After Oblivion - Stamina 2012



























After Oblivion - Stamina
Metal on Metal Records 2012
http://www.afteroblivion.com
http://www.myspace.com/afteroblivion
http://www.reverbnation.com/afteroblivion
http://twitter.com/#!/afteroblivion
http://soundcloud.com/afteroblivion
http://www.last.fm/user/AfterOblivion
http://www.ilike.com/artist/After+Oblivion
afteroblivion@yahoo.com

01 Deliverance 04:02    
02 For the Rebels 03:26    
03 Vultures 04:05    
04 Breeding Perdition 04:25    
05 The Carnal Form 03:25    
06 Septic Mind 03:19    
07 Ascent of Misery 01:15    
08 Stamina 03:26    
09 Hatred Profound 04:07


Marko - drums
Haris - bass
Jasenko - guitars
Adnan - guitars / vocals


Bosnia and Herzegovina Scene memang kerap terlupakan oleh Konsentrasi gw untuk cari Band2 Potensial dan Kerennya sampai saat ini, sehingga gw juga agak melewatkan nama After Oblivion yang terbentuk sejak Tahun 2007 dengan nama awal Path Beyond Serenity, padahal Gw pernah mendapat Ep pertama mereka " Vultures ", tapi sayang Kelupaan Gw Play, coz semakin hari semakin bertumpuknya materi CD untuk gw Review hehehehe, coz begitu mendapat album full Gress pertama mereka " Stamina ", gw surprise banget dengan musickal yang ditawarkannya, Technical Death/Thrash Metal yang enerjik !! dengan mencoba menggali Cita rasa Old School Style in the Vein Death, Cynic, Gorguts, Dark Tranquillity, Obituary, Atheist, Pestilence ampe Sadus dengan Sentuhan yang lebih Modern lagi, y the sound of Stamina, it was a compelling, different sort of signing, since there just aren't a lot of bands out there performing this sort of 90s-based technical death/thrash with such precision. Don't get me wrong, despite their immense instrumental proficiency, After Oblivion still have a few setbacks here, but there won't be much fixing necessary to turn this quartet into a world class, top shelf progressive death metal act. komposisi musiknya juga tergolong keren gw rasakan dalam 9 track berdurasi total 31:30, hentakan Skill prima untuk menciptakan elemen musik yang mereka Kejar selama ini dan jelas ini adalah sebuah pematangan Karakter-nya. Typical Frontman Gitaris/Vokalis Adnan memang banyak mengajak Gw untuk mengingat kembali Kedasyatan The Monster Death Metal Legend seperti Death era " The Sound of Perseverance " banget ! dimana Death sendiri mulai lebih bergeser dan berkembang matang untuk memainkan Konsep Progresive-nya. Karakteristik Vokal Adnan memang Chuck Banget disini apalagi Struktur konsep musiknya lebih menggambarkan nuansa " The Sound of Perseverance " death banget masih dengan beberapa sentuhan death/Thrash Lawas gaya Atheist, Sadus, Cynic serta Pestilence, namun beberapa sentuhan Melodic Part in The Vein Dark Tranquillity juga tidak ketinggalan. tempo yang cepat menjadi elemen penting dalam penciptaan musikalitas After Oblivion. have probably gotten rid of the scythe as well if it managed to give him some bits of the artistic credibility he oh so craved. The amount of songwriting not present here is staggering; it's actually amazing they managed to record, produce, mix, master and release an entire album without writing any songs at all. Random changes in pace that have nothing to do with what was happening before, a now complete, total and absolute lack of good riffs ! " Deliverance " menjadi tumbal awal, After Oblivion masih begitu Manis menampilkan Gaya Teknikal dan Melodius banget pada Penanaman Atmosfir-nya. Clinical and dextrous hyper-thrash riffs that keep themselves busy across a number of strings, there is clearly much effort placed into the construction of each of the nine tracks. the guitar tone is a bit more crisp, clean, and understated; you won't hear that same level of processed effects. Enerji bermainnya masih dalam Tahab Foreplay untuk naik ke level berikutnya, namun dari sini saja gw sudah bisa sedikit menggambarkan Konsepsional Music After Oblivion yang excellent punya, sayatan solo Gitar cantik dari Jasenko memberikan kelembutan tersendiri dengan skill-nya. due to the copious amounts of very involved riffs being dispensed upon the listener, and especially due to the heightened sneer of the vocals, which is essentially a mixture of Chuck Schuldiner and David DiSanto. Stamina isn't quite so atmospheric or space-based as the Arizonans, but they do implement a few brief, clean guitar sequences into the punching, pummeling matrix of crisp, mute-leaden technicality they evoke. frontman Adnan tetap memegang kendali penuh pada penciptaan karakter band ini tetap terjaga kualitasnya. Good Job Guys ! dan permainan Drummer Marko tetap aggresif dan liar mengimbangi Skill rekan2nya. mendengarkan sendiri 9 lagu disini gw seperti sedang mendengarkan kembali " The Sound of Perseverance " mahakarya Penting Death ! meskipun tidak menjadi band cloning berarti, After Oblivion masih memiliki beberapa sentuhan khas-nya untuk dapat terlepas dari bayang2 besar Band Almarhum Chuck itu, namun buat kalian yang gemar utak atik skill bermain Gitar, mungkin album baru After Oblivion ini bisa menjadi referensi baru bagaimana bermain Gitar skill yang lebih baik lagi. Contention is a way of life for us in the metal world, we live and die by how much of it we can cause either amongst ourselves, or in the visible mainstream that we have a tenuous relationship with. And in death metal circles, few albums are more contentious than the last offering of the band after which the genre was coined. Some go so far as to assert that this album is not death metal at all, but some sort of extreme progressive album or, odder yet, an outright power metal album with harsh vocals. In an exterior sense, this viewpoint can be sympathized with as much of the material that made it with the established audience, but considering what came before it, he clearly deserved some self-gratification, and ended up recording yet another intricate fit of controlled rage in the process.


REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !