Messiah - Fracmont CD 2020

Messiah - Fracmont
High Roller Records CD 2020
https://www.messiah-thrashingmadness.ch/
https://www.facebook.com/MESSIAHthrashingmadness
https://youtube.com/channel/UC2Oc5r5rOBPXyK43q5i_29Q
https://open.spotify.com/artist/3TqvDG7Xr1RrbxTNorrdCL

01. Sacrosanctus Primitivus 02:15      
02. Fracmont 09:39      
03. Morte al dente 06:34    
04. Urbi et Orbi 04:36    
05. Singularity 02:33    
06. Children of Faith 06:34      
07. Dein Wille geschehe 04:11      
08. Miracle Far Beyond Disaster 02:37    
09. My Flesh - Your Soul04:09      
10. Throne of Diabolic Heretics 06:15


Andy Kaina - Vocals
R.B. Brögi - Guitars
Patrick Hersche - Bass
Steve Karrer - Drums


Memang engga bisa dipungkiri kalo debut " Choir of Horror " tahun 1991 paling diperbincangkan publik metal internasional sekaligus masuk menjadi salah satu album berpengaruh pada movement metal hari ini, apalagi mini EP " Psychomorphia " bagi w adalah materi terbaik Switzerland Death/Thrash Metal - MESSIAH yang udah eksis dari tahun 1984. band pimpinan pak R.B. Broggi memiliki karakteristik musikal yang unik. Meskipun selalu menjadi orang yang aneh di masa-masa awal death metal, Messiah memang telah membuat percikan yang cukup mengesankan di masa-masa awal death metal di pertengahan hingga akhir 80-an dengan beberapa penawaran Raw dan gelap kebanyakan band daratan amrik serta sentuhan awal Sepultura. style sebenarnya di sini sih sangat mirip dengan karakter thrashing yang dinamis kayak sejumlah album thrash akhir 80-an serta perkembangan sound Death metal yang terus berkembang. penampilan riff-nya cukup mewah dan mengisyaratkan beberapa pengaruh Bay Area Thrasher yang sering kali bergerak cukup cepat dan menggelegar hingga langsung menyayat leher yang kemudian digabungkan dengan serangkaian selingan atmosfer yang menyeramkan dari elemen spiritual / kosmik ke dalam apa yang sebagian besar menjadi sebuah introspektif kegilaan khas Messiah. band ini tahun 1995 sempat memutuskan membubarkan diri, namun sempat kembali tahun 2003 meksipun tidak lama, Messiah harus memeti es kan eksistensinya hingga bener-bener comeback serius ditahun 2017, meski tidak produktif saat itu, Messiah harus mempersiapkan jeda panjang untuk mempersiapkan debut full album " Fracmont " Tahun 2020. sengaja w review materi ini meski sangat terlambat karena baru dapet materinya dari seorang kawan di Switzerland, karena w salah satu fans berat materi mini EP " Psychomorphia ", penasaran banget apa khabar dengan Messiah, yang pada penggarapan materi " Fracmont " masih dengan formasi orisinil " Psychomorphia " dan 2 Album setelahnya (" Choir of Horrors " & " Rotten Perish ") yang dinobatkan segai formasi sakral terbaik Messiah, hasyekkk, masih dengan gitaris jenius dengan part-part ganjil-nya, R.B. Brögi. Vocalis enerjik Andy Kaina, Bassis Patrick Hersche dan Drummer Steve Karrer. Get ready for more hymns to Abramelin and all other esoteric occultists from the distant past, folks! The Swiss choir is back, and is hungry to sing and also play under the guidance of the expert conductor Mr. Remo Broggi, who has wisely chosen his entourage from the early 90’s when this team splashed one EP and two full-lengths of splendid complex atmospheric thrash/death. masih dengan karakteristik materi-materi sebelumnya, Messiah selalu menyelipkan banyak Instrumental dan intro bernuansa horror, sebelum akhirnya " Fracmont  " membuka penampilan megah-nya, masih dengan wajah khas Death/Thrash Messiah, namun tidak dengan tensi yang seperti mereka ledakkan di " Psychomorphia ", sajian sounding Modern-nya turut ngasih kesan Megah sebagai bagian dari perkembangan musik dan teknologi, dan namun entah kenapa, w langsung beramsumsi kalo Messiah seperti tampil melemah meski pada beberapa part masih menyisakan enerji ajib-nya. vocalis Andy Kaina yang w kenal berangasan dan liar itu nampak lebih jinak sekarang, sehingga greget-nya jadi ga nonjok sama sekali. Produser V.O. Pulver yang sebelumnya menggarap materi EP " Fatal Grotesque Symbols - Darken Universe " masih dipertahankan untuk materi " Fracmont ", dan seandainya produser Karl-Ulrich Walterbach dilibatkan kembali, tentu akan beda lagi hehehe...  Komposisi materi ini banyak membayangi hampir semua yang mengikutinya, tetapi tidak ada yang salah dengan kesuraman yang terus dihentakkan pada lagu " Mort al Dente " yang introspektif, atau dengan aransemen cepat yang menurut w kesan-nya terburu-buru sekali pada " Urbi et Orbi " dan " Singularity ", Tidak ada lagi perkembangan gerak lambat setelah yang satu ini, " Dein Wille Geschehe " sepeti mengaduk pusaran yang rumit nan dramatis dari pola riff yang tinggi, dan " Throne of Diabolic Heretics " memercikkan sebagian serpihan visioner pada perjalanan berlayer yang penuh dengan sebuah peristiwa. entah bagi w pribadi sound modern itu sempurna, namun sayang cepat membosankan karena terlalu dicampur adukkan teknologi bukan dengan power dan kreatifitas musisi itu sendiri. Sejauh ini, reunian ini menjadi salah yang lebih mengesankan untuk keluar dari kancah death metal dalam dekade terakhir, dan pasti menghasilkan salah satu album terbaik untuk dirilis dalam old style. Antara karakter produksi yang modern dan terasa kering, namun tebal menghasilkan jalan tengah yang hampir sempurna antara teknik modern dan teknik old school yang dikembangkan oleh enjiner legendaris seperti Scott Burns beberapa dekade yang lalu, dan komposisi musikal band yang terdengar seperti waktu yang dikembalikan dari tahun 1992 hingga hari ini, ini adalah jenis album throwback yang menyaingi semua cerita comeback yang disebutkan sebelumnya. Messiah seperti sedang mencari jalan Nostalgia yang dapat terhubung dengan Tampa 1991 dan Stockholm, tetapi juga monumen yang sangat ambisius dengan style yang sama kuatnya pada hari ini dapat membawa pesona seperti dulu meski Messiah udah engga semuda dulu.  

* Songwriting: 8.7
* Originality: 8.3
* Memorability: 8.5
* Production: 9



Posting Komentar

  1. What makes a machining course of typical is Fingerprint Deadbolt Door Locks that a human determines the location and intensity of tool contact. These technologies have gotten more reasonably priced and therefore out there to a wider range of individuals. More intuitive and user-friendly software will also improve effectivity and accuracy, shortening design cycles.

    BalasHapus

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670 \\ SELAIN NOMOR INI, AWAS PENIPU !!!

banner-penipuan-lic

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670 \\ SELAIN NOMOR INI, AWAS PENIPU !!!