Obituary - Obituary CD 2017
































Obituary - Obituary
Relapse Records CD 2017

01 Brave 02:14    
02 Sentence Day 02:49    
03 A Lesson in Vengeance 03:07    
04 End It Now 04:02    
05 Kneel Before Me 03:04    
06 It Lives 03:24    
07 Betrayed 03:01    
08 Turned to Stone 04:13    
09 Straight to Hell 03:57    
10 Ten Thousand Ways to Die 03:16    
11 No Hope 03:21

John Tardy - Vocals
Kenny Andrews - Guitars
Trevor Peres - Guitars
Terry Butler - Bass
Donald Tardy - Drums

" A tenth album needs more daring and justification than a first album. Obituary provides more than enough of each. " ..... Secarik ungkapan yang memang mengundang banyak pertanyaan sederhana ketika pertama kali mendengar sebuah pembuktian. all member dari OBITUARY mungkin tampak cukup mellow, lebih selow dan berkepribadian sebagai yang paling punya selera humor oleh kebanyakan Metalhead menganggap nya serius atau intens. seperti coba memungkiri ketenangan mereka saat berjalan dalam garis antara tradisi Obituary dan tuntutan album-nya yang telah memasuki jilid ke-10 menjadi petunjuk bagi fans untuk mengharapkan kembali kelahiran atau pernyataan definitif, atau mungkin sebuah pernyataan akhir. Tapi album baru Obituary ini hampir tidak dimaksudkan untuk menjadi entri kamus Obituary sendiri. mencatat sejak terbentuk tahun 1988, Obituary menjadi salah satu Pioner Death Metal yang paling disegani pada awalnya mencoba menggabungkan karakteristik musikal Venom dan Celtic Frost dengan sentuhan Death metal yang berat pada era-nya telah mengundang decak kagum fans dengan penampilan DM lebih garang. mencatat masterpiece terbaik pada awal karir, fans masih menempatkan artefak album " Slowly We Rot " Tahun 1989 yang kemudian makin solid mengukuhkan eksistensi DM yang sangat khas di " Cause of Death " tahun 1990 hingga " The End Complete " tahun 1992 mengukuhkan nama Obituary sebagai Pengaruh terbesar perkembangan DM sendiri. If there was a guide on how to sound as Brutal and as gnarly as Possible as a DM band, then Obituary would be used as an example for just about everything. Not too many DM acts come as close to the Absolute Devastation marker as Obituary. kemudian pada perjalanannya Obituary lebih dikenal produktif dengan karya-karya-nya, beberapa mulai menyukai gaya barunya dan tidak banyak yang meninggalkan Obituary karena dianggap sudah berubah terlalu jauh. materi " Frozen in Time " dan " Xecutioner's Return " dianggap terlalu mengecewakan fans, Obituary coba tebus kesalahannya mulai dengan materi " Darkest Day " hingga " Inked in Blood ". wajar memang sematang matang eksistensi mereka untuk melakukan Eksperimen demi sekedar melihat Respon. bongkar pasang formasi vital mungkin bisa menjadi salah satu faktor diantaranya. 3 member paling solid dalam tubuh band masih mencatat Vocalis John Tardy, Drummer Donald Tardy dan Gitaris Trevor Peres masih berada dibarisan setia Obituary sejak 1988. saat ini menjajal kembali formasi era Album terakhir " Inked in Blood ", Obituary coba menunjukkan karya barunya di debut Self Titled " Obituary " yang materinya sendiri digarap di Home recording pada akhir tahun 2016 lalu. jika Gw masih terngiang dengan kegaharan kembali dalam Obituary pasca " Inked in Blood ", big hopely, " Obituary " pasti siap mengulang nice respon-nya. pertama mendengar materi single 2017 " No Hope " ada harapan kita akan digiring kembali ke selera materi 3 album awal Obituary, masih yang seperti diperlihatkan di materi " Inked in Blood ". So five years after the rather average " Darkest Days ", Obituary find themselves Rejuvenated on " Inked In Blood ". This is an album that won't Disappoint long time fans and shows the old Beast still has some life in it. yaa... masih menyambung kehangatan materi " Inked In Blood ", di " Obituary " kejahatan masih berlanjut. sejak track pertama " Brave ", ada kekaguman tersendiri ketika merasakan gempuran emosional pertama Obituary masih powerfully meski ada yang " Berubah " dengan karakter vokal John Tardy yang lebih mendekati Shriek, dan ini memang pertama kali Gw rasakan di album baru, padahal era " Inked In Blood " John belum memperlihatkan perubahannya. hmmm mungkin ada yang sepemikiran dengan Gw ? Growl panjang masih menjadi ciri khas-nya sejak awal, dengan Octav vocal yang tidak begitu merendah, John malah seperti mengingatkan dengan Karakter bernyanyi band-band Melodic DM, meski rada sedikit berubah, Typicalnya masih cepat dikenali. Sound Riff yang tebal dan Megah perlahan mulai terkontaminasi style modern, Gaya Crunchy yang kental Era " The End Complete " sepertinya masih menjadi milik Trevor peres, sedangkan Kenny Andrews makin ajib dengan lead solo cantiknya. His solos' sounds are a more pure and less Distorted sound than his other work as a Guitarist, but I liked his tones on this record more than any other album he has played on. pukulan Donald Tardy juga tidak mengendur, tetap powerfull lewat skill dan Fill khas-nya pula. Donald Tardy is a superb drummer. Never, and I mean absolutely never has he Dragged or Rushed the tempo of any Obituary song or Gotten off beat. pembawaan aransemennya masih menjadi Landmark serta Groundbreaking paling kuat Obituary sejak awal, dari genjatan tempo pelan, sedang dan cepat meski tanpa ledakan-ledakan masif. nuansa " Slowly We Rot " memang ingin direpresentasikan sekali saat ini oleh Obituary, seperti di " Sentence Day ", " End It Now ", hingga " Kneel Before Me ", sementara sisanya seperti mengajak kita ke masa Transformasi setelah 3 album awal. nuansa " Cause of Death " coba ditunjukkan banget untuk track " Turned to Stone " meski saat ini dengan pembawaan sound yang berbeda, namun Karakteristik aransemennya asli ke era " Cause of Death ". into a pure classic DM, and possibly the best track song I've heard on " Obituary ", it's Macabre Charm regularly, because never will you find a purer Apotheosis of DM expression. pada bagian akhir setlist track Obituary menambahkan track " Ten Thousand Ways to Die " yang sebelumnya dikenalkan tahun 2016 dan Single 2017 " No Hope " sebagai Bonus Track. mendengarkan banyak anggapan yang masih miring dari penikmatnya dan coba kekeuh belum dapat menerima progres band hingga mengatakan " ini Bukan Obituary ! ", tetapi sebagai fans 3 album klasik awal, Gw masih menikmati sekali materi Obituary sejak " Inked In Blood " dan tentunya debut gress ini sebagai Part # 2 nya. Art cover album ini memang sangat sederhana yang menggambarkan lebih dalam makna Obituary meski dalam sebuah logo yang art nya digarap oleh seniman 90-an asal Jerman, Andreas Marschall. Obituary is a great band and this was is their best album and they never created an album of like this again although the follow-up to this " Cause of Death " and their debut "Slowly We Rot" are also great albums. and violent up tempo and slow down. One of the most Representative DM albums of all time and surely the Sickest one. Honour and glory to Obituary.










Obituary - Turned to Stone Official Video Lyric

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !