GERILYA MAGAZINE # 9


GERILYA MAGAZINE # 9 / 2011

Eksis melanjutkan kembali edisi-nya dari waktu ke waktu telah menunjukkan perubahan format cetak-nya menjadi Profesional Printed full colour, syalut memang untuk usaha bagus ini yang mungkin dapat diikuti oleh media yang lain. Gerilya Magazine sendiri juga bukan Media Underground tanah air kemaren sore, karena sepak terjang mereka sudah dimulai pada akhir era 90-an, dimana Metalhead adalah subyek yang haus akan informasi media cetak (karena media belum se-mudah dan se-simple saat ini untuk mendapatkan akses-nya .ed). masih dengan konsep sebelumnya, Gerilya Magazine banyak menghadirkan informasi beberapa band tersaji sederhana lewat Biografy band yang masuk ke meja redaksi Gerilya. selain itu sesi Wawancara juga menjadi tidak pernah ketinggalan dari Kontributor Crew masih menghiasi halaman, pada edisi ini, simak Interview interaktif dengan salah satu Monster DM Jakarta GODZILLA yang makin kritis di Album baru mereka " in Absentia " menjadi Tajuk utama terpampang di front cover. tentu mengawali karir band sejak 1993 bukan waktu yang sebentar bagi Band bermarkas di Jakarta dengan menjalani bongkar pasang formasi-nya. tersaji informasi yang sangat lengkap bagi kalian yang pengen mengenal lebih dekat siapa Godzilla. ada juga Interview singkat dengan Radical Artery dan Nadhira Nishaa. Artikel tentang Band Grindcore Purwokerto, Pernicious Hate, Band grindcore yang peduli terhadap penyebaran virus HIV/AIDS dalam kampanye musikalnya. Artikel sederhana Tentang Indonesia menjadi Negara tujuan tour Band-band Underground Mancanegara. jika dahulu kita hanya mengandai-andaikan para musisi Pioner faforit bisa hadir didepan mata, saat ini dan circa beberapa tahun ini telah menjadi kenyataan dan telah menjadi Majas kenyataan seperti yang kita rasakan saat ini. ada juga artikel Era kebangkitan Purwokerto Metalhead dan Musik Metal di Mata wanita, yang Gerilya lontarkan beberapa Clue terjawab oleh Marsya Barners dan Agnes Meghan. jangan lewatkan juga artikel mengenai Sejarah panjang Scene Probolinggo. Review buku " My Self Scumbag " yang ditulis oleh sohib kental Alm. Ivan " Scumbag " Burgerkill. 35 halaman tersaji dengan Profesional layout full colour (8 page didepan dan belakang termasuk Cover .ed) cukup menyejukkan pandangan mata dengan tampilan wah ini. sedikit menjadi masukan aja, jika Gerilya harus berusaha terus mengolah materi yang masuk dan tidak copas tulisan dari sumber-nya langsung demi menambah Identitas media yang banyak mengumpulkan materi dari para Kontributor-nya. masih banyaknya space yang kosong, sehingga Layout Editor harus mengakali ruang yang tersisa dengan memperbesar gambar serta Font. secara Tampilan Gerilya mulai edisi ini makin menyakinkan formatnya sebagai " Magazine ", meski konten masih kurang padat berisi menurut Gw. 


Posting Komentar

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670

Pasang Iklan Kalian disini, Kontak Whatsapp di 085667616670