Immortal Rites - Bhatara Api ' Single 2018































Immortal Rites - Bhatara Api ' Single 2018
Self Released CD-R 2018

Dwi Vaarmossath - Vocal/Rythym Guitar
Winoto - Lead Guitar
Doni Wicaksonojati - Bass
Aris Kutes - Drums

Bhatara sebagai utusan Brahman (Tuhan) sebagai pelindung umat manusia dalam tradisi Hindu. Bhatara memang tidak sepenuhnya diartikan sebagai Dewa, karena terdapat definisi yang berbeda antara Bhatara dengan Dewa. Namun dalam perkembangannya, istilah Bhatara masih diidentikkan dengan Dewa. Bhatara Api yang tertulis dalam Prasasti Sangguran, tertulis dalam aksara dan bahasa Jawa kuno dengan Isi pokoknya tentang peresmian Desa Sangguran menjadi sima (tanah yang dicagarkan) oleh Sri Maharaja Rakai Pangkaja dyah Wawa Sri Wijayaloka Namestungga pada 14 Suklapaksa bulan Srawana tahun 850 Saka. Isi prasasti ini boleh dikatakan sangat langka, dan jarang terdapat pada prasasti-prasasti lain yang pernah ditemukan di Indonesia. Yang luar biasa adalah Prasasti Sangguran terpahat pada batu tunggal, dengan ketinggian dua meter dan berat mencapai 300 ton dipilih oleh Raffles (Gubernur Jenderal Inggris di Hindia Belanda (1811-1816) untuk dijadikan cinderamata kepada Minto (Gubernur Jenderal Inggris di India dan pada 1811 menjadi Gubernur Jenderal di Hindia Belanda) dan yang mengerikan dari Prasasti ini, pada bagian terakhir Prasasti Sangguran adalah tentang kutukan. waah kalo menceritakan lebih Detil dan panjang lagi, mungkin Frontman Immortal Rites, Doni " Petek " Wicaksonojati sendiri yang bisa lebih menjawab akan kecintaannya terhadap Budaya Nusantara dan terhitung sangat aktif dalam banyak Komunitas Pelestarian Budaya Tanah jawa dengan mengukuhkan Musik Black Metal sebagai sarana Pelestarian Budaya yang sangat Doni banggakan. berbicara tentang Immortal Rites Sendiri yang bukan isapan jempol di Kancah Musik Gelap Tanah air, jika band yang pada awalnya bernama Demon Church resmi dideklarasikan pada tahun 1997, Immortal Rites sudah banyak merilis Demo dan Single sebagai Invasi kelam menjajah banyak panggung pada waktu itu hingga pada tahun 2007 mereka berhasil melepaskan full album pertama " Api dari Timur " via Ludah Productions. telah mengalami bongkar pasang formasi hingga konsep musikal, tetap jaya mengantarkan eksistensi yang berhasil mereka pertahankan hingga saat ini. menjadi salah satu teman band seperjuangan di era-nya, Gw banyak kepo, mengenal lebih dekat dengan para penggagasnya, Immortal Rites masih tidak kehilangan Identitasnya. sebuah band yang siap menjadi kebanggaan, ketika Budaya asli Nusantara senantiasa menyertai attitude bermusik-nya, plus lirik-lirik Bahasa Kawi (Jawa Kuno) sudah jadi trademark band. sebuah bentuk kepedulian untuk melestarikan kebudayaan Tanah Jawa, yang saat ini kurang banyak dilirik oleh band lain yang masih terlalu asyik berjibaku tentang Setan, Kematian dan Menghujat tuhan. " Bhatara Api ", telah menjadi sebuah kebanggaan buat Immortal Rites telah Resmi dan perdana diputar dalam format Video pada Kongres Kebudayaan Indonesia Kemendikbud RI sebagai Pembuka Pagelaran Wayang oleh Dalang Ki Anom Suroto dalam cerita Dewa Ruci, dan di hadapan Ki Anom dan Budayawan plus para Eselon yang duduk di Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan, Kidung Kutukan " Bhatara Api " menjadi persembahan megah, bahwa Black Metal harus mampu menjadi Ujung Tombak Pelestarian Sejarah dan Budaya Nusantara meski Sekupnya harus tetap di Musik Metal ! Well, saatnya Gw pengen menulis tentang lagu baru yang bakal ada di materi full album baru nanti, berdurasi 7 Menit bernuansa gempuran tempo meledak ledak dasyat ! salah satu Trademark Band yang masih tidak hilang tergerus era, dimana penampilan extra ngebut adalah Attitude dan soul. seperti pada materi-materi sebelumnya, ketukan tempo yang meledak cepat banyak menyelipkan ritme ritme pentatonik asli Jawa terpadukan syahdu dalam gelap Harmonisasi. Komposisi Black Metal yang menurut Gw lebih terkontaminasi dengan banyak sentuhan elemen Death Metal gelap dan Bombastis, adalah perpaduan Konsep kuat in the vein Mayhem, Immortal, Dissection hingga Old Sepultura juga Sodom. dari start awal, ketukan snare blastbeat rupanya sudah meledak liar mengiringi Harmoni megah diantara raungan vokal parau berbahasa Kawi Kuno, Gw seperti merasakan Estetika Tune familiar seperti " Night's Blood " nya Dissection mencengkeram pada struktur komposisi awal, yang kemudian Middle part khas Immortal serta Mayhem menyeruak epik meski tidak mampu banyak melenyapkan Gaya Etnis Pentatonik asli Jawa. and I feel cold and freezing as the bleak apparition of Death on a winter Night, crossing the crystal capped glaciers harboring the souls of worlds long dead button with the biggest chorus ! tidak banyak melakukan Fill fill berarti, Immortal Rites masih terus mencoba menyederhanakan lagi konsep musikal dengan tradisi kuat-nya. meski pada beberapa Perpindahan bar terkadang terlalu mendadak dan seperti menikung tajam dengan lintas harmonisasi, bahkan terkesan terputus mendadak ditengah jalan untuk menuju rute selanjutnya, hal ini Gw rasakan pada beberapa ketukan Tempo dan Riff. penguasaan serta penjiwaan lirik dengan pattern Dwi Vaarmossath masih menjaga keseimbangan komposisi sehingga berhasil menutup kekurangan tersebut. tambah keren lagi dengan penampilan vokalis tamu dari Adam Viscera-nya Mushroom & Jayabaya dengan Oktaf tinggi mampu memberi Resonansi makin epik dibeberapa menit terakhir bareng dengan sajian Solo melodius Winoto. Immortal Rites masih membuat catatan yang mengesankan di sini, dan Gw Engga berpikir jika mereka akan terlihat kurang penting jika mereka bukan menjadi yang pertama, tapi keseratus untuk memainkan karakteristik ini, " Bhatara Api " is a feeling of consistent intensity ! Meski nuansa musikal yang barbarik nampak menyengat, namun Estetika komposisinya masih terdengar melodius dari karya-karya sebelumnya. didukung dengan Produksi yang lebih menggigit garapan Avaness-nya Demented Heart, sepertinya Gw engga bakalan ragu lagi dan tidak bersabar menunggu karya full salah satu Legenda Kegelapan Asli Jawa Timur ini. Maintains all the strong, powerful aspects of Immortal Rites music and only the production is cleaner, less obscure, but still nice and powerful, fitting well to such Dark, Epic, Barbaric and cold music !

Immortal Rites - Bhatara Api Lyric Video

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !