Mortality - Promo Single 2019































Mortality - Promo Single 2019
Sadist Records CD-R 2019
https://www.facebook.com/pages/Mortality/354863257981274
http://www.reverbnation.com/mortality4
https://www.instagram.com/mortality_bdg

01 Intro 01:16
02 Bising 04:22


Balung - Vocal
Maya - Guitar
Biye - Bass
Andris - Drums

MORTALITY .... Menyebut nama Mortality, Ingatan Gw akan coba berputar balik ke era 90-an, dimana Band bentukan Biye Cs sejak tahun 1993 makin menggencarkan eksistensinya menjajah banyak Stage kemudian mengantarnya berhasil merilis debut full album pertama berformat kaset " Satanic War " tahun 2002 via Extreme Soul Production. debut dimana Band ini masih lebih konsen menggempur Audience dengan warna Black/Death Metal, walaupun pada saat itu warna Kental Black Metal masih sangat tercium aromanya lewat warna vokal, sehingga kebanyakan fans lebih mengenal Imej BM band, ya mungkin karakteristik vokal screaming masih sangat begitu dikenali padahal Gw sendiri mendengarkan, jika aransemen musikal-nya memang lebih bernuansa Death Metal hingga pemilihan sound-nya sendiri sangat terbaca. melalui pahit dan manis-nya perjalanan yang tidak selalu berjalan mulus, Mortality sempat memutuskan untuk vakum sekitar tahun 2005 an, hingga akhirnya memutuskan kembali mengangkat Pedang perang kembali pada tahun 2013 dengan membawa nafas baru yang lebih menyegarkan dengan masuknya Female Gitaris, Maya, memiliki sepak terjang dibanyak band sebelumnya, tentu ini bukan lagi first experience baginya bergelayut dalam kancah Musik Cadas. kemudian juga ada Drummer Andris yang sebelumnya memperkuat band Death Metal Dissolved. Well, dengan masuknya 2 Manusia baru ini, Biye dan Vocalis Balung seperti mendapat suntikan Attitude segar untuk melanjutkan eksistensi Mortality ke level lebih mematikan dalam menciptakan Mimpi Buruk baru via Alunan Blackened Death Metal ! with Specific riffing, relentless, throat-cutting guitar work, mostly fast tempos, utter Violence and Aggression. telah meninggalkan gaya Vokal Screaming berganti menjadi low Raw Shriek, sehingga konsepsionalnya lebih kentara warna Death Metal berat. It’s not a common Black/Death metal, but as I said Mortality is more Characteristic, with these powerful, razor sharp and aggressive riffs, very fast pace, but also with some slower, more catchy songs, where there’s always a memorable chorus part… Of course some people say that Mortality sometimes eats its own tail and repeats the same patterns too often. Excited memang jika mendengarkan sendiri aransemen Hari ini jika coba membandingkan dengan materi sebelumnya dengan banyak faktor mungkin. Yuk langsung kita geber aja dengan track Intro Instrumental yang lalu disambut dengan track " Bising ", penampilannya tambah menyakinkan jika Mortality bukanlah debut band kemaren sore, ditambah materi ini digarap oleh salah satu enjiner kawakan faforite Gw yang udah melahirkan banyak sekali masterpiece di era 90-an, Daddy Beer, sukses melahirkan karya sekeren " Melted " Disinfected, " Mortal Intestines Decay " nya Imprecatory, an masih banyak lagi. kali ini Daddy memang tidak banyak kehilangan warna Khas-nya, sehingga Stereotype Bandung DM Sound hampir tertepis dengan hasil tangan dinginnya. Pemilihan Riff dari Maya memang sudah teruji Skill-nya, sehingga baginya lebih meng-ekplore total lincah jemarinya, Fill dan Bar-nya pun tetep Catchy nan ajib tanpa banyak Teknik-teknik berbelit, sehingga jadi kombinasi yang so pasti mematikan ketika beradu Enerji dan Skill bareng Drummer Andris. with just enough downtime to make it interesting instead of a nonstop nice Explosion, just enough Atmospheric effects to spice it up without taking attention away from the Aggression, and just enough much needed rhythmic sections between the extreme metal Pummelmania to solidify these songs into, well songs, instead of a series of Indistinguishable and fast riffs. and the drums, though good, Essentially play the same blast beat during the whole album, with little variation as well. memang sangat berbeda-lah konsep Mortality dari waktu ke waktu telah menempa makin matang eksistensinya. komposisinya asli Catchy dan Easy Listening dengan pemilihan Fill in dan Bar tepat serba diperhitungkan. Damn, Gw jadi engga sabar menunggu pake banget Debut album mereka nantinya, yang dipastikan menjadi pesta Barbar dalam keabadian, Ritual paling wajib kalian tunggu dari Bandung Scene. it's charm and you will be satisfied. It’s good Black Metal, it’s good Death Metal, it’s just good Blackened Death Metal fans in general as well.


REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

1 komentar:

  1. Yeahhhhhhhhhhhhhhhhhhhh.....🤘🤘🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏🙏

    BalasHapus

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !