Neptunus - Alien Conspiracy EP 2018



















Neptunus - Alien Conspiracy
Eastbreath Records EP 2018

01 Extraterrestrial
02 Alien Conspiracy
03 The Future Planet
04 Humanity's Destruction
05 UFO

Andre Roy Pelawi - Vocals
Asriadi Pardosi - Guitars
Irwansyah Hasibuan - Bass
Andi Muhammad Fachrozi - Drums

Menyambung dari tulisan Gw sebelumnya, kejutan masif 4 muda berbahaya asal Medan dengan Panji salah satu Planet yang ditemukan dengan prediksi ilmu matematika dan menjadi planet terjauh dengan urutan kedelapan jika dilihat dari Matahari, NEPTUNUS. karena Gw tidak sedang membahas Astrologi, karena Gw hanya membahas Prediksi Ilmu Matematika yang terpaku dalam komposisi musikal saat mengkonsumsi genre Death Metal yang lebih jauh mengkombinasikan elemen Technical, core dan Progresif-nya plus bumbu djent kental untuk meracik kegilaan baru yang mereka sebut sebagai Aliencore yang pada awalnya beredar rumor jika Genre musik Aliencore pertama kali di populerkan oleh band Rings Of Saturn, meski bukan jadi band pertama yang menciptakannya, namun mereka patut di apresiasi atas hasil karya karyanya yang meledak dipasaran di atas nama Aliencore, setelah itu baru kita dengar lagi nama Abiotic, Shadow of Intent, Aversions Crown, dan masih banyak lagi. meski ada banyak yang menyebut " Aliencore " adalah genre yang ga jelas, nyatanya Epidemi seperti ini masih tetap jadi Interest bagi musisi untuk terus memainkannya. band bentukan tahun 2016 oleh 4 pemuda bertalenta spesial coba mengkombinasikan Genre musik dengan tetap berdasarkan perpaduan antara musik progresive metal dan djent, meski ada yang mengatakan Aliencore lebih mirip seperti Melodik Metal namun Aliencore lebih kental dengan irama gitar yang sedikit kasar dan cepat dibalut dengan melodi gitar yang lebih rumit lagi jika dipelajari karena bar yang memang tidak beraturan dan spontan. This manufactured, ramshackle feel to the album is accentuated by the awful production values. Take for instance the guitar tone, which is so slick and processed that you can slip up on your way to the toilet to vomit while listening to it. The drums as stated sound sterile and lightheavy. masih menawarkan kegilaan yang sama dengan single " Alien Conspiracy ", akhirnya terpilih menjadi opsi akhir debut EP pertama band. kemaren Gw mendengar 1 track aja kuping ini bener-bener dibikin keriting abis lewat sentuhan jemari jahanam Asriadi Pardosi yang seperti kesurupan banget talent-nya, ada interest besar kemudian untuk Gw coba lebih banyak tantangan intens disini. the songs are organized in any meaningful way. There will be a tek-deaf riff in the beginning to Presence for a display of technical ability within meticulously conceived compositions distract you from any lack of coherence that preceded it through it's unconventionality, and a mechanical breakdown part.

Gw bukan orang yang hanya menilai materi keseluruhan album dengan hanya satu lagu saja, Gw slalu tetap bertahan walaupun dengan nafas tertahan untuk menikmati sekaligus membaca apa yang tertulis dalam komposisi musik masih sebatas pandangan Gw pribadi selama ini secara subyektif, iya karena saya lebih menjadi seorang penulis daripada komentator semata. biasanya apa yang Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebaliknya, jadi naif banget kalo ada yang tidak suka dan ga terima dengan pendapat Gw. Well kita mulai menikmati bersama sama materi " Alien Conspiracy " yang menjadikan track " Extraterrestrial " sebagai tumbal pertama yang ga kenal yang namanya basa basi, langsung maen hantam aja Neptunus dengan atraksi permainan Riff gila-gilaan memang sudah jadi sangat kita kenal digeber dengan skill dan speed extra tentunya, dengan aransemen yang rumit dan sulit diprediksi, Neptunus beberapa kali menyelesaikan kejutannya. menjadi hampir berbeda selalu jadi hal yang baik di mata Gw, selama kalian sendiri dapat melakukannya dengan benar. dan pertama-tama, mari kita membuang part-part yang tampaknya sedikit lebih klise, untuk mendapatkannya disini. Gitaris Asriadi Pardosi menjadi Primadona pemandangan utama saat menyaksikan performa band, bagaimana doi menyulap riff-riif super cepatnya begitu fantastis dan telah tepat dengan menemukan partner yang sama gila-nya pula. The hacks that make up this band decided to try and impress us with their skills at their respective roles on this abortion. Right from the off the guitarist throws in this overly bright and obnoxiously loud bit of guitar wankery nicked Straightforward. style Vokal di sini, untuk sebagian besar, hampir sama dengan kebanyakan band dengan style seperti ini, dan mereka seharusnya tidak terlalu mengejutkan selain powerfully attitude-nya memang responsif, Tidak lebih dari karakter Depth Guttural dipadu dengan beberapa gaya Scream Insane. akan tetapi, yang paling menonjol masih dari Instrumen lainnya, Gitar khususnya harus memimpin komposisi menjadi sempurna gila-nya. tidak ada yang dikembangkan selain obsesi kesurupan bermain musik, aransemennya seperti tidak pernah mencapai kesimpulan setelah semua harmonisasi menjadi sangat Kacau dan tak berujung, menyeret kerusakan. Apa yang membuatnya lebih buruk adalah bahwa band ini sebenarnya agak menyebalkan pada hedonis instrumen-nya mereka masing-masing. " Alien Conspiracy " masih jadi perpaduan antara Technical Death Metal yang cepat, beberapa warna Breakdown beat ala Deathcore masih jadi kombinasi menarik meski kerap terjadi pengulangan yang lama lama bikin boring juga. partisi riff-nya memang selalu mengundang decak kagum tersediri dengan skill dan speed-nya, otak seakan terus dibikin kocar kacir banget, tetep kasih apresiasi serius untuk karya keren seperti ini. The fact that the band felt the need to incorporate Deathcore elements into the mix through the most cliche and spin kick happy breakdowns possible only adds to the album's crap factor. Yes boys, we know you can play your instruments. No need to brag about it to the rest of us that like our music to actually sound like music. and and will not translate to musicality and songwriting ability. Back to the drawing board with you all, preferably until you figure out how to write a song ! bisa elo bayangin sendiri aja jika mereka diatas panggung gitu, kita cukup terdiam menikmati taste edan 4 remaja ini. ga banyak menikmati striking part di awal track " The Future Planet ", lumayan buat sejenak mengambil nafas dalam sebelum kegilaan berikutnya mengintai. Riff-riff breakown sederhana cukuplah untuk balik melemaskan urat leher setelah dibuat mengejang hebat. lumayan bangetlah untuk mengasah kembali otak kita yang dibikin rumit oleh rutinitas sehari hari, cukup duduk manis dan biarkan Harmoni terapi Neptunus memberi sedikit sentuhan terapi kecil dan menyusun ulang syaraf-syaraf motorik agar bisa bekerja lebih baik lagi sambil menunggu gitaris Asriadi Pardosi menemukan Ide-ide cerdas-nya lagi. lalu track " Humanity's Destruction " masih coba mengulang beberapa Medium tempo sejenak menikmati irama leher kepala ini digoyang dengan breakdown part. pembawaan komposisinya kali ini memang ga begitu meledak ledak hebat, namun masih menyisakan pemandangan jemari riff sinting disana sini. This guitar tone, combined with the rest of the musical elements, creates a thick, relentless atmosphere, not unlike a crystal clear parallel of the one used by Incantation style. and it was a fabulous approach to catch the attention of more than just those snapback wearing. puncak closingnya, " UFO " menjadi pembantai unit Abstrak yang mengagumkan persis yang Gw tulis sebelumnya, konspirasi destruktif bagaimana menciptakan kekacauan demi kekacauan lewat talenta, seperti diluar kendali dan berfikir waras, Neptunus masih begitu getol bagaimana caranya menciptakan dan menghancurkan apa yang mereka bentuk sendiri dari rasa frustasi dan tekanan hebat, There's only so much high pitch whizzing and whoozing that I can stand to listen to before I just want to punch a hole through my desk in frustration. as it's followed with an incredible arpeggio run that would make the likes of John Petrucci flinch. Disonansi yang sangat cepat, tetapi mereka sendiri tidak mendapatkan kisi-kisi. konsep musikal Neptunus seperti memiliki jenis suara 8-bit yang terdengar seperti permainan video game jadul dan kemungkinan besar yang memberi band ini extraksi sci-fi-nya. dan secara keseluruhan Gw menikmati banget gaya gila arpeggio cepat, tiba-tiba, dan sering aneh yang ditaburkan Neptunus hampir di sepanjang setiap Track musiknya. overwhelmingly colorful, complex/confusing, and a little campy but at the same time, just Straight up awesome.

Would you stare at a strobe light for 23 minutes straight? If so, then " Alien Conspiracy " is definitely for you. It's just a flashy trick being done over and over again for the whole album and very rarely gets interesting. Gw suka part-part musiknya yang cepat tapi tidak dengan Breakdown part monoton seperti yang jadi Landmark kebanyakan band Deathcore, namun Gw juga sadar jika kekuatan manusia normal tidak akan mungkin konsis menelan hampir 20 menit lebih tanpa mengendurkan ereksi obsesinya untuk bermain estafet secara terus menerus, meskipun kesan Gw masih harus terpatahkan dengan beberapa Breakdown deathcore tempo yang lama lama bikin boring juga. Good job banget untuk Neptunus untuk berhasil melahirkan Masterpiece biadab seperti ini, especially bagi kalian pecinta partisi rumit dan Akrobat ciamik Riffing ala Braindrill, Rings Of Saturn, Between Buried and Me, dan sejenisnya, alternatif yang sangat mendebarkan plus menyegarkan sudah ada didepan mata, dan terima kasih untuk Eastbreath Record telah dapat mewujudkan mimpi kita melepas karya jahanam ini kepada pendengarnya yang telah menunggu sejuta jawaban. Pengen sesuatu yang lebih menantang? dan tidak terjebak kepalsuan? saatnya meregangkan otak untuk menerima Shock terapi hebat dari " Alien Conspiracy ", they definitely know their music, so they eventually end up playing memorable riffs at the some of the songs, already converted to the cosmic shredder cult, this delivers a mighty fine sermon. This is Superficial, mature and gimmicky and is a wonderful representation of the Unmemorable forced instrumental complexity that plagues Tech/Death today !

CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !