VA. Back To 90’s Old-School Death Metal
Great Dane Records CD 2023
01. Wrathrone - To The Pillar’s Shadow 03:50
02. Wrathrone - Vermin Womb 04:51
03. Wrathrone - Survive The Collapse 04:32
04. Spiral Wounds - Dying In Solitude 04:14
05. Spiral Wounds - Steps Across 03:49
06. Spiral Wounds - Uber Feral Winds 03:57
07. Spiral Wounds - The Spire 03:03
08. Necrodium - Carnal Addiction 03:23
09. Necrodium - Compulsive Mutilating Disorder 05:37
10. Necrodium - Modern Crucifixion 05:13
11. Necrodium - Violent Bludgeonings 05:38
Split Various Artists selalu memiliki nuansa paling menarik dan memberikan rasa eksplorasi terutama jika para pesertanya tidak begitu dikenal. Tren yang ditetapkan oleh Earache dengan " Gods Of Grind " atau bahkan " In The Eyes Of Death " dari Century Media masih berkuasa Ada alasan mengapa format split album tidak pernah benar-benar mati di dunia metal ekstrem. Di era algoritma streaming, playlist instan, dan manusia modern dengan rentang perhatian setara ikan mabuk, split tetap terasa seperti artefak bawah tanah yang punya jiwa. Ia bukan sekadar kumpulan lagu. Ia adalah ritual kecil bagi para penggali kubur musik ekstrem, tempat kalian menemukan band baru sebelum internet sok tahu mulai menyebut mereka " Underrated Gem " enam tahun terlambat. Kompilasi dan split seperti itu bukan hanya alat promosi. Itu adalah pintu masuk ke ruang bawah tanah yang bau formalin dan penuh pita kaset busuk tempat death metal tumbuh sebelum dijadikan komoditas kaos distro. Kini tradisi itu diteruskan oleh salah satu label, Great Dane Records lewat split compilation berjudul panjang tanpa basa-basi: " Back To 90’s Old-School Death Metal!. "
Begitu melihat artwork karya Sébastien Mocker yang penuh sosok demonic membusuk dan aura septic tank neraka, kalian langsung tahu ini bukan album untuk kaum pencari validasi TikTok dengan corpse paint hasil filter. Ini death metal tua. Busuk. Lambat menghancurkan. Kadang menghantam cepat, kadang menyeret seperti mayat diseret rantai di lorong rumah sakit terbengkalai. Split ini mempertemukan tiga nama yang mungkin belum terlalu dikenal di luar lingkaran penggila underground: Wrathrone, Spiral Wounds, dan Necrodium. Dan justru karena mereka belum terlalu besar, eksplorasinya terasa lebih menyenangkan. Tidak ada ego superstar. Tidak ada produksi steril ala death metal modern yang terdengar seperti software latihan gym. Yang ada hanyalah sebelas lagu penuh aroma kuburan lembab dan cinta obsesif terhadap era keemasan OSDM 90-an. Wrathrone membuka split ini seperti bulldozer Finlandia yang baru keluar dari rawa penuh mayat Viking. Setelah album " Eve Of Infliction " tahun 2021 yang sudah cukup membuktikan kualitas mereka, tiga lagu baru di sini benar-benar memperlihatkan kenapa Finlandia masih menjadi salah satu tanah suci death metal paling konsisten di planet ini. Track seperti " Survive The Collapse " terdengar seperti surat cinta untuk era gelap death metal Nordik. Vokal Matti Vhemas menggeram seperti pendeta kematian yang baru kehilangan kewarasan, sementara gitar mereka memuntahkan melodi muram yang begitu menyakitkan hingga nyaris romantis. Produksinya juga berada di titik ideal: cukup jelas untuk menghantam, cukup kotor untuk tetap punya nyawa. Ini jenis death metal yang tidak perlu blast beat 400 BPM untuk terasa mengerikan.
Wrathrone memahami satu hal penting yang sering dilupakan banyak band modern: atmosfer lebih mematikan daripada sekadar kecepatan. Lalu datang Spiral Wounds, dan suasana langsung berubah sedikit lebih melankolis. Menariknya, walaupun mereka berasal dari Italia, sound mereka justru jauh lebih dekat ke tradisi Skandinavia. Ada nuansa dingin, sedih, dan hampir putus asa yang menyelimuti empat lagu mereka. Ini bukan death metal yang haus pertunjukan. Ini death metal yang terdengar seperti seseorang perlahan tenggelam di danau hitam sambil menerima nasibnya. Band ini relatif baru, tetapi mereka punya pemahaman emosional yang matang terhadap genre. Mereka tahu bahwa death metal tidak harus selalu terdengar seperti perkelahian penjara. Kadang rasa muram dan melodi minor yang menusuk jauh lebih efektif. Dan kemudian datanglah Necrodium untuk menutup split ini dengan cara paling menjijikkan mungkin. Kalau Wrathrone terdengar epik dan Spiral Wounds terasa melankolis, Necrodium hadir seperti luka infeksi yang dibiarkan terbuka selama bertahun-tahun. Mereka bukan tipikal death metal Finlandia yang megah atau melodis. Sound mereka lebih berdarah, lebih menyiksa, dan jauh lebih kasar. Empat lagu mereka direkam antara 2018 hingga 2023, tetapi produksinya dengan sengaja mempertahankan aura lawas yang busuk dan kotor. " Carnal Addiction " membuka pintu kekerasan itu, tetapi " Compulsive Mutilating Disorder " adalah titik di mana Necrodium benar-benar menunjukkan wajah asli mereka: death metal yang terdengar seperti ruang autopsi penuh karat dan dendam. Dan jujur saja, produksi kuno yang menjijikkan itu justru membuat semuanya terasa lebih autentik.
Karena death metal terlalu sering kehilangan identitas ketika semuanya dibuat terlalu bersih. Tidak semua album harus terdengar seperti direkam di laboratorium NASA. Kadang musik ekstrem justru membutuhkan sedikit lumpur, sedikit darah, sedikit suara amplifier sekarat agar terasa manusiawi. Pada akhirnya, " Back To 90’s Old-School Death Metal! " berhasil melakukan sesuatu yang semakin langka: membuat nostalgia terasa hidup, bukan sekadar cosplay masa lalu. Ini bukan upaya murahan menjual " OSDM Aesthetic " untuk para kolektor patch denim. Ini benar-benar terasa seperti tiga band yang hidup, bernapas, dan percaya penuh terhadap filosofi death metal klasik. Tidak ultra-brutal, Tidak hiper-teknikal dan Tidak penuh trigger digital dan produksi plastik. Hanya death metal tua yang busuk, penuh riff menyakitkan, vokal kuburan, dan atmosfer kematian yang dibuat dengan cinta fanatik terhadap akar genre ini. Dan kadang, itu lebih dari cukup untuk mengingatkan kenapa death metal dulu begitu berbahaya.
VA. Back To 90’s Old-School Death Metal CD 2023
Written by REVIEW LOSTINCHAOS Mei 19, 2026 0
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)



0 Comments:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !