Petaka - Sebuah Dedikasi CD 2016
































Petaka - Sebuah Dedikasi
Disaster Records / Lawless Jakarta Records CD 2016

01 Dunia Dalam Gulita 01:37
02 Kegelapan Crew 00:37
03 Malapetaka 00:56
04 Bombardir 01:00
05 Belum Tentu Benar 01:39
06 Sebuah Dedikasi 00:57
07 Korban 00:46
08 Terhipnotis 00:37
09 Otot Bermesin 01:05
10 Asap 00:39
11 Invasi 01:07
12 Polemik 01:28
13 Jatuh Ke Dalam Lubang Yang Sama 01:07
14 Hardcore Akhir Pekan 01:13

Danang Prihantoro - Vocal
Yoga Pratama - Guitar
Wawan Fury - Bass
Rully Annash - Drums

" Dan album yang kalian Pegang ini jadi bukti Kebebasan Rully Annash. Rentetan lagu yang mungkin tidak terlalu panjang, tapi jadi ledakan momentum yang kita tahu tidak akan terulang lagi karena Rully sudah benar benar Bebas sekarang. dengan mendengarkan album ini Saya harap bisa menginspirasi kita semua untuk melakukan apa saja yang diinginkan seperti Rully. With Fun and Freedom " - Eka Annash, Jakarta 2016. penggalan sekapur sirih yang sangat memilukan jika Album penuh PETAKA, Hybrid Hardcore Punk asal Jakarta yang diberi titel " Sebuah Dedikasi " menjadi persembahan terakhir bagi Almarhum Drummer Rully Annash (The Brandals) disaat proses pengerjaan album ini sendiri tengah berlangsung tahun 2015, dengan mencatat sendiri rekor Band yang pernah dikatakan Almarhum sendiri, Proses rekaman Petaka bisa dibilang singkat, hanya menghabiskan waktu 21 jam (sekitar 3,5 shift) untuk 14 lagu di Venom Studio, Jakarta Selatan pada Oktober 2015. Namun, tak disangka di tengah perjalanan pembuatan album ini, duka cita yang mendalam dialami oleh Petaka. Sebulan setelah Rully menunaikan tugasnya merekam sesi drum, Rully meninggalkan Petaka untuk selama-lamanya akibat serangan jantung yang dialaminya. " Berat rasanya ketika Petaka ditinggalkan Rully, disaat band ini sedang dalam proses produksi, sedih dan enggak tahu harus ngapain. Cuma yang ada di benak gue saat itu, album ini harus dirilis karena ini adalah karya terakhir almarhum Rully, dan dia yang sangat berambisi untuk merilis album ini, gue dan kawan-kawan harus melanjutkan ambisi dari Rully ini " seperti yang dikatakan Vocalis Danang Prihantoro. Almarhum Rully dimasa Hiatus band The Brandals akhirnya membentuk Petaka sejak awal 2015 dan melengkapi formasinya dengan menggandeng Bassis Wawan Fury dari band Taste Of Flesh, Danang Prihantoro (Unbound) dari Band Speedkill, dan Gitaris Yoga Pratama dari Band Zootemple. Petaka memainkan Konsep Hardcore Punk enerjik yang cukup mengingatkan Gw dengan Gerombolan liar macam Minor Threat, Uniform Choice, 7 Seconds, 25 ta Life, Chain of Strength, Death Before Dishonor, One Life Crew atau Gorilla Biscuits dengan karakter sound yang lebih Fresh lagi. Setelah merilis single dan video footage berjudul " Bombardir " beberapa waktu sebelumnya, Petaka, akhirnya berhasil merilis debut album penuh bertajuk " Sebuah Dedikasi " bertepatan dengan Record Store Day 2016 via 2 label yang banyak memfasilitasi Petaka Sebelumnya, Lawless Jakarta Records dan Disaster Records (Bandung). seperti juga respon Gw dengan materi " Sebuah Dedikasi " ini final produksinya menurut Gw Excited banget persis yang dikatakan oleh Gitaris Yoga Pratama, karena di luar ekspektasi sebenernya, ternyata hasilnya justru lebih oke. Karena produksi album ini juga enggak besar dengan shift yang enggak terlalu banyak. Prosesnya juga simple, seminimal mungkin menggunakan plug ins & audio software, semua di-take dari amp dan di-miking. Dan yang paling berkesan lagi kalo album ini, Rully take drum-nya secara live, jadi soul-nya itu lebih berasa. in a Simultaneously furious and reflective place. It feels more honest, and personal, and Archieves a real Catharsis. It certainly comes from a familiar place : double-tempo guitars, those heavy Fat-produced guitars, Rough speedy vocals. and this reveals the bands Individuality through 14 Superbly crafted songs and an Outstanding Recreation.

Memberi Soul yang memang " Mencekam " persepsinya, sengaja Track awal " Dunia Dalam Gulita ", sengaja dicomot penggalan Scene Movie Klasik fenomenal dari Ratu Horror berkharisma Suzana nge-hits berperan sebagai sosok hantu Sundel Bolong dibanyak skuel-nya. seperti biasa Gw menilai Stuff dengan mendengar lagu pertama, " Dunia Dalam Gulita " memang ledakan Enerjik aroma Hardcore Punk dengan karakter Vokal yang Insane. ketukan stabil Drums Almarhum Rully memang Skilling Powerfully, Gw asli merasakan sound drum-nya memang Realtime banget, seperti mendengarkan sendiri secara langsung. kemudian Slashing Riff Yoga Pratama menginjeksi Bar lagu jadi lebih tebal berisi, Teriakan lepas Vocalis Danang Prihantoro memang juga sudah sangat menguasai Pattern sehingga lancar banget Agresi memaki lewat lirik kritis yang kesemua Danang tulis sendiri lengkap dengan Eksplanasi-nya, sehingga satu persatu mampu kita pahami penangkapan dalam segi persepsi. However, The Unraveling was a completely surprising debut. It was a strong, original Hardcore Punk record, Puctuated by with a fast Heavy rhythm section, and Rully standout Drumming. Meskipun durasi Track lebih singkat dari yang kita bayangkan, Namun disinilah justru Gw sangat menikmati setiap letupan Attitude Petaka terkoneksi maksimal enerjik-nya dalam pembawaan. rasakan sendiri setiap Gempuran panik Petaka di " Kegelapan Crew ", dan " Malapetaka " yang cukup mengucurkan keringat respon ga sampe 1 menit. Bersing a long solid di " Bombardir " memang Wajib hukumnya " Tentukan Musuhmu / Bawa celaka / merahi tanah basahi luka / Bombardir cacat perang Membunuh ", coz track ini asli menciptakan Dehidrasi Adrenalin makin terkuras, begitu juga dengan " Belum Tentu Benar ", warna kental Hardcore Punk dengan sedikit sentuhan unsur Melodic tajam yang lebih termanejemen kontrol emosionalnya. Liriknya mengena banget sebagai sebuah Refleksi sarkatis, cek " Hidup ini bukanlah Talkshow / Simpan Celotehmu dan Pendapatmu / Jalankan saja hidupmu / yang belum tentu Benar ", cukup rasanya menampar Pro Kontra sebuah Fenomena yang hangat terjadi hari ini. pure raging Hardcore, It's apparent that the band is writing more as a unit now, and it comes through in the seamless bridges between vocals and instrumentation. " Sebuah Dedikasi " tercipta pada awalnya saat Jam Session di dalam Studio uang bersifat personal sekali bagi Petaka, awalnya lagu ini didedikasikan untuk teman-teman yang sudah pergi mendahului, so Sad, akhirnya Rully harus pergi mendahului ketika proses album ini berjalan, sehingga track ini menjadi Dedikasi penuh untuk drummer Rully. pecah Moshcrowd berikutnya adalah " Korban " dan " Terhipnotis ", ketika Durasi lagu memang didesain untuk tempo cepat dan berat, ga terasa 9 hampir berlalu. " Otot bermesin " pun ga kalah menyerang berikutnya masih kental ketukan Hardcore punk, spesial lagu ini menampilkan Gaya Vocal ngerap dari Vocalis Niska. makin liar sajian lagu " Asap ", " Invasi ", Polemik " hingga " Jatuh Ke Dalam Lubang Yang Sama ", enerji yang mereka lepaskan disini pun menyesuaikan durasi yang lumayan singkat tergeber. As mentioned, there is a fine line of Variety found in the record, I Feel Some tracks are more of a Straightforward D-beat punk Approach tempos and The Dramatic and Emotional feel is so morely captured and created as Magnificently as it is here. dan " Hardcore Akhir Pekan " akhirnya menjadi Anthem closing setlist, dengan tempo yang tidak terlalu menggebu-gebu, Akselerasi Adrenalin positive youth lagu ini lebih mengajak kita untuk bersing a long. Sebagai kelas pekerja dan pelajar, Kami bersenang senang dengan cara pergi kesebuah acara Hardcore/Punk atau metal diakhir pekan era 90-an adalah menyenangkan untuk bisa melihat band-band kesukaan tampil diatas panggung. The music was Aggressive but Good-natured, mixing their brash, Uncompromising instrumentation with positive lyrics.

By this point the band had moved beyond the Straightforward Explosions of sound that Characterized the Material inside. Dedikasi terbaik Almarhum Rully yang telah menyematkan memori Hardcore Punk fans tersaji sangat powerfully, rasanya masih mendengarkan performance Rully didrum set-nya. mungkin " Sebuah dedikasi " ini menjadi Moment keberuntungan Petaka mendapatkan ending proses rekaman yang tidak terduga oleh banyak pihak, memberikan sajian maksimal tanpa menyita proses yang panjang distudio. ditambah komposisi musikal apik Old School Style diseduh dengan Positif youth Crew hari ini. Terima kasih Rully, Kontribusi keren ini tidak akan terlupakan sepanjang Movement. One of the Best local Hardcore punk records of all time. Anyone who likes Aggressive music of any type should have this your collection.










Petaka - Bombardir Footage Video

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !