Orbital Element - [Demo 2017]
































Orbital Element - [Demo 2017]
Self Released CD-R 2017

01 Celestials Damage 04:13    
02 Orbital Ends 05:26

Dodik Bhre - Guitars, Vocals
Hermawan Londo - Guitars
Hangga Monstercity - Bass
Innu - Add. Drums

Gauge from science fiction Obsessed Progressive DM fit for Polytheistic Cult Devil worship Shred. mewakili hampir seluruh karakteristik dalam talent musik digeber oleh Band Progressive DM asal Kediri yang coba membaca dari sisi gelap hingga kompleksitas menjadi Afiliasi komposisi musikal yang cukup mengingatkan akan reinkarnasi new wave antara Death & old Cynic yang lalu direpresentasikan lagi oleh nama Obscura, Alkaloid, Blotted Science, Necrophagist hingga sentuhan taktikal Dream Theater. still delivery this metal that is nearly Educational to listen to because of how dense the style matter is. Sometimes this is becomes really interesting to listen to and other times is just sounds try recycled. apresiasi menarik ORBITAL ELEMENT (OE) semoga bisa menambah lagi referensi baru bagi kalian penggemar Strukturistik aransemen di Movement tanah air. frontman Gitaris/vocalis Dodik Bhre memang sudah mencanangkan ide gagasan di OE sejak tahun 2011 dengan segala perhitungan dalam eksistensinya. terhitung sejak tahun 2015 lalu, OE menggunakan Additional drummer dari Multitalent Player, Innu, yang namanya lebih familiar dikenal sebagai Pemetik dawai maut di Band Killharmonic, Gw rasa OE seperti mendapatkan kembali angin menyegarkan dengan progres musikalnya saat ini. Well, rekomendasi baru pokoknya buat kalian untuk terus mencatat nama OE yang  mencoba untuk coba menutupi terlalu banyak wilayah genre pada debut Demo ini tetap konsisten. meski seperti biasa masih terjadi ketidakpastian yang sama, ternyata justru akan banyak memberi OE kekuatan baru. Hard as it may be to describe his style, one can definitely hear the manic Chromatic Phrasing and Dissonant riffing in his style, but safe to say he kicks it up Several Notches. Gw mulai dengan Track pertama " Celestials Damage ", part awalnya cukup memberi sengatan yang menyakinkan mindset ingatan Gw sedang coba dibawa kembali ke era " The Sound of Perseverance " Death, mungkin sudah terlalu melekat diingatan track seperti " Spirit Crusher " cukup memberi pengaruhnya, kombinasi Chromatic Scale riff yang tampil menawan mengambil alih kontrol aransemen menggeliat manis diantara Mechanic Riff hingga sajian simply skilling drumming. it's varied and constantly changing, you've definitely got some of the Standard DM beats in it, there are a few little nice riff solos Scattered around the material that keep things interesting. seperti lebih banyak menekankan Pentatonik dan Kromatik Scale, sehingga menuntut konsentrasi lebih tinggi ketika Frontman Dodik Bhre harus jabanin sendiri disaat dirinya juga harus difokuskan pada dawai petiknya, tapi karakter vokalnya lumayan memberi kesan berbeda dari kebanyakan vocalis di Indonesia, ya seperti juga merasakan DM Vocal pada era awal, mungkin lebih fokus pada 1 type vocal bisa memberi celah ruang aman ketimbang terlalu memaksakan diri. permainan Skill Drum Innu boleh Gw bilang memberi sentuhan teatrikal warna Progressive DM meski tidak banyak menampilkan kejutan besar, Innu berhasil memproyeksikan setiap Tempo dan Emosi komposisi terjaga lebih baik. Oscillating between 70’s Progressive music and Modern DM has never been attempted so Dutifully, and it sounds Completely Devastating. track ke-2 " Orbital Ends " OE kembali mengistruksikan konsentrasi penuh untuk menikmati parade Chromatic & Pentatonic Scale semakin liar memberi kesan tensi yang rasanya memuncak sejak dipanaskan dengan track pertama. menikmati sekali pada beberapa Fast Part-nya yang Gw pikir memberi tamparan sangat keras, meski pada beberapa clean part-nya perlu dikondisikan ulang karena ada beberapa tune riff seperti coba memaksakan diri. 1 hal yang sangat Gw apresiasi disini, OE memang coba solid menggabungkan persepsi konsep DM Dinamis antara kurun waktu 90-an era dengan New Wave. pertemuan tak dirindukan ketika mendengarkan " The Sound of Perseverance " nya Death dan " Thresholds " Nocturnus dengan Fresh Attack Obscura, Alkaloid, Blotted Science, Necrophagist yang lalu dirias berani lewat skill menawan Dream Theatre. patut diapresiasi karya mereka selanjutnya. We hope OE is here to stay, and given the remarkable maturity of this record, it is very difficult to imagine these guys Disappearing anytime soon. However, looking deeper into them will reveal that they are less Haphazard and more clever. How the band members can remember each song is a feat on it's own, so that further Indicates the Technicality on display here. The production is nice clear, and everything can be heard as Equally as each other, which is a Great bonus, considering the type of music they play. is probably the most fitting Example to Demonstrate my opinions on the matter !










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !