Reincarnation - Void CD 1997



























Reincarnation - Void
Repulse Records 1997

01 Fucking Race 04:37    
02 Anthems Of Hatred 04:58    
03 Void 04:11    
04 Subhuman Level 03:17    
05 Drowned In Blood 04:22    
06 Weed For Everybody 03:52    
07 The Horror Within 03:02    
08 Anger 04:04    
09 Diabolic Marijuana 05:11


Jose "Momi" - Drums
Javi - Vocals/Guitars
Pedro - Guitars
Morales - Bass

Pada era 90-an, Spanyol Scene Pernah Punya Band Brutal Death Metal yang kental elemen New York Sounding in The vein Suffocation, Internal Bleeding hingga Dying Fetus style. Sangat memorable banget untuk album full perdana dari REINCARNATION asal Almería, Andalusia, Spanyol yang eksis sejak Tahun 1993 ini memainkan konsep dimana scene negaranya yang saat itu sedang kena Booming Death Metal super cepat, Band yang sejak merilis full album ini memutuskan untuk Bubar jalan dan terbentuk kembali melalui reunian pada tahun 2004 lalu terhitung eksis hingga saat ini walau tidak mengeluarkan rilisan baru selain Demo ditahun 2006. sukses melebarkan sayap pertamanya dikancah extreme metal lewat Ep " Seed of Hate " tahun 1995 cukup sukses menanamkan reputasi Band ini di Industri Musik Internasional. dengan permainan yang cukup menarik saat pertama kali gw mengenal mereka lewat album Kompilasi debutan Rilis Repulse Records dalam " Repulse Assault # 2 ", langsung aja gw putuskan untuk berburu album atau Rilisan band ini, namun sayang udah kesana kemari gw cari, akhirnya gw cuman mendapatkan Versi Kaset Bootleg-nya hehehe, karena belinya waktu itu patungan ma temen gw, sampai2 mendengarnya mesti gantian 3 hari sekali hahaha, karena suka banget, gw Copylah kaset ini hahahaha. materi album yang dikerjakan di Horizonte Musical Studios (Valencia) pada 23 Agustus 1997, Reincarnation khabarnya cukup menggunakan 5 Hari saja untuk dapat menyelesaikan masterpiece tergolong keren bagi Gw pribadi ini lebih banyak mengingatkan Sounding In The Vein New York banget ! ya karakter Sound Suffocation era " effigy Of The Forgotten " sangat terasakan pada karakter snare drum dan Gitar, walau hanya berjarak mendekati 70%, Karya ini memang sangat berbeda dengan konsep Sounding era Ep " Seed Of Hate " yang lebih terkesan Gaya Brutal Death daratan Eropa-nya. mungkin ingin memperbaiki kualitas yang ada, Reincarnation memang memutuskan hal ini. Frontman Javi bersama Pedro memang tersangka kuat aktor dibalik penciptaan Musik Reincarnation hingga seperti ini. track pertama " Fucking Race ", Drummer Jose memulainya dengan hentakan twin Pedal mantap raw-nya, setelah itu sambutan Slammin groovy cantik melanjutkan serangan berikutnya dengan Deep Guttural Growl dan High Growl yang mengingatkan sekali dengan karakter Dying Fetus banget diawal karirnya pada album " Purification ... ", Komposisi Brutal death metal yang kaya dengan Sayatan Groovy Part manis. Sounding Raw Gitarnya kurang mendapatkan Gain panjang, sehingga kadang terdengar Putus-putus beberapa Pummeling Down Stroke Tab-nya, karakter Seteman Low Tune menjadikan Aroma Sound Reincarnation terdengar lebih Heavy As Fuck. aransemen musiknya memang lebih kerap menawarkan headbang part dari bar demi bar yang dikombinasikan melalui Teknik Drumming mantap dan matang. " Anthems Of Hatred " semakin memanas pula Konsep band secara frontal melancarkan progresi beat yang cepat. Sepertinya Raw Sounding Band ini kurang diproduksi secara maksimal, memang lebih manusiawi tapi kurang begitu menyentuh feel Brutalitynya, tapi walau begitu gw demen banget band2 dengan sounding seperti ini. It’s difficult to fathom why anyone would want to blare out the guitars in the matter that this album does when the character of the amp distortion is so mechanical that it almost sounds like the gears of a robot being grinded into dust to a perfect. any self-respecting death metal band that has equipment beyond what sells at the swap meet. Add to it a really dry and empty sounding vocal production, and a drum sound that deemphasizes the snare and cranks up that clicking kick drum sound, and a completely unbalanced mess is what emerges. " Void " terus menawarkan komposisi headbang deh dengan partisi aransemen musik dinamis, sebuah konsep yang membuang jauh kesan boring sepertinya. Drummer Jose terus mengekspresikan skill drummingnya secara konstan pada lahirnya Slam & groovy Riffing-nya. The sectional composition of most of these songs is also fairly flat, in spite of all the tech. elements being tossed around. The breakdown sections mimic the well known NYHC model, albeit in a somewhat more meandering fashion, and are the only real point of change up to be found from the mechanical speed and blast sections. semakin lebih terpacu lagi Kekuatan Powerful, Reincarnation semakin menanamkan kebenciannya lewat progresi Track " Subhuman Level ", masih tidak bisa melepas beberapa Karakter lama Suffocation dan menggabungkan dengan Gaya bermain Dying Fetus era " Purification Through Violence " yang sepertinya hal ini juga menarik Perhatian Band sejenisnya seperti Vomit Remnants era " Supreme entity " nya. This is to most modern slam bands... You do not need to pitch-shift and distort the intestinal distress of a rhinocerous to have Freak vocals. You also do not need tin cans for drums, or guitars with strings thicker than your biceps, tuned so low that they drag on the floor. Take a lesson from this album, because this is slam done right. kemudian " Drowned In Blood " juga semakin diaransemen liar saja. menawarkan keseluruhan materinya dengan sajian 9 Track yang menghabiskan durasi waktu 37:34, Reincarnation dialbum ini ingin lebih memanjakan Fans Slamming Beatdown dan Groovy part untuk terus menggerakkan leher kepalanya ampe kaku hahaha ... known and loved for their ability to produce some of the most vicious hardcore injected riffs available, so little elaboration is necessary there. The vocals on this release are probably the best they ever have been or will be. They are deep and dare I say, chunky, while avoiding the indecipherable, monotone grunts and gurgles plaguing modern brutal death. There is also a lesser used, higher pitched variant, that sounds incredibly maniacal. Both styles are used at exactly the right times, occasionally even together. artwork Karya Joe Petagno lumayan menambah kesan Metal pada Album ini menarik minat Death Metal freak yang era 90-an masih begitu terkesima dengan Kemasan artworknya. meski tidak mengandung materi Yang orisinil, Reincarnation tetap menorehkan catatan tersendiri bagi perkembangan Death Metal di Negaranya pada era 90-an dan menginspirasi banyak band generasi selanjutnya. this is very much a primitive death metal release from a band who're perhaps too influenced by early Suffocation. Dying Fetus need to spend more time focusing on their own sound, as opposed to producing a carvern copy of something someone else has already done. To me, the acoustic sections, which are few and far between, do little to persuade me that Dying Fetus have yet found their sound.







REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !