Killharmonic - Hymn of the Apocalypse CD 2017

































Killharmonic - Hymn of the Apocalypse
Armstretch Records CD 2017
http://www.facebook.com/pages/KILLHARMONIC/91505318617
http://www.reverbnation.com/killharmonicdm
http://twitter.com/KILLHARMONIC_ID
http://www.youtube.com/killharmonichaos
http://www.killharmonic.bandcamp.com

01 Ended and Eliminated 07:40
02 Human Destruction 06:24
03 Reality is Destiny 04:26
04 Everything has been Perished 05:54
05 Wrath After Wrath 06:36
06 Divine Warfare 05:38
07 Hymn of the Apocalypse 08:58
08 Revenge for Betrayal 06:58
09 Monster (Malevolent Creation cover) 02:46


Matto - Vocals
Innu - Guitar
Lohan - Bass
B-Lee - Drums


They're are Back !!! Penantian panjang selama 7 tahun sejak album ke-3 " Human Race Disgrace " tahun 2010, Veteran Death metal paling disegani dari Kediri Scene, Jawa Timur, KILLHARMONIC, Mastermind utama Gitaris bertalenta Innu memang tidak akan pernah menghentikan eksistensi absolutnya sejak mulai membentuk band ini sejak tahun 1997. salah satu yang memorable bagi Gw yang sudah mengenal dan mengikuti perjalanan mereka memang sejak dari awal. band yang telah mencatat sejarah dan Groundbreaking bagi Movement Scene tanah air sebagai Band pertama yang Konsis mengusung karakteristik Death metal teknis dan dinamis dalam aransemennya, ketika band yang lain sibuk mengulik Death Metal cepat dan Brutal, Killharmonic justru berhasil membawa magnet baru dengan berani mengulik Skill dan Fill yang pada era-nya memang " Jarang " atau (mungkin) masih belum terjadi, ketika band lain terlalu sibuk memainkan In the vein Suffocation, Cannibal Corpse, Gorgasm, Killharmonic justru malah berani mengulik komposisi menantang baru dalam scene kita in the vein Mortal Decay, Monstrosity, Cynic, Martyr, Theory In Practice yang sama sekali memang belum tersentuh musisi metal cadas (saat itu .ed). well siapa yang ga bakal mengenali nama Killharmonic? terhitung sampai saat ini Killharmonic telah memasuki formasi ke-12, yang tidak mudah bagi Frontman & Konseptor Innu mempertahankan karir musikalnya. meski sempat mengenalkan single track baru " Ended And Eliminated " tahun 2012, Killharmonic nyaris seperti ditelan bumi karena kesibukan rutinitas terjadi. pada akhirnya 1 Maret 2017 akan menjadi pembuktian terbaik Killharmonic meniti kembali karir musikal setelah masa penantian sangat melelahkan dalam kurun 7 tahun. mengusung titel epic " Hymn of The Apocalypse " sebagai Album penuh ke-4, debut pertama Killharmonic dibawah Roster keluarga barunya Armstrech Records. Informasi sebelumnya memang materi " Hymn of The Apocalypse " sempat mengalami keterlambatan dari jadwal yang telah direncanakan tahun 2016 kemaren, karena terjadi sebuah " Insiden " yang telah diinformasikan secara resmi oleh Killharmonic via official web-nya, " Hymn of The Apocalypse " telah berada dalam genggaman kalian diehard fans Death Metal Dinamis. " Hymn of The Apocalypse " yang menurut Gw adalah pencapaian sangat luar biasa setelah melewati materi - materi sebelumnya, atau bisa jadi ini adalah pembuktian berkembangnya musikal Killharmonic sendiri dan menikmati racikan Harmoni Fantastis dalam institusi megah Progressive Death Metal memasuki era baru yang semakin menyegarkan. " Hymn of The Apocalypse " is often considered a landmark release during the "next step" of Progressive DM lifespan and it's still a very listenable piece of a typical Death Metal, fusing odd influences with Harrowing Carnage like an Iconoclastic Movement. I'm still quite Enthused regarding their exciting Dictatorship over Musical Consciousness !

With sounds that range from a Grinding Massacre to Epic Melancholy Dirges, Killharmonic a breath of fresh air. They Dexterity that the Musicians exhibit is Amazing, they are true masters of their craft. Well, mengobati penasaran Kita dan kalian dengan materi gress-nya, langsung kita mulai dengan setlist track pertama " Ended and Eliminated ", meski menjadi komposisi yang tidak terlalu asing lagi buat kalian yang pernah mencicipi sejak awal dikenalkan tahun 2012 lalu, Killharmonic masih gila-gilaan menawarkan komposisi sistematis yang memukau setiap audience dengan fill-fill mencengangkan. menyusun partisi harmonisasi secara kompleks lewat skill, memang sudah bukan saatnya menikmati power enerji yang menggebu-gebu, karena Killharmonic akan lebih memanjakan indera kalian dengan sentuhan musikal cerdas, Especially banget untuk kalian yang masih susah move on pada era perkembangan awal konsepsional seperti yang ditawarkan pada era-nya Paul Masdival dan kawan-kawan di awal Cynic, kemudian menikmati seduhan warna Illuminati materi " The Core " atau Dead Eyed Sleeper era materi " Through Forests of Nonentities ", is a Stellar Example of how metal can be Progressive, Epic, Technical, Brutal, and original all at once brings a sound that is already packed with elements just a little over the top. salah satu keindahan yang selalu Killharmonic tawarkan memang masih tetap terbaca saat menyusun setiap lick dan Bar-nya selalu memang tidak jauh dari kesan playful, meski beberapa kali sempat menyederhanakan pola bermain rumit dengan teknik-teknik dan Sinkronnya sebuah Harmonisasi, menjadi tanggung jawab besar bagi Frontman Innu menyeduhkan format tanpa mengubah pola dasar secara natural yang mengikuti demi memecahkan suasana yang bagi Killharmonic mungkin terasa membosankan, artinya kebanyakan Musisi saat ini masih terlalu egois menonjolkan skill dirinya meski bekerja dalam sebuah Team. dan satu kombinasi yang tidak pernah Killharmonic tanggalkan hampir disetiap konsep musikalnya, Old Schooling DM elemen masih begitu tertanam kental. Killharmonic keep decided to add a strong old-school influence to their brand of DM, surely because they know how evil these kind of riffs may sound when coupled with a very Thick, Dirty and Aggressive guitar tone. This style morphs into more complex forms as the album goes on and more creating a solid rhythm backbone. beberapa karakter vocalis Matto di track ini cukup mengingatkan dengan karakter bernyanyi Paul Masdival & Tony Teegarden Cynic era " Demo 1991 ". There are just some great Insanely fast riffs in this song, and the degree of Technical skill is nothing less than Highly Impressive while still being Completely emotive ! " Human Destruction ", melanjutkan terus perjalanan skilling menawan, seperti perlahan mulai memanaskan moodbooster mereka menampilkan konsepsional racikan yang coba mengingatkan fill konsep ala Vuvr Album " Pilgrimage ", Alkaloid " The Malkuth Grimoire " hingga Lykathea Aflame " Elvenefris ", ya karena ketukan tempo semakin cepat dan melepaskan banyak solo lead menarik, track ini mencoba bermain apik dengan Skill dan Speed, tanpa banyak membandingkan dengan materi sebelumnya, mungkin Eksplorasi konsep " Hymn of The Apocalypse ", Gw rasa adalah perpaduan antara materi Killharmonic sendiri dari " Supressed Denied Controlled " hingga " Human Race Disgrace ". one of the most Ecstatic and Fundamentally Important musical Interpretations, is the infinite range of intensities and feelings that new level Virtuoso Spectrums of meaning behind their Concept. dan ini masih Gw rasakan sendiri hingga track ke-3 " Reality is Destiny ", meski tanpa memiliki hubungan emosional track, rasanya cara menyeduh Progressive riff memang benar-benar bikin Gw Panik dalam diam rasanya. Innu memang masih Gw percaya sebagai salah satu Gitaris yang punya Ide, Skill dan Fill sangat menarik di Scene Tanah air, ya seperti sudah menjadi kepercayaan Gw sejak awal mengenal, One other Amplification is Quintessential for the overall Progressive Style ! denger saja sendiri bagaimana dirinya sangat Piawai melahirkan komposisi dengan Durasi panjang, bekerjasama secara Team, khususnya masih menjadi soul partner terbaik Drummer berbakat B-Lee, dan kini Bassis Lohan coba memberikan sentuhan yang ga kalah menantang lewat cabikan Bass-nya, sisanya, Vocalis Matto telah melengkapi Decak kagum komposisi yang dilahirkan Killharmonic. Virtually every aspect of Killharmonic Style has been more improved here, finally Creating an Experience that is musically worth returning to and listening again. memang mendengarkan Komposisi di Album ini, Telinga dan Pikiran kita harus lebih Openminded, karena memang ada banyak memorable part yang semakin bikin Technical/Progressive Stuff akan sulit move on dengan sajiannya. karena ini bukan masalah Trend selera, ini masalah Musical Skillfull ! Maybe, the Vocal ranges, the Musicianship, the Intelligence, it all comes together in this. To anyone who is a fan of the bands i mentioned at the Beginning stay with Uncomfortable Compositions ! fleksibel dengan pengaruh musikal setiap member, " Everything Has Been Perished ", menjadi satu pintu masuk yang akan menunjukkan pemandangan indah, jika Death Metal tidak selamanya memiliki Asumsi musik berat, kasar dan Liar, coz Killharmonic telah menunjukkan kelembutan distorsi paling mengiris-nya. penyajiannya pun cenderung meluas tanpa batasan yang mengganggu eksplorasi bermain Killharmonic, meski Gw kurang mengetahui secara detail istilah-istilah familiar dalam dunia gitar, Gw cuman menyakini Innu tetap punya kombinasi sadis Pendekar Dawai berdarah ! memang disatu sisi lagu menonjolkan warna epic, Progressive, tak jarang pula sisi Brutality masih menjadi Elemen horror-nya seperti track " Everything Has Been Perished " ini. sementara " Wrath After Wrath " akan lebih menenggelamkan kita dalam warna dimensi epic Old School yang direpresentasikan dalam kegilaan yang masih mengingatkan kita dengan konsep menawan awal Cynic hingga Death era " Symbolic ", yang mungkin saat ini band seperti Obscura mulai mengembangkannya lagi dalam struktur dimensi baru. rasanya seperti pertarungan ego Musisi ketika partisi tempo yang ditawarkan beberapa kali mengusik pencernaan pikiran, tapi keren komposisinya. slides along perfectly & finds itself Culminating into one of the best endings of a song ever. The Harmonization & togetherness of the band as a whole as the song builds up and comes to a close is relentless, Almost Perfect, Brutal & beautiful all at once. menguji kecepatan berikutnya " Diving Warfare ", lebih menekankan banyak Fill yang digeber secara cepat dan akurat. This like a New Age Atmospheric Spiritualism, Indecipherable grunts, and Unintrusive but Essential synths all adding into something of Impressive scale. It does all this without Sacrificing too much in the way of Riffcraft, indeed there are some killers on here, and retains their former ability to be Impressively Brutality or Entertainingly TDM while being Undeniably composed with Atmosphere and Emotion as a Primary Goal, Damn ! Jika " Ended and Eliminated " menguras durasi selama 7:40 nya, emosional Killharmonic makin terpanggang habis-habisan untuk meledakkan esensi track " Hymn of The Apocalypse " hampir 9 menit, Gila !!! dari Postur dan Struktur  aransemen lagu yang coba merangkum kegilaan dengan eksplor bebas, Killharmonic menanamkan persepsi jika lagu itu memiliki sebuah perjalanan, dan inilah cerita panjang yang mereka mulai dengan menguras seisi Mood dan Pikiran. The cause of this coming across as Exceedingly lame rather than exciting and fresh Despite the Undeniable genre-breaking Inventiveness and stunning Originality is a bit strange, somewhat Counterintuitively, It's Quite Impressive really made song ever ! selanjutnya Killharmonic me-remake track " Revenge for Betrayal " yang sudah dikenalkan sejak materi album ke-2 " Hate That Never Set ", seperti membawa enerji barunya, Killharmonic coba memoles kembali Track yang sangat monumental diawal-awal karir band. pembawaan Moody yang makin berapi-api, proses remake Track ini telah membawa attitude track pada level hari ini. ibaratnya Innu telah menemukan soulmate untuk Representasi meski harus memotong sedikit durasi aslinya. more Convincingly Brutal, Progressive, Technical and fluid enough to change with the Vastly branching directions of the Track and utterly steals the show with some Insanely well timed Bursts of Gravity Blasts or a typical Rhythm work. Hufffttt .... saking menikmati banget setiap konstruksi aransemen dengan performance Sophomore, ga terasa kita sudah terjebak dalam durasi lebih 50 menitan, Damn ! dan untuk melengkapi durasi kondisionalnya, Killharmonic menambahkan Cover version milik Salah satu Veteran Florida DM yang juga menjadi bagian terbesar Inspirasi Musikal band, " Monster " nya Malevolent Creation kembali disajikan dalam versi Killharmonic pastinya, track yang banyak orang mengatakan sebagai Track paling sadis yang pernah dibuat oleh Phill Fasciana Cs. is one of the Beast at the Construction of Flailing, Bludgeoning Grooves fit for Kicking in Faces !

When I Imagine seeing this live, I see the band be getting right into it with Passion and Authenticity, jumping between Headbanging Violence and sudden shifts to eyes closed with head back facing the Sky Spiritual Transcendence. Killharmonic kembali membuktikan masih punya Amunisi yang tertebar sangat apik hampir disetiap Aransemen yang mereka ciptakan. sebuah tantangan yang menurut Gw pribadi sangat direkomendasikan menjajal kembali Potensi Anak Negeri yang masih menyimpan karisma mengerikan tanpa kita sadari, dan ini terus menjadi Eviden penting Perjalanan mengagumkan band hingga saat ini. konsisten mengeksplor obsesi tanpa terkontaminasi dengan modernisasi konsep, Yupz... Killharmonic masih terbukti masih berhasil menyajikan warna kuat Old School sound seperti yang beberapa Gw sebutkan sebelumnya. Resonansi yang sangat menarik untuk dikontrol menjadi bagian yang sangat menyenangkan dan menarik memang hampir kesemuanya tersajikan di " Hymn of The Apocalypse ". dari pengemasan sound hingga Typical Skilling-nya memang akan membawa kita masih dalam dimensi rasa 90-an, mungkin jika kalian pernah menyebut " Human Race Disgrace " atau " Supressed Denied Controlled " soundnya lebih Fresh dan Modern, Gw sangat berani menjamin jika " Hymn of The Apocalypse " menjadi Roorback konsep yang lebih menyenangkan pada hari ini dan nanti. they are Exceptionally and intellectually Stimulating where the Independent and the Individual pieces of Perfection are laid across to create and have created a Masterpiece. The most Impressive parts on the album are the non Distorted outputs that so gently and Sensibly pierce one through the grey matter to Inculcate the Stimulation, and once the damange of it is done, the Incessant and the Simply Amazing skinning of it is done to review a whole new Experience of Expertise that only Killharmonic can offer for all time to come. Progressive DM fans, YOU MUST HAVE THIS !!!










REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !