Ririwa - Promo 2017
































Ririwa - Promo 2017
Full Records CD-R 2017

01 Ilusi 05:13
02 Hembusan dari Kegelapan 05:48

Bang Zholim - Vocal
Zard Lordblasphemort - Lead Guitar
Fahrul - Bass
Egy Adler - Drum
Ridwan Vert - Additional Keyboard

Tahun 2007/2008 mungkin menjadi era paling hangat bagi perkembangan Genre Black Metal ketika semakin solid-nya atmosfir metal kelam dengan sentuhan Melodic & Symphonic yang mengukuhkan epik Mahkota kegelapan sejak dipopulerkan oleh sang Ikonik seperti nama Cradle of Filth dan Dimmu Borgir. Dari sekian banyak band gelap yang menghantui dunia metal ekstrim, salah satu khususnya sempat terabaikan kemunculannya dari pertengahan 90-an dengan kehadiran Blackened Melodic Death Metal. Apa yang Gw maksud dengan " Blackened Melodic Death Metal " ?, ya mungkin semua orang tahu tentang geliat panas Gothenburg scene, di mana melodic riff NWOBHM bertemu dengan disonansi dan Kebrutalan Old School DM, Apa yang Gw maksudkan di sini adalah gelombang baru Sweden Metal yang membawa kegelapan lebih mengasyikkan dari Ortodok Black Metal, bersama dengan pendekatan musik yang mengingatkan kembali dalam style Folk Eropa. karena Gw bukan pakar digenre ini, jadi ga banyak cerita panjang karena setiap Individu pasti memiliki pemikiran berbeda yang dapat memicu perdebatan tiada akhir, coz disini Gw hanya ingin memperkenalkan lagi geliat dari Scene Bogor dengan penampilan band bernama RIRIWA. mengusung Konsep Black Metal dengan Sentuhan Melodic dan Symphonic, tentunya ingatan kita langsung lekat pada 2 nama yang sangat ngetop ketika menjadi awal Epidemi Black Metal di tanah air, ya Cradle of Filth dan Dimmu Borgir. dengan menggunakan instrumen keyboard sebagai kekuatan Epic bersama sayatan Riffing Melodius, jadilah konseptual Ririwa yang telah digagas sejak tahun 2008 berhasil tahun 2017 ini mengenalkan promo 2017 sebagai penantian terpanjang. Future and Prestige Sophomore effort is also their Beast composed, most Atmospheric, Sentimental and Harrowing track. Gw mulai dengan " Ilusi ", seperti sudah menjadi pembawaannya yang memorable, Symphonic Black Metal selalu mendominasi aransemen dengan Blocking Keyboard yang tampil kompak dengan Riffing melodius-nya, dari beberapa beat tempo drumming-nya sudah kita tangkap aroma khas seperti yang biasa diusung oleh Cradle Of Filth era " Dusk and Her Embrace " atau " Midian " yang kemudian Gw coba menangkap aura komponen ala Shade Empire era " Zero Nexus " atau Alghazanth era " Wreath of Thevetat ", meskipun begitu suplemen yang tidak terpisahkan tentunya adalah dari Dimmu Borgir era " Enthrone Darkness Triumphant ", Ririwa coba meleburnya menjadi lebih Lembut dengan gaya yang masih mereka pertahankan sebagai trademark Ririwa, seperti penampilan Lead Solo melodius dengan etnis Indonesia banget. has always been near the top of the list for the greatest anythings to ever be created in my eyes. In every conceivable way, it is a Masterful, Majestic, Magnificent Magnum opus that will probably never be topped in the realm of Symphonic BM, try as some might. dari segi aransemen, Ririwa memang sudah berhasil menghipnotis Moshpit Crowd dengan Ritual Headbanging lewat Catchy tempo provokatif-nya. kombinasi ide yang sudah terangkai menarik, sebenarnya menurut Gw bisa lebih maksimal lagi dengan penampilan lini vokal yang powerfully lagi, tapi mungkin Ririwa sengaja membentuk karakter sebenarnya sebagai Ririwa saja. engga kalah makin mencekam sajian track ke- 2 " Hembusan dari Kegelapan ", kayaknya Audience masih harus stay terbius hipnotis yang Ririwa Hembuskan. beberapa tempo coba bermain cepat masih dalam blocking Keyboard seperti mendengarkan hawa gelapnya Nachtblut era " Das erste Abendmahl ", Vesania era " Distractive Killusions " yang melesat berat dengan gayanya Stormlord era " Mare Nostrum " hingga Catamenia era " VIII: The Time Unchained ", Well suguhannya memang seperti sedang level memanas dari sebelumnya. kesan epik dominan sering tertangkap adalah permainan Keyboard yang hampir menguasai Atmosfir Band, meski aransemen Riff dan Drum tetap terbaik tak bisa terpisahkan begitu saja. menambah terus keanekaragaman Eksistensi Black Metal Movement tanah air semoga semakin membuat Fans musik keras openminded lebih kepada selera hatinya sendiri. has the Distinct Advantage of beginning with some Concrete musical Quality before it starts to heap on the extras and, in fact, one finds that those extras are largely Unnecessary when the basics are done so Incredibly well in addition to a few out-and-out lead moments, which are always sparse in black and tastefully Symphonic Black metal.










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !