L.L.O.G 2019 - Temperamental EP


































L.L.O.G 2019 - Temperamental
Sadist Records EP 2019

01 Eskalasi Pembantaian 04:23    
02 Agenda Sangkala 05:07    
03 Patah Mata Panah 05:01    
04 Candu Fantasy 05:38    
05 Hampir Binasa 06:30

Boy Nazrael - Vocals
Uuz Abu Sofyan - Guitars
Rifqie Filandani Elghazalie - Guitars
Boim Ibrahim - Bass
Angga Dipradja - Drums

Where musicianship and rich compositions are praised as much as Aesthetics, The understanding of how different chord sequences flow together, how their context within the wider composition can alter its impact, utilising each riff for maximum effect, it is just in a completely different league to their attitude. Sejak Dissection berkembang bersama dengan band-band DM Melodic seperti At the Gates atau In Flames, dengan membangun fondasi musik yang meletakkan gaya DM dan menggabungkan melodi dan harmoni gitar di antara kebrutalan sebagai standar genre tersebut. Namun, tidak seperti kebanyakan band lainnya, Dissection mulai memasukkan pengaruh dari Black metal ke dalam musik mereka. kemudian Behemoth seperti dengan album " Pandemonic Incantations ", yang secara mengejutkan dengan perubahan gaya Sounding yang menjadi karakteristik Black Metal tradisional dengan tema lirik tentang pagan menjadi lebih banyak warna DM yang dipengaruhi tentang occult dan Setan. sehingga pada hari ini perkembangannya sangat pesat dengan perpaduan lebih banyak elemen metal yang ditenggarai menjadikan konsep Blackened DM makin mematikan dari segi artistik musikal tanpa ada batasan baku. The riffs Blast past with such intensity and clarity it is sometimes hard to get over not just how good they are, but how perfectly they are constructed together to form a cohesive whole. Well band generasi lawas dari akhir 90-an, Gw masih ingat banget dengan sepak terjang band asli Tasikmalaya, Jawa Barat pengusung Black Metal Agresif pada masa-nya ini, Laureate Lord of Gods aka L.L.O.G yang kehadirannya cukup menyita perhatian sejak materi serius pertama " Sovereign Hatred " via Firstwave Records telah menjadi tiket resmi nama mereka menancap di eksistensi kancah metal tanah air yang disusul dengan materi ke-2 " Mass Law Hate " via Plat-D Records, nama L.L.O.G seakan tertanam dalam hati fans Black metal. kemudian terjadi perubahan formasi yang lumayan Signifikan memberi suntikan darah segar, L.L.O.G menampilkan progres musikal dengan konsep Blackened DM dengan sentuhan Elemen Melodic, makin menambah angker, epik dan Hitam-nya hati mereka tentang bias kerasnya Kehidupan Sosial, dan bukan lagi tentang Occult atau setan. Apa yang band miliki saat ini adalah demonstrasi menarik dari konsep metal gelap sebagai bentuk seni menghancurkan dengan kualitas musikal lebih menantang. dan Gw ga pernah tahu jika elemen Black metal cukup bisa cair seperti ini. Musiknya sendiri terdiri dari layering riff-riff trummed yang bertabrakan dan menari di atas satu sama lain, dengan transisi dan pengembangan chord, harmoni dan tempo yang lebih menyakinkan akal sehat musisi demi menciptakan sebuah kualitas kedewasaan. sejak dari preview awal materi ini Gw jadi sangat tertarik untuk segera mengupas-nya disini. Atmospherically speaking, this record is frozen solid. Guitars like howling winds, vocals like razors, and drums that can only be described as icy, echo the resplendence that the album art hearkens to. Frigid and monolithic, dark and imposing. A maelstrom of enthralling magnificence. A hand in this truly needs to be given to the album's production, which has found the proverbial sweet spot between raw and streamlined. No voice in this storm is drowned out by any other.

Seperti tidak menjadikan ritual kebanyakan band lain yang menaruh sebuah Opening intro, tidak berlaku bagi L.L.O.G untuk berbasa basi dengan tradisi tersebut, " Eskalasi Pembantaian " langsung pecah menghantam dengan Gemuruh cadas yang siap melahap apa yang ada. komposisi yang lebih kental banget gaya Blackened DM ala Belphegor, Behemoth atau Aurora Borealis menjadi New Soul band jika kita bandingkan sendiri dengan materi materi awal band. revel in the genrebound tremolo-leads and the soaring rhythms, but some of the greatest moments here happen when Duo riffs Emphasize beauty over Blackened convention. duet Gitaris Uuz Abu Sofyan dan Rifqie Filandani Elghazalie tetap menjadi motor penggerak ampuh untuk Drummer enerjik seperti Angga Dipradja lebih fasih melancarkan agresi mematikannya. Ada saat-saat di mana riff sangat lincah dengan gaya Pummeling Harmonizing berhasil mendapatkan momentum-nya, membawa kita seperti bener bener melintasi alam tergelap dalam pikiran kita sendiri. permainan Drum memang sangat menarik untuk didengarkan. Sering banget Drummer Angga Dipradja menggunakan ketukan Hyperblast yang liar, yang mungkin bagi Gw lebih memberi tantangan daripada peledakan konstan yang biasa digunakankannya ketika bermain untuk band brutal utamanya, Criminology. Ini sebagian besar disebabkan oleh pergantian yang konstan antara simbal, tom dan hi-hat yang dimainkan Rudolfsson pada rekaman ini. lebih cepat dan bermain dengan gaya drum yang berbeda tetapi tetap mempertahankan norma dan nilai yang membuat warna Blackened DM seperti apa adanya. tidak mendominasi tempo yang cepat, elemen Melodis yang menambah Aransemen L.L.O.G menjadi lebih Epik dan Megah, nah disini menurut Gw Point paling menarik, ketika band lain masih terlalu asyik dengan warna yang itu itu saja. L.L.O.G put more emphasis on deathly melody that makes the song rather tireless to listen to. diantara deru musik yang menderu, gaya bernyanyi vocalis Boy Nazrael memang tidak banyak berubah, namun Pitch Scream-nya jadi lebih simply dan Powerfull, sehingga baginya tidak terlalu kewalahan dengan tempo tempo barbar yang L.L.O.G sajikan sekarang. saat ini band memang tidak lagi berjibaku dengan tema lirik tentang kegelapan, kematian atau setan, namun lebih berafiliasi dengan tema-tema lebih real yang terjadi disamping kehidupan manusia, tidak terlalu idealis dengan yang sudah tersirat, bagi band saat ini yang terpenting hanyalah memberikan karya terbaik dengan musik yang masih gelap mencekam ! lanjut penghancuran berikutnya adalah ledakan ajib " Agenda Sangkala ", seperti kiamat yang melanda, karakteristik track ini masih menjadi part lanjut track pertama. amukan keras dan cepat ala " Blood Magick Necromance " nya Belphegor. sudah bukan lagi Isyarat jika kebencian yang tertanam dalam hati mereka meledak dari dalam kepala. menggabungkan melodi dengan pick tremolo yang intens, sesuatu yang mungkin banyak orang gagal. selalu mengesankan Kerjasama tim yang solid, menampilkan tingkat input yang menunjukkan kreativitas sebagai seorang seniman serius. aransemen riff dari tremolo melodik ke gerak telapak tangan yang diredam ke riff harmonik yang diwarnai untuk memimpin dan kembali tanpa terdengar seperti memamerkan power yang lumayan menginspirasi. Deep low tones on the riffs, reverb on the harmonizing sections and a nice mid-tone-low-distortion effect on the tremolo sections. Also, the pinch harmonics squeal without fading away or being to high-pitched. meski ancaman komposisi yang sangat cepat dan melumat, L.L.O.G tetap sigap solid menyelipkan sentuhan Epic dan melodic keren-nya, sehingga mungkin disini karakter Black Metal awal band masih dipertahankan. seperti tidak mengenal dalam istilah kamus kata lelah, " Patah Mata Panah " masih diledakkan dengan struktur aransemen musik yang bertempo cepat dan berat. mengandalkan Kocokan Pummeling Harmonizing riff yang powerfully, mungkin tidak banyak teknik sulit yang dimainkan, selain menempatkan harmoni menyanyat fill sebelum semuanya direduksi lebih baik dengan warna hamoni melodius meski tanpa menggunakan sesi solo lead Guitar. And as a matter of fact, this album is an absolute riff-fest from beginning to end! The necessary backing ambience is there in full force to round out these songs, and pair that with a completely solid drum performance AND No bullshit, no frills, just solid riffs with a slight tint of atmosphere to give it that extra oomph. The songs here are well-constructed concoctions of black and death metal, filled to the brim with tremolo riffs, dissonant chords, and blastbeats !!! ... Lumayan menurunkan tensi Tempo di awal part " Candu Fantasy ", L.L.O.G rasanya lumayan menggiring memori dengan gaya Dimmu Borgir atau Dissection, namun 1 menit sesudahnya, bersiaplah kalian jika L.L.O.G akan kembali memenggal kepala dengan Blasting Komposisinya, Damn !!! Gw sangat menikmati banget pada setiap kekacauan harmoni dengan ketukan dramatis band sesuaikan banget lewat emosional soul-nya, mungkin inilah Gw berani mengatakan jika hampir semua Komposisi materi EP ini sangat matang dan serba diperhitungkan pengerjaannya. and Over-saturation, dari gaya mereka sendiri dalam beberapa tahun terakhir telah mengurangi efek dari setiap rilis berikutnya segera setelah pendahulunya, bahkan ketika materi seperti ini mengandung lebih penting daripada yang akan mereka lewati. Itu semua menambah perasaan bahwa kadang-kadang terlalu banyak hal keren berhasil mereka wujudkan disini, diantaranya adalah pemilihan Riff melodius yang sangat menusuk imajinasi. dan Track Ultimatum " Hampir Binasa " makin epic menyelesaikan rangkaian penghancuran sempurna dari kegelapan ini. kalian akan mendengarkan jerit pilu Boy Nazrael yang lebih menjiwai total pembawaan lagu jadi sangat hidup ! konstruksi musikalnya memang tidak meledak ledak hebat seperti 4 lagu sebelumnya, namun niscaya ini masih menjadi part termanis yang L.L.O.G sajikan tetap Sophomore selama hampir 7 setengah menit. Gw akan mengatakan track ini lebih memiliki banyak bagian lambat dan atmosperik di EP ini, tetapi ini bukan yang pertama terdengar benar. Mereka seperti kembali ke gaya tradisional dalam melakukan warna sebelumnya mesti tidak melepaskan warna DM yang dihitamkan yaitu mereka nge-blend typical drum Blastbeat yang seringkali tidak bergaya untuk membuat keturunan yang tidak suci, sehingga sangat menarik untuk mendengar L.L.O.G kembali ke konsep ini pada ending dramatis ini.

It's harder than ever for bands at the truly extreme of metal to find a sound that is their own, and then to release an material almost without defect is virtually unheard of. dan L.L.O.G menyakinkan bahwa materi EP " Temperamental " adalah Masterpiece yang banyak fans nantikan ! karena mungkin ini dianggap sebagai salah satu-nya, dan sementara mereka mengejutkan seperti ini akan selalu menjadi perhatian serius dan menerima bahwa mungkin puncak kreatifitas mereka beberapa waktu di masa lalu terwujudkan disini. package yang sangat tidak mengecewakan para Fans tentu yang paling diperhitungkan oleh Band dan gayuh semakin bersambut ketika Sadist Records deal mengepack dengan sentuhan profesional mulai dari Duplicating dan Art Eksklusif hingga 8 Halaman Booklet keren, well buat kalian yang menyukai banget Blackened DM masih dengan warna kental Black Metal Atmospheric keren, kayaknya engga perlu berpikir sampai seribu kali untuk segera mendapatkan Karya yang siap menjadi Masterpiece ditahun 2019 ini. real metal fans understand what it takes to make such a beautiful and memorable album what with its profound impact left a crater in each and every heart of us who by now have grown attached to " Tempramental ". so far and it's definitely a quintessential blackened death metal album. Check it out now !!!

L.L.O.G MINI TEASER MADE by LICMEDIA
 

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !