Critical Sodom - Promo 2017
































Critical Sodom - Promo 2017
Endless Torture Records CD-R 2017

01 Stigmata Sodomizm 03:05    
02 Parodi Kekafiran 03:28

Tacole - Vocal
Chunt - Guitar
Payjoe - Drum

COMPLETELY UNRELENTING BRUTALITY FROM THE EAST !!! mengerang dasyat dari Scene kecil pantai Utara Jawa Timur, Tuban. daerah yang sering disebut sebagai Kota seribu Goa, Kota Tuak, Bumi Wali, Bumi Ronggolawe, Kota Koes Plus, hingga The Mid-East of Java, hampir terlewatkan karya-karya yang Gw tulis selama ini, hari ini 1 nama yang akan menjadi catatan serius bagi kalian Fans BDM, catat nama CRITICAL SODOM (CS) ! yang terbentuk sudah dari tahun 2012 dengan nama awal sebagai Ghost Not God. setelah melalui perjalanan yang sulit mempertahankan formasi, akhirnya tahun 2014 menjadi inti keseriusan bermusik setelah mengganti nama menjadi CS. masih mengusung perpaduan dari para pendahulunya, nama Cannibal Corpse, Suffocation, Disavowed hingga nama Jasad menjadi soul fresh mereka menulis komposisi barbar baru. meski terlambat dalam merekonsiliasi karya, akhirnya tahun 2017 menjadi tahun yang bergairah bagi CS setelah bergabung dengan rumah baru brutal eksis Endless Torture Records. 2 lagu berbahaya yang akan menunjukkan sekali lagi, Tuban bukan tidak punya band keren. fully Instead what it does is make the song stand out the most with its creative riffing and mindlessly assault ! didukung dengan pengemasan sound yang cukup memberi warna Brutal and heavy karakteristik band, 2 track ini memang patut kalian waspadai ! dimulai dengan setlist pertama " Stigmata Sodomizm ", tanpa ba bi bu, CS menghantamkan serangan Blastbeat cepat dan rapat yang cukup bikin dada terasa sesak. aransemen ketukan yang dari penyusunan fill matang, cukup bagi Gw mengatakan, CS punya desain barbar menantang. memang kesan pertama adalah bagian yang menggoda dan setelah itu seseorang akan membuat opininya masing-masing, seperti halnya Gw pribadi mengatakan CS cukup punya materi bagus untuk menjadi Rival ngeri datang dari Tuban scene. setiap Fill dan Bar ketukan Riff dengan drum menjalin kerjasama solid untuk melahirkan komposisi yang matang. soundingnya sendiri memang lebih mengingatkan dengan karakter era " Perceptive deception " nya Disavowed atau new Jasad, Blueprint BDM yang masih menjadi landmark bagi kebanyakan band BDM di scene tanah air. Yess, this Brutally broadcast into your head, Raping your Synapses !!! setelah itu track ke-2 " Parodi Kekafiran ", pergeseran warna sound agak berbeda terjadi meski tetapi CS sendiri berusaha maksimal menjadikan benang merah track pertama sebagai tonggak karakteristik tak terbantahkannya, CS tetap mengerang hebat dengan partisi musikal barbar. The music is very consistent. No dip in quality. Straightforward and enjoyable throughout. While a bit more variation wouldn't have gone amiss, the actual music contained within is Satisfactory. pembuktian bagus yang Gw harapkan menjadi titik menarik plus menyegarkan bagi fans BDM tetap waspada akan serangan mereka berikutnya. The Unrelenting highest tempo makes the songs quite Breathtaking to listen to, mostly because the band exhibits an Exceptionally fluid style, while maintaining the Intense structure of the composition track.










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !