VA. Brutally Sickness - Millenium Sounds
Extreme Souls Production 'Kaset 1999
01. Devourment - Choking On Bile/INTRO
02. Injected Sufferage - Fuck & Kill
03. Neuraxis - Lid To Your Soul
04. Bloody Gore - Fetuses Decorated With Blood
05. Keramat - Sengsara Bumi
06. Necropsy - Unrules
07. Avulsed - Stabwound Orgasm
08. Doxomedon - In Portal Somnolent
09. Sadistis - Massacre of Innocent
10. Extreme Decay - Stop the War!!!
11. Cranium - Crisis Teritorial
12. Damnation - The False Awakening (Prophet Lies)
13. Victim Of Rage - Merah Sengketa
14. Vile - Maggot Infestor
15. Vile - Stench of the Deceased
16. Territory - Buried Alive
17. Morbifik - The Adventure of Jack The Rip Off-Part 2
18. Intense Hammer Rage - Siamese Sluts of Fused Flesh
19. Motor Death - Deceiver Brain
20. Sepsism - Pathological Disfigurement
21. Infamy - Pseudophoria
22. Traumatism - Serial Hacking
23. Death Vomit - Senseless Revenge
24. Disinfected - Melted
25. Rotten Sound - Braindead/OUTRO
Mendapatkan Respon dari Jilid pertamanya, ESP Semakin berani dan tertantang untuk terus meraimaikan rilisan berikutnya dengan rilisan album kompilasi sebagai check ombak efisiennya sebelum dilempar beberapa rilisan full albumnya/dipersiapkan berikutnya semacam promo uji coba. bebeapa diantaranya selain rilis perdana, promotape, EP juga beberapa materi album rilis ulang yang akan datang dari band-band daratan luar negeri. package-ya jelas semakin berani dan profesional serta duplikasi sehingga memanjakan banget era penikmat kaset pita saat 90 akhir itu, yang pada saat itu kalo beli 1 cukup didengarkan bareng-bareng, dan kebiasaan buruknya, cuman pinjem doang, mana kadang kagak dibalikin lagi. itulah penyakit yang berkembang diera 90'an. Banyak Metalhead yang mokondo untuk sebatas cari referensi aja.
DEVOURMENT setelah Intro dengan " Choking On Bile ", dengan kata lain siap mencongkel biji peler kalian dari kedasyatan mereka merayakan debut full album " Molesting the Decapitated " rilisan 1999 via United Guttural Records, telah membuka arah musikal BDM baru di tanah air khususnya dengan karakter Slamming BDM ditengah terjangan kuat BDM yang mendominasi kecepatan disemua lini. meski sayang materi album full band tidak terjadi perilisan ulang untuk kawasan Indonesia. Jauh sebelum namanya meraung di Band BDM Kugiran Jasad, kang Man lebih dulu eksis diband Gore Metal-nya INJECTED SUFFERAGE ! dari single terbarunya " Fuck & Kill ", pengaruh kuat Anal Blast begitu meledak ledak hebat hampir disemua pembuluh darah arteri. kemudian dari Kanada ada NEURAXIS, lewat Debut mereka pada tahun 1997, " Imagery ", jelas sangat berbeda dari posisi mereka saat ini, itu pasti! Ini menunjukkan ke mana pengakuan dan label besar dapat membawa kalian. Lagu " Lid To Your Soul " sukses mencuri perhatian beberapa fans death metal dinamis tanah air, " anggaran yang lebih besar dan produksi yang lebih baik otomatis sama dengan album yang lebih baik". Mendengarkan " Imagery ", w tidak bisa mengatakan bahwa ini lebih baik atau lebih buruk daripada keluaran Neuraxis yang lebih baru. Perbedaan antara kedua era tersebut sangat terlihat, meskipun... ini terdengar seperti album yang dibuat tanpa ikatan; hanya sekelompok orang yang ingin membuat death metal yang murni, tanpa batasan dari label rekaman. Sepertinya mereka sangat menikmati proses pembuatannya, dan sebagai hasilnya, saya juga sangat menikmati mendengarkannya. materi demo " Stench of Your Perversions " milik Jakarta BDM Kugiran seperti BLOODY GORE patut merasa bangga dengan kehadiran Demo tersebut sedikit banyak merubah arah musikal BDM Indonesia selanjutnnya. " Fetuses Decorated with Blood " dimuntah begitu aja tanpa tedeng aling-aling. Jauh-jauh dari Kota Sejuk Malang, KERAMAT memperkenalkan single terbarunya untuk nangkring dikompilasi ini lewat " Sengsara Bumi " dengan karakteristik musikal yang lebih intens jika dibandingkan debut mereka sebelumnya. Dan ga kalah ganasnya, Bandung punya NECROPSY untuk memuntahkan " Unrules " sebagai eksekutor utama untuk kekacauan selanjutnya. Unit baru dengan tampang lama dari Barudak Bandung, ada Hendra dan Ratno dari Motor Death, trus Toteng-nya Forgotten, menggergaji kuat lewat dentuman blastbeat edan ! dari Spain ada salah satu Veteran Death Metal, AVULSED dengan " Stabwound Orgasm ", Album ini adalah yang pertama w beli untuk Avulsed. w suka saat itu dan w masih suka sampai sekarang. Band ini agak unik dalam melakukan death metal karena mereka selalu menambahkan sedikit melodi ketika diperlukan dan ini sempurna untuk bertabrakan dengan dinding berat gitar terdistorsi dan vokal yang tercekik. Band Avulsed adalah salah satu pelopor scene death metal Spanyol dan Eropa dan sejauh ini, kita dapat memahami kemampuan mereka dalam menghasilkan musik yang cukup kompetitif, dengan tema gore klasik dan musik yang mengikuti style OSDM. kemudian, salah satu band dinamis Singapura yang udah w tonton sendiri aksi panggungnya secara langsung di GOR Saparua dengan penampilan Gitaris Cewek, Bandung ada DOXOMEDON ! dari materi EP " Evanesce ", Band-band black metal melodi dan simfonik modern terdengar persis seperti " Evanesce " dari Doxomedon. Saya benar-benar tidak bisa memikirkan band mana pun yang mungkin mempengaruhi Doxomedon, karena pada saat itu gelombang baru black metal belum begitu besar. Sekarang, kamu seharusnya mengerti bahwa album ini cukup unik. Doxomedon memainkan melodic black/death metal tanpa ragu. Tidak banyak penggunaan keyboard, hanya untuk intro dan outro lagu pertama dan lagu instrumental. Keyboard-nya menghantui dan merupakan cara yang baik untuk memulai lagu, tetapi Anda bisa merasakan bahwa mereka memiliki potensi untuk membuat lagu yang lebih baik dengan lebih banyak penggunaan keyboard. dari Jakarta ada BDM Unit SADISTIS dengan " Massacre of Innocent " dari materi album " D.O.M. " via Dementia tahun 1999, cukuplah melumat beberapa menit dengan segala kemarahannya. dan dari Malang masih ada invasi kuat dan menghancurkan dari EXTREME DECAY dengan " Stop the War !!! " kelar itu dari Medan ada CRANIUM lewat " Crisis Teritorial " dari debut kaset " Rotten In Nocturnal Aggresssion " yang dirilis selanjutnya oleh ESP tahun 2001. dari Jogja, Camel cs gantian mengamuk lewat proyek buasnya DAMNATION " The False Awakening (Prophet Lies) ", ga kalah ganas dan kasar barudk Bandung, VICTIM OF RAGE Memuntahkan " Merah Sengketa ", selanjutnya pernah menjadi kontroversi, Band Brutal asal Jakarta VILE memuntahkan " Maggot Infestor " dari Debut Album " Systematic Terror Decimation ", band ini dipaksa mengganti namanya oleh Vile dari Amrik langsung, dan sempat mengganti menjadi ABSOLUTE DEFIANCE, dan lucunya di kompilasi ini disandingkan ga beberapa jauh nama yang sama dengan semua kontroversinya, jadilah Gimmick yang menarik pada saat itu, Kalian bisa Men-sandingkan sendiri langsung dengan VILE Asli pimpinan Gitaris Colin Davis dan penampilan drummer sangar Mike Hamilton, yang namanya moncer di Deeds Of Flesh. abis itu ada TERRITORY, Unit BDM dari Jakarta dengan " Buried Alive " mencoba mengoyak gendang telinga kita berikutnya, ada MORBIFIK memperkenalkan " The Adventure of Jack The Rip Off-Part 2 " dari materi full kaset ke-2nya " Gradually Killed in Torture ", akhirnya menjadi lebih keras saat kita mendengar gitar yang lebih bersih, drum yang lebih menggelegar, dan permainan bass yang tidak terdengar seberisik sebelumnya. Masih ada sound yang mentah, tetapi tidak se-mentah EP terakhir. Selain itu, penulisan lagu dan komposisi telah jauh lebih baik. Ada keseimbangan yang lebih baik antara gaya brutal death metal dan grindcore, yang pada gilirannya membuat suasana keseluruhan album terdengar groovy, tetapi juga intens. kemudian Unit asal Tasmanian, INTENSE HAMMER RAGE memuntahkan " Siamese Sluts of Fused Flesh " dari Debut CD pertama " Devogrindporngorecoreaphile " Tahun 1999, Intense Hammer Rage, seperti yang w katakan sebelumnya, tidak memainkan goregrind standar. Sebenarnya, w ragu saya bisa mengklasifikasikannya sama sekali. Hmm jika ada di antara kalian yang pernah mendengarkan Cephalic Carnage yang sangat tua, ini sedikit mirip tapi hanya sedikit sekali. Musiknya sangat teknis, sangat membingungkan, penuh dengan riff start-stop, dan secara keseluruhan, benar-benar tidak biasa. Tidak ada melodi sama sekali. Hanya kebencian dan penyakit murni. Drumnya tidak benar-benar menggelegar, karena sepertinya tidak ada waktu untuk itu. Ada terlalu banyak pengisian dan perubahan waktu yang aneh untuk ledakan generik yang tidak ada gunanya (pesan yang seharusnya diberikan kepada Suck-capitated dan Suck-tician hanya sekadar mengatakan Bassnya mirip dengan band The Day Everything Became Nothing. Bukan dalam penyampaian, tapi ini sangat berat, kalian akan merasakan gendang telingamu menekan sisi-sisi otakmu. Produksinya sedikit lemah, tetapi sangat cocok dengan musiknya. tetap garang dari Bandung punya, MOTOR DEATH memperkenalkan single barunya dengan siksaan dasyat lewat " Deceiver Brain ", dari Amrik ada SEPSISM tampil menantang dengan " Pathological Disfigurement " dari materi full album pertamanya " Purulent Decomposition " tahun 1999, Materinya memiliki Sound yang bersih dan tajam yang mengejutkan efektif. Gitar masih terdengar enak dan renyah, dan bass mengikuti dengan sempurna, tetapi sound keseluruhannya jauh lebih halus daripada kebanyakan BDM, dan tidak melemah karenanya. Secara musikal, " Purulent Decomposition " cukup sederhana dan mudah dicerna, paling mirip dengan sesama BDM Fleshgrind atau maestro sederhana yang terkenal, Jungle Rot. Riff-nya sederhana namun sangat solid dan ada berbagai macam groove yang luar biasa (ya, groove, sialan); setiap lagu mudah diingat dan catchy tetapi tetap menunjukkan garis keturunan brutalnya. Ada banyak perubahan dalam kecepatan dan gaya untuk menjaga minatmu, seperti halnya hampir semua metal yang tidak ingin mengecewakan, dan ini tidak berlebihan di mana mereka melakukan sesuatu yang baru begitu cepat sehingga kamu tersesat. Pada dasarnya ini adalah album death metal yang segar dan menggugah, meskipun tetap brutal ! dari Bandung sendiri kemudian tampil INFAMY masih dengan karakteristik Lamanya yang lebih bergaya MDM " Pseudophoria " akan begitu berbeda jika kita sandingkan dengan konsep mereka pada saat ini. Dari Kanada ada TRAUMATISM Memperkenalkan " Serial Hacking ", band ini menyerang dengan dosis tajam grindcore yang dipengaruhi death metal, dengan gaya raw dan garang. Kanada memiliki reputasi yang baik dalam hal ekstremitas metalik, baik di masa lalu maupun sekarang, Bertentangan dengan spesimen yang disebutkan, Traumatism bukanlah band black, thrash, atau murni death metal, tetapi mereka memainkan grindcore, dengan tambahan elemen tajam dari brutal death metal primitif. Ini menempatkan mereka di antara orang-orang sejalan seperti Excruciating Terror, S.O.B., era " Extreme Conditions ..." Brutal Truth, Terrorizer, dan karya awal 90-an dari Napalm Death. Dalam permainan gitar terdapat semangat dari band-band death metal AS yang lebih keras seperti Broken Hope, Cannibal Corpse yang lama, dan Torture Krypt, yang menambahkan sedikit lebih banyak keunggulan teknis pada serangan sonik mereka. Ini adalah musik yang jelas bukan untuk penggemar AOR biasa, dengan banyak blastbeat liar yang berterbangan, bertabrakan dengan riff ganas dan geraman serak serta teriakan yang menghancurkan pikiran, meninggalkan ruang yang cukup untuk bagian yang lebih lambat sesekali. Musik yang mudah berubah, memang, yang dituangkan ke dalam lagu-lagu pendek dan agresif yang bertujuan untuk dampak dan intensitas, daripada keahlian musik. debut album " Grossly Unfair... " berhasil diedarkan oleh ESP tahun 2000 an. jagoannya Kota Gudeq, Jogjakarta, siapa kalo bukan DEATH VOMIT memperkenalkan " Senseless Revenge " dari materi paling Gokil-nya ditahun 1999 yang kemudian dirilis ulang oleh ESP tahun 2002. kemudian setelah itu Bandung punya jagoan baru mengerikannnya, DISINFECTED memperkenalkan debut " Melted " tahun 2000 secara Ekslusif ESP mengerjakannya debut ini menjadi begitu sangat luar biasa. dan sebagai Closing-nya ada ROTTEN SOUND Dengan " Braindead " dari debut album " Drain " tahun 1999 via Repulse Records menjadi penutup yang dramatis untuk kompilasi debut Brutally Sickness - Millenium Sounds !
Noted : Selamat datang di arsip kebisingan. Mari kembali mengunjungi era ketika musik ekstrem Indonesia belum mencari pengakuan karena sejak awal, ia memang lahir untuk menjadi ancaman. kemudahan itu berdiri di atas penderitaan panjang sebuah generasi yang pernah dianggap bising, sesat, dan tidak memiliki masa depan. Sejarah memang punya kebiasaan buruk: menikmati hasilnya, lalu melupakan mereka yang membangunnya. Karena itu, beberapa rilisan Indonesia dari era 90-an bukan sekadar album tua yang berdebu di rak kolektor. Mereka adalah artefak. Dokumen hidup. Bukti bahwa negeri ini sejak awal telah memelihara bibit kebrutalan musikal yang terlalu liar untuk dipelihara, namun terlalu berharga untuk dilupakan. Potensi yang sejak hari pertama sudah terdengar berbahaya. Rubrik Review khusus ini w namakan " HOMEGROWN INDONESIAN MENACE " atau (HIM) bukan sekadar nostalgia murahan atau romantisme para generasi yang hari ini kalian olok olok sebagai " Para Oruang tua ". Ini adalah upaya membuka kembali lembaran sejarah yang membentuk identitas musik ekstrem Indonesia, sebuah percik'an kisah tentang karya-karya yang menolak tunduk pada zaman, tetap relevan, dan masih sanggup menggigit puluhan tahun kemudian, dimana kita masih menjadi pengkonsumsi musik cadas sejak awal dekade 90-an, masa ketika ekstremitas belum menjadi komoditas, ketika kaset digandakan berkali-kali hingga suaranya remuk, zine fotokopian berpindah tangan seperti barang selundupan, dan setiap rilisan baru terasa seperti menemukan senjata rahasia.


0 Comments:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !