Theosophy - Past Northern Hymns CD 2017
































Theosophy - Past Northern Hymns
Harsh Production & Sickness Production CD 2017

01 Damnation of Nothern lands 04:35    
02 At Last Sunrise 05:46    
03 Our Dark Fears 03:48    
04 Tunguska Syndrome 03:41    
05 I Am Twilight 05:02    
06 In the Kingdom of North 03:58    
07 Powercrush of Life Canons 03:01    
08 For Cold 03:31    
09 Forest Legion 03:51    
10 When I Shall Die 05:52    
11 Werewolf 04:04    
12 Fight in Darkness Sky (live) 03:10    
13 Sons of the Great Abyss (live) 04:17

Egiborg - Guitars
Phantom - Bass, Vocals
Skinner - Drums (tracks 12, 13)
Adv - Drums (tracks 1 - 11)
K.K. - Guitars (tracks 1, 2, 4 - 13)
XI - Keyboards

Berangkat dari bagian selatan Russia, Barnaul, konspirasi hitam mulai digagas menjadi sebuah band yang tahun 2004 telah resmi mengusung labirin musik gelap ditandai dengan lahirnya THEOSOPHY ! dan tidak seperti kebanyakan band Black Metal lainnya, konten lirik mereka lebih universal. mengeksploitasi tema ketakutan, alam, Sosial dan jantung dingin di tanah Siberia. tepat pada musim dingin 2004 dimulailah untuk pertama kalinya proyek awal sebagai Phantom, namun sayang sampai tahun 2007 tidak sempat menghasilkan sebuah karya apapun karena kesibukan masing masing member hingga tepat sampai Musim gugur tahun 2007, mereka baru dapat berkumpul dan fokus lagi menyelesaikan 5 lagu pertama yang direkam menjadi sebuah Demo. menjadi amunisi pertama yang mengenalkan eksistensinya, nama Theosophy perlahan mulai dikenal dan perhitungkan hingga ending mempertemukannya dengan label Musica Production yang tertarik mempersatukan dengan band Black metal asal Barnaul juga, Bizarrekult, untuk proyek split album tahun 2008, konseptual awal Black Metal crunchy dan catchy seperti sedang mendengarkan kembali movement BM pada era 1992 hingga 1996, yang pendekatannya memang lebih menghipnotis pada kesan awal kepada para semua orang tanpa idealisme yang rumit. sukses dengan split ini akhirnya membuat mereka dapat merapat ke label BM asal Jerman, No Colours Records untuk melepas debut full CD pertama " ...Out of Decades ", berselang hanya 1 tahun kemudian, album ke-2 " In the Kingdom of North " kian membuat nama Theosophy solid dikancah metal Russia. tahun 2014 album ke-3 " Eastland Tales - Part I " dan album ke-4 " Eastland Tales - Part II "masih dihandle oleh No Colours Records yang rupanya telah sepakat dengan karya sophomore Theosophy. mencatat perjalanan Discography selama 8 tahun karir ini, beruntung konspirasi label lokal tanah air, Harsh Production & Sickness Production ikut merayakan dengan merilis album kompilasi kolektif dari materi Theosophy dari tahun 2008 hingga 2011 serta ditambah dengan 2 live track. evolusi kecil Black metal sebuah band selalu diawali dengan pergeseran tradisi hingga kedewasaan, karena jika ga relevan kalian tentu ga bakal mengenal nama besar (misalnya) Cradle of Filth atau Dimmu Borgir, meski karya-karya baru mereka keren tapi justru menjadi perdebatan kosong tak berujung, karena jika kalian tidak melewatkan penampilan pertama mereka mungkin persepsinya jelas akan berbeda. meskipun begitu, selalu ada banyak pilihan dan karakter yang kadang tidak mau berkompromi. mungkin kesan pertama ketika Gw hanya melihat dari Artwork nature covernya, Gw pikir Theosophy band Atmospheric BM, Naturalist atau sejenisnya, apalagi berulang kali membandingkan dengan beberapa cover artwork Theosophy lainnya, debut album Kompilasi " Past Northern Hymns " ini mungkin ingin sekali menjelaskan lebih jauh sisi dingin dan suramnya daratan Siberia yang berkabut misteri. ya kita sedikit berkelana waktu kembali ke-era konsep awal Theosophy, persis seperti mendengarkan awal materi Emperor, Dissection, Belphegor, Immortal atau Dimmu Borgir, karena memang kita hanya menjadi bagian sihir ritual Anthemic didepan Altar, jadi buat kalian fans penyuka dominasi tempo kebut-kebutan barbar, jangan harap banyak letupan hebat kerap terjadi disini, selain provokasi Headbang massal yang berlaku. Creates this blood Freezing, Eerie an Evil Atmosphere, which I love totally. It’s not a common Fast BM, but as I said Theosophy still with catchy characteristic, with these powerful, Simply and Headbang riffs, more catchy songs, where there’s always a Memorable chorus part. meski masih berada ditempat yang sama Theosophy tetap maksimal memainkan Simply aransemen yang Gw yakin tidak membosankan dengan karasteristik sederhana. And it is quite raw, kind of Archaic Sounding Atmospheric BM, keep majorly Interesting as far.

Jadi kita ga usah terlalu jauh mendengarkan seperti materi Theosophy hari ini, karena kumpulan lagu terpilih secara kolektif ini akan membawa kembali ingatan kita ke awal karir band, yang (mungkin) saat ini copy rilisannya sudah tidak tersedia lagi bahkan menjadi sangat rare bagi BM Kolektor. mengawalinya dengan mendengarkan klasik track yang menjadi sejarah tersendiri bagi band, lagu " Damnation of Nothern lands " adalah penampilan Catchy BM track yang emang bikin siapa aja Headbang mendengar komposisinya. era 2008 mungkin teknologi sudah lebih baik, sehingga rasanya tidak terlalu sulit mendengarkan kualitas rekaman yang sudah lebih baik. aransemen serta partitur lagu lebih simply awful secara cepat memang gampang dicerna, sekaligus mampu menghipnotis all blacker untuk semakin merapatkan headbang crowd dibibir panggung hehehe .... Thrash metal-esque guitar riffs with some of the melody that would be Expanded upon later in their career still Repetitive. beberapa ledakan Bomblast kecil terjadi, meskipun begitu sama sekali tidak mengurangi khidmat kita hanyut dalam buai Alami. Behold, Drawn-out Melodic Sections, Rhythmic and Medio Composition, a few Atmospheric Intermissions with just enough downtime to make it interesting instead of a Nonstop banging, just enough Atmospheric effects to spice it up without taking attention away from the Aggression, and just enough much needed Rhythmic sections between the extreme metal Pummelmania to solidify these songs into, well songs, instead of a series of Indistinguishable and epic Catchy riffs. " At Last Sunrise " dari Album pertama " ...Out of Decades ", Theosophy mulai terkontaminasi dengan permainan tempo cepat seperti mengingatkan kembali kita ke era " In the Nightside Eclipse " nya Emperor, sentuhan dramatis yang begitu kuat diantara Harmonisasi dengan tegarnya sikap mereka menghadapi Badai Alam. scale riffing Atmospheric kental yang cukup menciptakan efek begitu mencekam. is a Solid and no-frills Piece of Atmospheric BM that puts forth plenty of Naturalizing without Compromising it's Viciousness in the name of metal. mempertahan sebuah konsep sound, kalian masih dipastikan berada di atmosfir yang sama. balik ke materi Demo, track " Our Dark Fears " terus mengulang tiupan badai alam liar dengan beberapa sentuhan melodius, makin mengingatkan konsepsional ala Dissection " Somberlain " atau " Storm of the Light's Bane " serta beberapa Medio headbang tempo melingkar perlahan coba memberi asupan yang terasa megah. the songs tend to blend together, with cool pieces here and there throughout the album, but without Individual Uniqueness for each song. well, kayaknya kita dibawa nostalgia album ke-3 " In the Kingdom of North " untuk mendengarkan track " Tunguska Syndrome ", konsep materi yang masih mengadopsi karakter album ke-2, hmmm... kayaknya, Theosophy masih konsis sekali menjaga kualitas sound hampir setiap rilisan agar terdengar komit. Even when Theosophy are conjuring metal conventions however, there's an Unmistakable sense of evil and foreboding. Though it's undeniably polished for its style and Especially it's era, the album guitars still sound appropriately cold and raw. The emphasis on relatively Straightforward riffmaking does not belie the album black Atmosphere. Despite their youth lack of direct precedents, Theosophy did not pull any punches on this one. terus membaur dalam amukan badai liar dari Siberia, " I Am Twilight " coba menggempur hebat dengan part yang cepat dan berat, setelah itu nikmati juga Fill headbangnya yang ga bakal mereka pisahkan lebih jauh dari setiap aransemen. kayaknya 2 lagu sebelumnya memang menghujam secara powerfully, saatnya kembali menikmati Mediopart headbang lagi dengan " In the Kingdom of North ", meski atmosfir masih terasa membantai, sentuhan fill melodisnya cukup menjadi peredam emosi frontal Theosophy. saatnya mencicipi perpaduan warna Klasik Thrash dengan BM di " Powercrush of Life Canons ". Although the Blackened tone is never in question, This track struck me as a Parade of Anxiety Stricken riffs, Interspersed with otherwise Straightforward. pengen lebih enjoy headbangin-nya?, jangan pernah lewatkan nice track " For Cold ", Vintage lo-fi tune terkemas distorsi tipis membentuk fill antara Bar yang lumayan rockin banget, apalagi sambutan Lead solo-nya malah bikin Gw pengen Goyang mulu. waktu nyantai dan bersenang udah abis, menikmati kembali amukan badai atmosfir merapat kembali dengan " Forest Legion ". dan balik nyantai lagi dengan " When Shall I Die " terus ngebut lagi di " Werewolf ", seperti emosi kita sedang dipermainkan rasanya dengan urutan setlist sendiri memang bikin kita sengaja ga bisa beranjak. it just Empowers it, Amplifying the evil Atmospheres instead of Mitigating them, creating, in its own way, a kickin style which reflects powerfully the nature of BM. And, well, this is why I love some melodic BM, when it’s Expressed in it's maximum form. dan pada penutup setlist track, 2 rekaman panggung lagu " Fight in Darkness Sky " dan " Sons of the Great Abyss " berhasil mereka abadikan saat penampilannya di sebuah Event di Barnaul " Metal Attack Fest " pada tahun 2012 silam.

In addition to the cold aura and the Melodic tendencies of the band, every other member of the band does their part to Perfection. setiap musisi memiliki kesamaan persepsi dalam mengkomposisi sebuah lagi, satu visi dan pandangan menjadi hal yang bagus ketika Idealisme terangkum menjadi butiran kecil kokoh meski tersapu badai hitam. diluar sana mungkin ada banyak sekali band dengan konseptual yang sama, tanpa mengurangi sedikitpun respek pada setiap rilisan, Gw memang sudah terlalu biasa menulis stuff yang enak dikuping karena sudah menjadi keseharian, enak dalam arti penyajian secara keseluruhan sebuah karya lagu, yang pasti sangat mudah dicerna oleh telinga kebanyakan penikmat musik metal dan menegaskan adanya sekat idealisme, itu sebenarnya cuman masalah selera pribadi dan alasan saja. sejak mendengarkan dari track pertama hingga terakhir, kesimpulan yang Gw dapatkan memang karakteristik musik Theosophy tergolong Easylistening dan tanpa kompromi dalam komposisi. walau tidak ada yang baru ataupun Spesial, Debut Kompilasi lagu " Past Northern Hymns " memang mengusung Imej yang tepat seperti Theosophy perhitungkan. kualitas Produksi yang tidak mengecewakan meski masalah Artwork Frontcover-nya sendiri masih " Gimana gitu " menurut Gw pribadi sih. Collapse under the weight of their own overly Elaborate musical Embellishments, their lines of Narrative hopelessly Fragmented by a riff Approach that needlessly burdens the Compositions with rococo Adornment, rendering some pieces more effective in revealing moments of insight than constructing a coherent creative world to explore in depth. It's good enough to Appreciate the music and enough to give it the Proper feeling.










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !