Crown Of Rage - In Between ' Official Video



Ternyata sampai dengan hari ini Masih begitu mengusik Memorability Gw, ketika mengingat Konsep yang ditawarkan band baru bentukan Mantan Gitaris Kudus BDM liar ; Mantra, yang pernah dimiliki oleh Kudus Scene pada era 90-an, Arif Hidayatany. setelah Mantra tidak yakin mengenduskan kembali nafas eksistensi-nya, diam-diam Arif Hidayatany yang saat ini bermukim di Purwodadi, Grobogan, terketuk untuk kembali mempersiapkan ancaman musikal, memainkan six String-nya diatas panggung dengan bendera CROWN OF RAGE (COR) sejak tahun 2014 dan langsung menandai dengan Karya yang berhasil diabadikan menjadi sebuah demo Independen " Victims Oppression " ditahun yang sama. Mengusung warna Death Metal Dinamis yang tidak banyak Gw jumpai di Scene tanah air, DM dengan sentuhan yang Unik dan Ganjil dengan beberapa Bar & Lick yang ga mudah ketebak setiap progres-nya, dan ini tentang bagaimana COR mengkonfigurasi sebuah komposisi yang berani, sehingga ga bakal cukup sekali atau dua kali bagi Audiens mencerna-nya. materi Demo " Victims Oppression " mungkin bisa menjadi Evident yang membuka persepsi kita bagaimana sebenarnya Konsep yang COR Tawarkan, meski tidak keseluruhan, COR selalu punya kejutan. The band makes Nice use of Quick jumps between Tremolo picking and Hyper-fast power Chord based Riffing and the Occasional Pinch Harmonic Scattered throughout. setelah resmi menyatakan bergabung dengan roster Eastbreath Records, COR saat ini sedang sibuk mempersiapkan Materi album penuh yang memiliki titel " Ascending From the Abyss " saat ini sedang dalam proses Finishing-nya. well, sambil menunggu, COR lebih dulu memperkenalkan 1 lagunya " In Between " yang dikemas menjadi Official Video clip ciamik. Gimmick menarik bagi DM Fans dapat lebih mengenali cermat materi yang menurut Gw masuk dalam most waiting list banget. jika coba membandingkan dengan materi sebelumnya, " In Between " membawa Atmosfir lebih tajam ketika Konspirasi musikal COR meningkat 2-3 langkah lagi, sehingga rasakan sendiri bagaimana COR akan mendobrak batasan Genre yang diusung tetap menjadi sajian lebih menarik. Yess, This mixture of members of the band each with High Degrees of Technical Proficiency would form the base for their finest Accomplishment ! Part riff awal selintas mengingatkan dengan " Holy Wars... The Punishment Due " nya Megadeth atau mungkin " Heartwork " nya Carcass. kemudian diimprove scale dengan petikan nakal dibarengi dengan permainan drum cepat membaca skill hingga menyusun ritme dan tempo terdengar teknikal dengan tempo-tempo yang so pasti terdengar Ganjil. memang COR sepakat membebaskan ide Karakter member-nya Mengeksplor lebih luas Harmonisasi Death Metal Kompleks dan keras ! teknik bermain yang coba melebur beberapa Karakter menjadi Gaya bermain unik, Gw rasa mampu mempertegas Esensi Musikal yang dimainkan COR. The songs are Structured freak considerably better with the constant changes of riff Ensuring that the songs are Evolving Incessantly. penampilan Vocalis Baru Setiawan Anung yang karakternya lebih nge-Low Growling, cukup mengingatkan dengan gaya lepas berkoar Dave Hunt-nya Benediction. menambah catatan kecil, pasti belum ada banyak DM band Tanah air yang berprogress berani seperti COR, sehingga ini bakal menjadi pengalaman menyenangkan saat Mood kita harus dibuat bosan dengan Stereotype DM yang berkembang. This adventurousness becomes evident which throws the listener for a Pretzel loop over the first handful of bars, Shifting Effortlessly from a Classic Thrash riff to a flurry of Blasting mayhem, then a nasty fill, before settling into one of the more memorable Grooves in all of Indonesian DM history. berbicara tentang Konsep Video clip yang di garap sendiri konsepnya oleh COR dan AVI Production, menampilkan konsep simple dengan Pengambilan low Angle Prominance Playing Act Band sebagai ide inti dan selebihnya Proses Editing menawan yang berbicara. Well, step terakhir adalah menjadi tidak sabar segera menunggu materi penuh dengan segudang kejutannya. and Fuckin overall, The structure of each track is layered out Uniquely, sometimes you might get the idea that these Musicians are trying to test their artistic Creativeness by Incorporating a lot of Different Techniques. The riffs are layered out Progressively, although at times usually never reach a Climax, Preferring to staying at an intense Comfort zone helped by the Incredibly Powerful singing ! Are You Ready come into the Realm? Keep wait for the Pretentiousness Witnessed !

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !