus terpatahkan untuk track berdurasi paling menyita telinga ini, Atmospheric, Cold and Blastbeaten. nah, sebagai closing track paling bikin sempurna momentum-nya, sebuah dedikasi tertinggi untuk sebuah nama influentalis, Morbid Angel ! ga tanggung-tanggung 2 lagu di kombinasi jadi satu " Chapel of Ghouls/Immortal Rites ", Holy Dammnnn !!! w rasanya seketika larut banget dengan 2 track yang paling influentalis juga bagi hidup w pribadi, representasi dasyat yang pernah w dengerin nih, meski sempat berharap Vox Mortis juga wajib mendaur ulang " Pierced from within " nya Suffocation sekalian hehehe.... like a brings about a renewed appreciation for death metal in substance and ideology, as one can see the authentic development of its paradigm of articulation from the promising but unresolved roots of it's ancestry.

Overall, " Avignam Jagat Samagram " is a well executed Obsessed from within the psychoactive minds of it's performers. Dan pada akhirnya jika w mengatakan album ini sangat luar biasa akan menjadi persepsi omong kosong dengan berbagai underestimate yang orang lain ciptakan dengan menganggap konsistensi w ini " hanya " dilandasi oleh sebuah hal saja. Orang-orang yang menganggap ini sebagai salah satu album DM Indonesia terbaik sepanjang masa jelas tahu apa yang mereka wacanakan secara jujur dari hati mereka sendiri adalah kenyataan yang harus kita terima. Dengan pendekatan taste yang berkembang, memungkinkan setiap progres mencapai proporsi dan estetika yang maksimal, menggabungkan ekstrem arsitektur metal yang berat dan cepat dengan setiap refleksi amarah penyampaian misi mulia menghentikan Kekejaman manusia untuk tidak lagi menyiksa dan membunuh Anjing dan Kucing sebagai konsumsi demi Kelestarian lingkungan manusia. Congratulation Vox Mortis, you rules ! Produksi materi " Avignam Jagat Samagram ", sangat diperhitungkan sekali tangan dingin Rsharsh menjadikan sebuah Masterpiece, dari pembentukan sounding hingga pertarungan skilling ajib member ga terbantahkan en Profesional Package-nya dijamin DM fans ga berfikir panjang untuk memilikinya, sementara kekurangan materi ini sendiri bagi w pribadi mungkin adalah, w ingin menikmati lagi karya keren Vox Mortis lagi suatu hari nanti tanpa bayang-bayang Suffocation, w yakin Vox Mortis saat ini sedang mempersiapkan kejutan terbesarnya ! Vox Mortis work differs in that it builds complex structures out of its unification of dissonance into idea, both in Sophomore heavy sound and in structural opposition within its boundaries. BUY OR DIE !!!!

* Songwriting: 9
* Originality: 8
* Memorability: 8.5
* Production: 9


Vox Mortis - Forever No To Dog Meat

 

Posting Komentar

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670