Lawnmower Deth - Ooh Crikey It's... Lawnmower Deth CD 1990

Lawnmower Deth - Ooh Crikey It's... Lawnmower Deth
Earache Records CD 1990

01. Spook Perv Happenings in the Snooker Hall 03:30      
02. Betty Ford's Clinic 01:11       
03. Weebles Wobble But They Don't Fall Down 00:15       
04. Sheep Dip 03:22     
05. Lancer with Your Zancer 01:58     
06. Can I Cultivate Your Groinal Garden? 00:06     
07. Flying Killer Cobs from the Planet Bob 03:03
08. Did You Spill My Pint? 00:51     
09. Seventh Church of the Apocalyptic Lawnmower (Skank mix) 02:27      
10. Rad Dude 01:17     
11. Sumo Rabbit and His Inescapable Trap of Doom 02:00     
12. Maim Mower Maim 00:48 
13. Cob Woman of Deth Meets Mr. Smelly Mop 02:47      
14. Got No Legs? Don't Come Crawling to Me 00:24     
15. Icky Ficky 00:59     
16. Judgement Day (Assume the Position) 00:19       
17. Ooh Crikey 00:11     
18. Satan's Trampoline 03:02      
19. Dodo Doe 02:20       
20. Duck Off 00:44     
21. F.A.T. (Fascist and Tubby) 00:55      
22. Punk as Fuck 00:07     
23. Sharp Fucka Blades of Hades / March of the Mods 04:10     
24. Motörhead (Hawkwind cover) 02:20      
25. Stress (Temple Tension mix) 04:31     
26. Got No Legs? Don't Come Crawling to Me (live) 01:13      
27. Spook Perv Happenings in the Snooker Hall (live) 03:59      
28. Sumo Rabbit and His Inescapable Trap of Doom (live) 03:05      
29. Weebles Wobble But They Don't Fall Down (live) 00:18      
30. Dodo Doe (live) 03:01      
31. F.A.T. (Facist and Tubby) (live) 01:07      
32. Seventh Church of the Apocalyptic Lawnmower (live) 03:09


Qualcast Mutilator - Vocals
Concorde Face Ripper - Guitars
Schizo Rotary Sprintmaster - Guitars
Mightymow Destructimow - Bass 
Mr Flymo - Drums


Menyebut Lawnmower Deth sekadar " band lucu " adalah cara paling malas untuk membaca rekaman ini. Mereka memang lucu. Sangat lucu. Kadang terlalu lucu. Bahkan beberapa joke di album ini terasa seperti seseorang memasukkan tong sampah ke studio lalu berharap suara yang keluar bisa disebut lagu. Tetapi di balik semua kegilaan itu ada sesuatu yang jauh lebih menarik: kemampuan instrumental yang membuat kekacauan tersebut tetap berdiri. Album ini direkam pada Juli 1990 di Slaughterhouse Studios dan dirilis Earache Records pada September tahun yang sama sebagai MOSH 25. Formasi klasiknya terdiri dari Qualcast Mutilator pada vokal, Concorde Face Ripper dan Schizo Rotary Sprintmaster pada gitar, Mightymow Destructimow pada bass, serta Mr Flymo di belakang drum. Steve " Stilly " Harris menangani engineering, produksi dan mixing, sementara artwork dikerjakan Dan Seagrave dan di sinilah Lawnmower Deth menjadi menarik. Karena mereka tidak sedang mencoba membuat parodi terhadap metal. Mereka memang band metal yang kebetulan memiliki selera humor yang sangat rusak. Lawnmower Deth lahir pada 1987 dan bergerak di wilayah UK thrash yang saat itu sedang berkembang bersama nama-nama seperti Acid Reign, Sabbat dan Xentrix. Dalam wawancara yang lebih baru, anggota mereka sendiri menolak label " Parody band "; Pete Lee bahkan menekankan bahwa pada 1988 belum banyak stereotip metal yang bisa mereka parodikan secara sistematis. Itu poin penting. Humor Lawnmower Deth bukan sekadar meniru metal lalu membuatnya bodoh. Mereka mengambil metal, punk dan hardcore sebagai bahasa asli, kemudian memasukkan kegilaan mereka sendiri ke dalamnya. Hasilnya terdengar seperti seseorang menggabungkan S.O.D., thrash Inggris, punk jalanan, kartun Sabtu pagi, pub culture dan otak yang sudah terlalu lama berada di bawah sinar matahari. Album ini bukan Spinal Tap versi metal. Ia lebih dekat kepada sekelompok anak muda yang menemukan bahwa mereka bisa memainkan musik ekstrem, tetapi sama sekali tidak melihat alasan untuk bersikap sok penting dan itu membuatnya jauh lebih menarik.

Sebelum " Ooh Crikey..., Lawnmower Deth " sudah merilis " Mower Liberation Front / Quack 'Em All ", split dengan Metal Duck pada Februari 1989. Bagian Lawnmower Deth direkam dan dicampur hanya dalam sekitar 13 jam di The Pavilion Studios, Nottingham. Split tersebut bukan sekadar catatan kaki. Ia merupakan jembatan menuju album penuh. " Seventh Church of the Apocalyptic Lawnmower " sudah muncul di sana. " Watch Out Granma, Here Comes a Lawnmower " juga sudah memperlihatkan arah humor yang kemudian semakin liar. Maka " Ooh Crikey..., Lawnmower Deth " bukan kelahiran tiba-tiba sebuah novelty act. Ini adalah evolusi. Hanya saja evolusinya tidak menuju kedewasaan. Ia menuju kegilaan yang lebih terorganisir. Album dibuka dengan " Spook Perv Happenings in the Snooker Hall ", sebuah pembuka yang sudah cukup untuk mengusir pendengar yang membutuhkan musik dengan arah yang jelas. Riff gitar langsung melempar energi thrash, kemudian rhythm section mempertahankan tekanan dengan bass yang aktif dan drum yang relatif lebih terkontrol daripada kegilaan vokal serta gitar. Ini penting. Lawnmower Deth tidak selalu memainkan chaos secara absolut. Mereka menggunakan kontrol untuk membuat kekacauan terdengar lebih lucu. Jika semuanya berantakan, tidak ada yang terasa aneh. Tetapi ketika riff cukup solid lalu tiba-tiba vokal Qualcast Mutilator masuk dengan intonasi yang terdengar seperti seorang pengkhotbah mabuk, kontrasnya menjadi punchline. Vokal Mutilator memang salah satu senjata utama. Ia bisa terdengar seperti punker yang baru keluar dari pub, kemudian naik ke nada yang lebih teatrikal, sebelum kembali menjadi teriakan kasar. Bukan vokal yang mengejar keindahan. Ini vokal yang mengejar karakter dan karakter tersebut sangat besar.

" Betty Ford's Clinic " hanya sekitar 71 detik dan ia membuktikan salah satu prinsip penting album ini: Lawnmower Deth tidak punya masalah membuang lagu sebelum lagu itu sempat menjadi lagu. Riff menyerbu, chorus muncul, humor berkembang, lalu semuanya berakhir. Apakah itu efisien? Ya. Apakah selalu memuaskan. Tidak. Di sinilah kritik terhadap " Ooh Crikey..., Lawnmower Deth " mulai menemukan pijakannya. Album ini memiliki cukup banyak miniature tracks dan interlude sehingga kadang terasa seperti mendengarkan sebuah acara komedi yang kebetulan memiliki band thrash sebagai backing group. Beberapa berhasil. Beberapa hanya lewat. Dan beberapa sebenarnya bisa dibuang tanpa membuat album kehilangan organ vital. Lima belas detik. Hanya itu. Namun Lawnmower Deth memahami bahwa sebuah lagu tidak harus panjang untuk memiliki identitas. " Weebles Wobble... " menjadi contoh bagaimana mereka mengubah frase populer menjadi punchline metal. Metal Archives mencatat durasinya hanya 15 detik. Masalahnya bukan pada lagu-lagu pendek seperti ini. Masalahnya muncul ketika jumlahnya mulai menumpuk. Satu lelucon pendek terasa tajam. Sepuluh lelucon pendek mulai terasa seperti seseorang mengetuk pintu berkali-kali hanya karena tahu Kalian sedang tidur. Inilah salah satu materi yang memperlihatkan mengapa Lawnmower Deth layak dibicarakan sebagai band, bukan sekadar gimmick. " Sheep Dip " memiliki pembukaan gitar yang lebih lapang, kemudian perlahan berubah menjadi thrash yang lebih agresif. Ada dinamika. Ada build-up. Ada ruang sebelum akselerasi dan di situlah kualitas mereka muncul. Dua gitar tidak sekadar memainkan riff yang sama untuk menciptakan dinding suara. Ada perbedaan fungsi di antara keduanya: satu membangun kerangka riff, sementara yang lain memberi tekstur dan aksen. Bass Mightymow Destructimow juga tidak dikubur di belakang gitar. Ini menjadi penting karena bass adalah salah satu elemen yang membuat album terdengar lebih tebal tanpa harus menaikkan gain gitar secara berlebihan. Lawnmower Deth tahu bagaimana menciptakan gerakan. Mereka hanya sering menghancurkan gerakan itu sendiri demi lelucon.

" Lancer with Your Zancer " memperlihatkan sisi lain dari mereka. Riff dan vokal bergerak seperti thrash yang sedang mabuk, sementara frase melodis memberi semacam aksen eksotis yang sengaja dibuat berlebihan. Kemudian vokal datang dan semuanya kembali menjadi Lawnmower Deth. Qualcast Mutilator adalah salah satu alasan album ini tidak pernah terdengar seperti thrash Inggris biasa. Ia tidak hanya berteriak. Ia berakting melalui vokal. Nada tinggi, teriakan rendah, suara parau, artikulasi yang sengaja dilebihkan semuanya digunakan sebagai bagian dari karakter lagu. Dengan demikian, vokal bukan hanya penyampai lirik. Vokal adalah instrumen komedi. Enam detik. Tidak lebih. Jika kalian menganggap ini lagu, Kalian mungkin perlu mengatur ulang ekspektasi. Tetapi jika kalian menganggap album ini sebagai kolase ekstrem, semuanya mulai masuk akal. " Ooh Crikey..., Lawnmower Deth " bukan hanya kumpulan lagu. Ia adalah kumpulan potongan budaya metal, pub, punk dan humor Inggris yang dijahit menggunakan distorsi. Kadang jahitannya rapi. Kadang benangnya menjuntai. Tetapi justru itu teksturnya. Salah satu puncak album. " Flying Killer Cobs from the Planet Bob " memiliki riff yang jauh lebih agresif dibandingkan banyak bagian album sebelumnya. Gitar lebih menggigit. Drum menekan. Vokal terdengar seperti propaganda alien yang disiarkan melalui speaker rusak. Lalu muncul background vocals yang membuat semuanya semakin absurd. Ini contoh sempurna bagaimana Lawnmower Deth menggunakan arrangement sebagai komedi. Bukan sekadar memasukkan joke setelah lagu selesai. Mereka memasukkan joke ke dalam struktur lagu. Itu perbedaan besar. Komedi menjadi bagian dari aransemen. Jika ada satu benda yang terasa sangat Inggris dari album ini, bukan aksen vokalnya. Itu adalah hubungan antara bir, agresi dan kebodohan. " Did You Spill My Pint? " mereduksi konflik manusia menjadi sesuatu yang jauh lebih sederhana: Secara musikal, lagu ini bekerja sebagai ledakan singkat yang menghubungkan humor dengan kultur pub dan thrash. Tidak filosofis. Tidak perlu. Karena metal juga tidak selalu membutuhkan tesis doktoral. Kadang seseorang hanya ingin tahu siapa yang menumpahkan birnya.

Di sinilah album benar-benar membuka jendela. " Seventh Church of the Apocalyptic Lawnmower " membawa unsur ska ke dalam formula thrash/crossover. Versi " Skank Mix " tercatat sebagai bagian dari tracklist album, sementara lagu tersebut sebelumnya sudah muncul dalam versi berbeda di split 1989. Gagasan ini bisa terdengar seperti bencana. Namun justru berhasil. Karena ritme ska memberikan kontras terhadap gitar yang sebelumnya bergerak agresif. Ada semacam kegembiraan bodoh di dalamnya dan Lawnmower Deth tidak berusaha menyembunyikannya. Mereka tidak takut terdengar ringan. Itulah sesuatu yang cukup radikal dalam musik ekstrem. Ketika banyak band berusaha membuat musiknya semakin suram, Lawnmower Deth justru berkata: " Bagaimana kalau kita bikin riff thrash lalu memasukkan ska? " Jawabannya ternyata: mengapa tidak? Jika album ini harus dibela dengan satu lagu, pilihannya adalah " Satan's Trampoline ". Karena di sini Lawnmower Deth menunjukkan bahwa mereka bisa menulis lagu yang benar-benar bagus bahkan jika semua joke dicabut. Riff utama mempunyai arah. Tempo bekerja sebagai alat dramaturgi. Gitar tidak hanya mengejar kecepatan tetapi membangun motif. Drum menjaga momentum. Bass mengikat keseluruhan dan vokal tetap membawa karakter tanpa harus merusak komposisi. Ini adalah titik ketika Lawnmower Deth berhenti menjadi " Band lucu " dan memperlihatkan sesuatu yang jauh lebih penting: mereka bisa menulis thrash. Thrash yang keras. Thrash yang catchy. Thrash yang punya bentuk dan yang lebih menyakitkan bagi para pembenci novelty band: thrash yang memang menyenangkan. " Satan's Trampoline " adalah bukti bahwa humor bukan pengganti musikalitas. Humor hanyalah salah satu senjata mereka. " Dodo Doe " kembali memperlihatkan kemampuan Lawnmower Deth memainkan struktur yang sengaja terasa patah-patah. Ada bagian yang seolah berjalan normal lalu dibelokkan. Ada perubahan vokal. Ada pergantian intensitas dan semua itu dilakukan tanpa kehilangan identitas utama. Mereka memang terdengar seperti band yang tidak percaya kepada kesinambungan. Tetapi anehnya, album tetap terasa sebagai satu kesatuan. Itu bukan kebetulan. Ada konsistensi pada tone gitar, karakter drum, bass dan terutama vokal yang menyatukan seluruh kekacauan.

Hubungan dengan Metal Duck kembali muncul. Split " Mower Liberation Front / Quack 'Em All " adalah bukti bahwa hubungan tersebut bukan sekadar referensi yang muncul kemudian. Kedua band memang berbagi rilisan pada 1989. " Duck Off " hanya memperpanjang lelucon itu. Apakah perlu? Secara musikal, mungkin tidak. Secara identitas, ya. Karena Lawnmower Deth membangun dunia kecil mereka sendiri. Nama panggung berasal dari mesin pemotong rumput. Lirik mengulang karakter dan lelucon. Referensi terhadap teman, band, pub dan budaya populer muncul berulang kali. Album ini seperti inside joke yang secara tidak sengaja dicetak massal oleh Earache. Di sini bayang-bayang S.O.D. terasa kuat. Tetapi Lawnmower Deth tidak menyalin Speak English or Die. Mereka mengambil konsep agresi punk-metal yang sarkastis dan membelokkannya menjadi humor Inggris. " F.A.T. " hanya berlangsung sekitar 55 detik. Namun format pendek itu cukup untuk menyampaikan gagasan dan inilah salah satu tempat di mana album berhasil memahami ekonomi punk: jangan jelaskan lelucon terlalu lama. Pukul. Ledakkan. Selesai. Kemudian mereka menoleh ke arah death/black metal. Riff menjadi lebih gelap. Vokal dibuat lebih brutal. Atmosfer berubah. Lalu Lawnmower Deth merusaknya lagi. Ini bukan sekadar parodi genre. Mereka memahami bahwa death metal memiliki seperangkat kode: riff rendah, vokal growl, atmosfer neraka, terminologi Hades, darah dan kematian. Lawnmower Deth mengambil semua itu lalu memasukkannya ke dalam mesin penghancur humor. Namun menariknya, riff tetap bekerja. Jadi meskipun targetnya adalah genre ekstrem, mereka masih menghormati mekanika musiknya. Album ditutup dengan " March of the Mods ", yang pada edisi LP asli tercatat sekitar 1:11. Pilihan penutup yang tepat. Tidak ada klimaks heroik. Tidak ada solo gitar yang ingin dikenang sebagai warisan. Tidak ada final statement. Hanya Lawnmower Deth yang pergi sambil tertawa dan mungkin memang demikian cara album ini harus berakhir.

0 Comments:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !

Designed by lostinchaos mediazine