Dry - Serpihan Debu CD 2017

































Dry - Serpihan Debu
Hitam Kelam Records CD 2017

01 Sepanjang Masa (2016)
02 Perisai (2001)
03 Frozenfire (2006)
04 Beneath The Stars (2009)
05 Mahkota Dendam (2013)
06 Kesunyian yang Kekal (2014)
07 Serigala Terluka (2015)

Exclusive banget memang dari sejak awal salah legenda Black Metal Jawa Timur Gw updating dan berikan notes rekomendasi jauh hari untuk Diehard BM Fans, DRY ! dari memposting press release debut single Gress-nya tahun 2015 " Serpihan Debu " dalam format Video " Serigala Terluka ". Track yang tetap menggetarkan Neraka Jahanam dengan ketukan magis dasyat, still Crafted a Memorable record here, and I don't think they would seem less on-point if they weren't the first, but Hundredth to play this style. Frontman Eric Morgan sebagai Mastermind terkuat di Band sejak 90-an semakin konsis dengan Karakter kuat yang dilebur semakin hebat dibawah Obsesi tak tergantikan untuk nama DRY ! penyusunan Struktur Atmosfir Harmonizing riff yang seperti membentuk sendiri kekuatan jahat ketika ketukan Drumming Dinamis, mantap dan cepat masih menjadi Konspirasi-nya, sehingga bagi Gw mendengarkan 1-3x saja, Gw sudah dapat menangkap sekaligus menyimpulkan bagaimana mendeskripsikan Komposisi jahat ini sebagai yang Gw Rekomendasikan bagi The Most Wanted Black Metal Majestical Horde ! meski saat ini telah banyak Style dari Genre ini coba mengubah persepsi dan Paradigma-nya, Sekali lagi Dry berhasil mengundang decak kagum ! dan pertanyaan sederhana namun cukup mengundang Interest tingkat akut, mendengarkan materi penuh yang saat ini tengah Dry siapin. " Serigala Terluka " is the Natural Prosecution of the musical Research started with the debut: this time, the band Focuses less on " Hypnotic Atmospheres " and more on Aggression Barbarian Variety. Maintains all the strong, Powerful aspects of Dry music and only the production is Majestic, less Obscure, but still nice and Powerful, fitting well to Such Dark and Cold music. dan tahun 2017 Gw kembali mendengarkan bocoran materi Gress dengan Aransemen dan Durasi Fantastis-nya " Sepanjang Masa " !, sangat spesial banget menandai Eksistensi Dry menuju titik klimaks pada puncak tertinggi-nya. Single terbaru Spesial ini memang bisa kalian dengarkan di Album Discography perjalanan panjang Dry yang terkemas di debut " Serpihan Debu ". " Sepanjang Masa " adalah track yang akan banyak menjawab semua pertanyaan kontroversial yang pernah dilontarkan Dry, dramatis memang selama durasi 10 menit kalian fans spesial Epic BM melodius dan cepat benar-benar akan dibuat bengong serta dibikin merinding ! Yess, Dry Keepin The Most Wanted Indonesian Black Metal Majestical Horde ! gaya Komposisi Musikalnya memang menurut Gw masih tidak terpisahkan dari konsep kuat Swedish Melodic BM legendaris in the vein Dissection. perpaduan era sangat memorable antara " The Somberlain " dan " Storm of the Light's Bane ", terus terang menurut Gw, Dry sekali lagi berhasil membawa kembali aroma mendiang Jon Nodtveidt sejak dikubur dalam lubang Neraka-nya. maturity come in this new material was a very good thing. For a notably chaotic individual with an Accordingly chaos-based Pilosophy, more grew closer to order with each new material. melalui Proses panjang dan sama sekali tidak Instan bagi Eric bareng Dry mempersembahkan kekuatan Gelap abadi yang terus Dry Tiupkan lewat amarah mencekam. seperti banyak kita ketahui dan Gw catat, sejak Dry digagas sekitar tahun 1990 - 1994, telah menjadi Groundbreaking Black Metal era bumi Jawa Timur, hari ini hampir mencapai puncak penyempurnaan dimensi kegelapan yang telah ditebar hampir sepanjang Karir Eric Morgan sebagai founding father band meski dalam pengembaraannya telah melalui proses tempa luar biasa. sederet Discografy yang Dry retaskan dari Neraka paling Gelap menunjukkan eksistensi Dry memang bukan nama isapan jempol sejak awal hingga sekarang, Dry masih menjadi salah satu Black Metal Band yang menjadi Faforite Gw. peluh keringat kerja keras dan segala kontroversi memang patut terbayarkan hampir disetiap komposisi terbaiknya telah menciptakan sebuah maha karya. dan kini, " Serpihan Debu " seperti akan menjadi Catatan dramatis yang mengukir sejarah Musikal Dry juga BM Movement Tanah air. perpaduan beberapa karya terbaik menjadi satu digambarkan oleh Dry sebagai Serpihan Debu kecil yang beterbangan dibentangan alam raya megah. " Serpihan Debu " menjadi Pembuktian atas eksistensi dari sebuah band yang tidak akan pernah tergerus oleh waktu. If you're looking to hear some Dark, Depressing, Melodic and overall Original metal, " Serpihan Debu " is there for you. A highlight in the band's Shortened Discography Dry, this album really is Intense, fast, dark and Atmospheric, Awesome !!!

Siap menjadi Rilisan BM Album paling panas di Tahun 2017, Dry sengaja mempersiapkan Excited Surprise dengan memperkenalkan Track baru Fantastis yang sangat mengagetkan ! merangkum durasi Bombastis selama 10 menit, track yang dilahirkan tahun 2016 " Sepanjang Masa " memang seperti mencoba merangkum menjadi satu perjalanan Musikal Dry sejak awal hingga sekarang, dan Gw jamin kalian akan terhipnotis jauh dibawah sadar ketika Jiwa kalian diajak menembus gelapnya ruang dan waktu yang diciptakan Dry. mendengarkan Komposisi Musikal style-nya memang menurut Gw masih tidak terpisahkan dari konsep kuat Swedish Melodic BM legendaris in the vein Dissection. perpaduan era sangat memorable antara " The Somberlain " dan " Storm of the Light's Bane ", terus terang menurut Gw, Dry berhasil menghidupkan kembali aroma sangat kuat mendiang Jon Nodtveidt sejak terkubur dalam lubang Neraka. maturity come in this new material was a very good thing. For a notably chaotic individual with an Accordingly chaos-based Pilosophy, more grew closer to order with each new material. For a melodic and otherwise straightforward Conception, now actually sounds Unpredictable at times. As the relevant Philosophy Progressed towards Ever Darker Regions, and Dry writing contrarily grew more rational and centered Beast masterpiece ! selain konsepsional kuat Dissection dan Dark Funeral, aroma BM Melodius seperti Old Man's Child, Borknagar, Naglfar, Emperor atau Summoning cukup rasanya menjadi benang merah perjalanan struktur musikal yang diseduh kembali menjadi warna sangat " khas " Dry. Coz Dry tau sekali bagaimana menciptakan Kegelapan makin memukau sistematis-nya. memang dari Usia band yang telah merasakan sendiri pengalaman panjang, menikmati setiap Fill dan Lick-nya tentu bagi kalian sudah dapat membayangkan sendiri racikan terbaik mastermind Eric Morgan di " Sepanjang Masa ". seem to Impress me more in concept than in reality to wrote plenty of Great riffs for this song, and it's Obvious he knows how to Organize songs. variabel Konstruksi lagunya memang No Comment banget bagi Gw, setiap lick dan Bar-nya sudah pasti menjadi perhitungan matang, sehingga Part demi part-nya menyatu begitu Harmonis meski beberapa ketukan masih kerap meletupkan ledakan tempo intens serta masif. Displays it very well, introducing some very creepy, Epic and Extremely Sinister melodies that owe also a lot to classical music and infect your mind with Twisted black magic, making you feel the Coldness of the Scandinavian landscape right on your skin and placing you in a Sinister state of Discomfort and you can’t Escape, Until the end ! selanjutnya, tahun 2001 Gw inget banget, Dry punya Memorable Track klasik yang sampai hari ini masih Gw ingat aransemen part riff-nya, " Perisai ", pernah dikenalkan sebagai Single track dan kemudian sempat nongol di materi album " Untaian Legam ". disini kalian akan mendengarkan kekuatan magis gelap dari Kualitas rekamannya yang pada saat itu sangat " Khas " pada era-nya Frontman Founder dan Drummer asli Dry, Gugus Ghazabbelord masih menghajar dibelakang Drumkit-nya. dari sejak awal Dry memang selalu dikenal memiliki komposisi musik BM yang cepat, buas dan berbeda dari para pengusung sejawatnya. aroma kuat Swedish Black Metal dengan sentuhan hangat Nordic BM cukup Gw gambarkan dengan ingatan kalian dengan materi Dissection, Emperor, Dark Funeral hingga The Abyss. meskipun Harmonize riffing Aesthetic digeber serba cepat, namun Eric masih solid menyuguhkan Bar melodic jelas ternikmati diantara Bombardir Bomblast Drumming-nya. which give an even more Dramatic/Drastic Enforcement to the Atmosphere, handling and shaping the listeners tension in a Genial manner. Tahun 2006, Kembali Dry mengenalkan single " Frozenfire " ketika formasi baru terbentuk walau tanpa kehadiran sosok Drummer Gugus Ghazabbelord yang memutuskan untuk pensiun dan digantikan oleh penampilan Drummer Daniel Natjaard (Natjaard, Valerian) untuk mengeksekusi lewat kekuatan powerfully-nya. " Frozenfire " memang tampil prima untuk memperkenalkan Kedasyatan BM konsep yang sangat cepat dan Berat. penyajian Aransemen super gelap dan mencekam, rasanya cukup bikin Gw harus kolaps dalam gempuran penuh darah. That piece stands out of it's Irresistible Drum and guitar lines, the Terrific tempo changes and it's Multifarious compositional structure. mengalami fase kompleks dalam formasi band, sama sekali tidak menghentikan obsesi bagi Eric tetap menjalankan Dry meski harus berlaga seorang diri, dan lahirlah single " Beneath The Stars ", salah satu lagu yang hanya dikerjakan sendiri oleh Eric. penampilan Track ini pun menjadi sangat sadis lewat sentuhan Drum Machine, lebih ke Elemen Blackened Black/Death dengan serangan Massive Drum menggerinda. sepertinya aroma biadab yang pernah dicetuskan oleh The Abyss sangat menginspirasi meski masih sulit bagi Eric melepaskan karakteristik mendasar Dry lewat sentuhan Riff yang tetap Melodius. Variety of moods that drag you into some Bizarre place where sorrow reigns with Blastbeats and Tremolo riffs up the ass. dari tahun ke tahun, menurut Gw Dry banyak sekali mengalami perkembangan signifikan dalam menyajikan kekuatan hitam jahanamnya tetap dengan karya menantang. untuk kesekian kalinya Dry coba melengkapi formasi solid dengan menggandeng Bassis Hellraven dan Drummer Aditya Prakoso (Gerogot) untuk menggarap single selanjutnya, " Mahkota Dendam " pada tahun 2013. coba menyajikan kembali karakteristik era " Frozenfire ", Eric menikmati kembali jemarinya bercanda hebat dengan Imajinasi untuk melahirkan Atmospheric Melodic Riff. aransemennya semakin matang jika kita coba menoleh belakang, Dry memang tidak bisa dipandang sebelah mata sebagai Legenda. though the riffing Sequences are largely the same sort of Chord Progressions you'd expect - not nearly so high Strung or Melodic like as Dissection, and a bit thicker and more fibrous than those of earlier Marduk. dan hanya berselang 1 tahun, Dry masih eksis dengan formasi yang sama, lahirlah Single " Kesunyian yang Kekal " tahun 2014, dengan penampilan yang sangat meledak hebat, gempuran Blastbeat coba menggiring kembali ingatan kita dengan pesona The Abyss ! infernally fueled energy build some Semblance of Atmosphere Despite themselves, and if you're in the mood for what Dry is brewing, provides keep Satisfaction. pada setlist terakhir, Dry menyajikan single " Serigala Terluka " sekaligus memperkenalkan Penggebuk Drum barunya, Thamuz ! tampil semakin gairah yang menyegarkan, Dry semakin menuju fase puncaknya dengan karya makin fantastis ! meski saat ini telah banyak Style dari Genre ini coba mengubah persepsi dan Paradigma-nya, Sekali lagi Dry berhasil mengundang decak kagum ! dan pertanyaan sederhana namun cukup mengundang Interest tingkat akut, mendengarkan materi lagu ini menjadi pengalaman yang semakin menarik.  " Serigala Terluka " is the Natural Prosecution of the musical Research started with the debut: this time, the band Focuses less on " Hypnotic Atmospheres " and more on Aggression Barbarian Variety. Maintains all the strong, Powerful aspects of Dry music and only the production is Majestic, less Obscure, but still nice and Powerful, fitting well to Such Dark and Cold music. Eric masih punya seribu jurus meracik Aransemen mantap tanpa harus terlempar jauh dari konseptual yang Dry usung.

In the end, Dry Discography album was easily their finest hour, needed to secure my deep interest in BM music as a whole. While later works would produce Great songs here and there, this would end being the band's most inspired and complete work. Ga rugi memang saat Gw harus datang dan melihat sendiri penampilan langsung Dry ketika Melaunching album ini, bukan tanpa alasan jika Gw mungkin seperti terkesan terlalu membesar-besarkan artikel sebelumnya tentang Dry, coz selama ini Gw memang selalu mengikuti perkembangan Dry, mengenal dan menikmati sekali hampir setiap karyanya, so bagi Gw, nama Dry pantas memang menyandang predikat sosok Legenda BM terbaik dari Surabaya. " Serpihan Debu " seperti menjadi Kliping audio yang Dry sematkan penuh dengan kekuatan Jahat 7 Sophomore Black Metal track dalam durasi total sekitar 40 menit ! sedikit menjadi Catatan kurang disini adalah Balance Track-nya masih kurang mendapat perhatian, atau Dry sendiri memang sengaja ingin memperlihatkan setiap Esensi Track tersusun tetap natural seperti masih terdengar asli dari perjalanannya dari masa ke masa ? However, if your first Experience of Black Metal dates from last Tuesday and you have no Special understanding of what real BM is, or worse, think that it's all " just music ", refrain from Expressing your opinion on " Serpihan Debu " ! You are unworthy of it AND YOU MUST BUY CHECKING SELF THIS FULLY APPRECIATE THE EVIL !!!!!!










REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !