Sins Of Omission - The Creation CD 1999

Sins Of Omission - The Creation
Black Sun Records CD 1999

01. Eager for the Fray 02:44      
02. Reap the Storm 04:03       
03. The Creation 04:19       
04. Burn the Night 04:10       
05. The Experiment 04:41     
06. Let Them March 02:48      
07. The Serpentine Route 04:23     
08. To the Grind 04:54      
09. Exhibition of Sins 09:16


Toni Kocmut - Vocals, Guitars
Martin Persson - Guitars
Thomas Wallander - Bass
Dennis Ekdahl - Drums

 
Ada satu kutukan yang selalu menghantui sejarah musik metal, kutukan itu bukan penjualan album yang buruk, bukan pula konflik internal, bukan masalah label, melainkan lahir terlalu dekat dengan mahakarya, dan pada akhir dekade 1990-an, hampir tidak ada bayangan yang lebih besar dalam melodic death metal selain " Slaughter of the Soul " milik At the Gates. Album tersebut tidak hanya mengubah lanskap MDM Swedia, tetapi juga menciptakan efek domino yang luar biasa. Dalam beberapa tahun berikutnya, puluhan hingga ratusan band bermunculan mencoba menangkap kembali sihir yang sama. Sebagian terdengar seperti salinan murah. Sebagian menjadi karikatur. Sebagian lagi tenggelam tanpa meninggalkan bekas. dan kemudian ada Sins of Omission, band yang mungkin tidak pernah mendapatkan status legendaris seperti para seniornya, tetapi cukup cerdas untuk memahami bahwa meniru inspirasi tidak cukup. Mereka harus menambahkan sesuatu yang menjadi identitas mereka sendiri, hasilnya adalah " The Creation ", salah satu album MDM paling diremehkan dari penghujung abad ke-20. Produk Langsung Dari Ledakan Gothenburg Sound, mari kita singkirkan satu fakta sejak awal, yups pengaruh At The Gates ada di mana-mana, tidak perlu menjadi detektif musik untuk menyadarinya. Dari pendekatan riffing, agresivitas ritmis, hingga pola vokal yang jelas mengingatkan pada Tomas Lindberg, DNA " Slaughter of the Soul " mengalir deras dalam album ini, namun yang menarik adalah Sins of Omission tidak berhenti di situ, mereka juga menyerap elemen-elemen melodik dari In Flames era pertengahan 1990-an dan menyuntikkannya ke dalam fondasi agresif ala At The Gates, di tangan banyak band, perpaduan semacam itu bisa terdengar seperti produk laboratorium yang gagal, di tangan Sins of Omission? justru menghasilkan sesuatu yang mengejutkan ketika Melodi Menjadi Senjata Utama, Kelebihan terbesar " The Creation " bukanlah kebrutalan, bukan kecepatan, bukan pula intensitas. Kekuatan utamanya terletak pada kemampuan menciptakan melodi yang benar-benar melekat di kepala, dan di sinilah album ini mulai membuat beberapa nama yang lebih terkenal terlihat sedikit tidak nyaman.

Lead guitar dalam album ini luar biasa, bahkan dalam beberapa momen, kualitas melodinya terasa lebih elegan dan lebih berani dibanding banyak karya At The Gates sendiri, pernyataan yang mungkin akan membuat beberapa puritan Gothenburg langsung meraih obor dan garpu rumput. namun dengarkan saja lagu pembuka " Eager For The Fray " atau title track " The Creation ", di sana terdapat keseimbangan sempurna antara agresi dan melodi yang menjadi alasan mengapa MDM Swedia pernah begitu dicintai. Salah satu penyakit terbesar MDM era akhir 1990-an adalah banyak band terlalu sibuk menciptakan melodi hingga melupakan kualitas riff utama, akibatnya lagu terdengar indah tetapi kehilangan gigi, Sins of Omission menghindari jebakan tersebut, sebagian besar riff dalam album ini bekerja sangat efektif, tidak semuanya sempurna, mungkin sekitar seperempat materi terdengar sekadar " keren ", namun sisanya benar-benar kuat, ada ketajaman khas Swedia, ada rasa thrash metal yang terus menggeram di bawah permukaan, ada struktur yang terasa dipikirkan dengan matang, album ini tidak pernah terdengar asal jadi bahkan ketika lagu mengambil jalur yang lebih melodik, fondasi riff tetap menjaga agresivitasnya. Produksi Yang Menolak Menua, salah satu aspek paling mengesankan dari " The Creation " adalah kualitas produksinya. dirilis melalui Black Sun Records yang sayangnya tidak bertahan lama memasuki milenium baru, album ini memiliki sound yang masih terasa segar hingga hari ini, gitar ritme terdengar tajam seperti pisau bedah, tidak terlalu modern, tidak terlalu kasar, tepat di titik yang ideal. Bass tetap hadir dan mendukung keseluruhan struktur lagu. Vokal memiliki ruang bernapas, dan secara keseluruhan, album ini terdengar jauh lebih baik dibanding banyak rilisan MDM sezamannya yang kini terasa usang, banyak album modern dengan anggaran puluhan ribu dolar masih gagal mencapai keseimbangan sonik seperti ini. Vokal: Lindbergisme (yang Berhasil, Toni Kocmut jelas mendengarkan banyak At The Gates, dan ia tidak berusaha menyembunyikannya. Vokalnya memiliki karakter yang sangat dekat dengan Tomas Lindberg, geraman serak, nada putus asa, kemarahan yang terdengar seperti seseorang sedang berteriak dari dasar jurang eksistensial, Namun perbedaannya terletak pada eksekusi, Ini bukan imitasi murahan, ini adalah interpretasi yang cukup kuat untuk berdiri sendiri, dan karena kualitas materi lagunya tinggi, kemiripan tersebut justru menjadi keuntungan, bukan kelemahan, eksperimen yang Tidak Menghancurkan Album yang menarik dari " The Creation " adalah keberanian band keluar dari zona nyaman tanpa kehilangan arah. lagu seperti " The Experiment " memperlihatkan penggunaan vokal harmonis bernuansa operatik yang cukup mengejutkan. sementara " The Serpentine Route " menghadirkan nuansa progresif melalui gitar akustik dan atmosfer yang lebih suram, untungnya, eksperimen ini dilakukan dengan dosis yang tepat. mereka muncul sebagai variasi, bukan sebagai upaya memaksakan identitas baru, akibatnya album tetap terasa kohesif dari awal hingga akhir. 

Masalah terbesar Sins of Omission bukan kualitas, masalah terbesar mereka adalah waktu, tahun 1999 adalah periode ketika pasar MDM Swedia sudah terlalu padat, At The Gates telah menciptakan standar, In Flames sedang naik daun, Darkane mulai menarik perhatian, Soilwork berkembang cepat, nama-nama baru bermunculan hampir setiap bulan, dalam situasi seperti itu, bahkan album sebagus " The Creation " pun berisiko tenggelam. dan itulah yang terjadi, bukan karena kualitasnya kurang, tetapi karena terlalu banyak kompetitor yang memainkan permainan serupa. " The Creation " adalah contoh sempurna bagaimana sebuah album bisa menjadi korban sejarah, dirilis pada saat yang salah, dalam genre yang terlalu ramai, di bawah bayang-bayang raksasa yang terlalu besar, namun ketika debu nostalgia disingkirkan dan album ini didengarkan dengan telinga yang objektif, kualitasnya menjadi sangat jelas. Melodi yang kuat, riff yang tajam, produksi yang bertahan melawan waktu, Vokal yang penuh karakter. dan kemampuan menulis lagu yang jauh melampaui status kultus yang dimilikinya. bagi fans fanatik " Slaughter of the Soul ", album ini bukan sekadar alternatif. Ia adalah bukti bahwa Gothenburg Sound masih mampu menghasilkan karya luar biasa bahkan ketika sebagian besar dunia mulai menganggap formula tersebut sudah jenuh. Sins of Omission mungkin tidak pernah menjadi legenda, tetapi " The Creation " adalah pengingat bahwa tidak semua album hebat mendapatkan pengakuan yang layak, dan terkadang, justru album-album terlupakan itulah yang memberikan kejutan terbesar ketika ditemukan kembali bertahun-tahun kemudian. Salah satu permata tersembunyi MDM Swedia yang seharusnya mendapat tempat lebih besar dalam sejarah genre. Sebuah album yang tidak hanya meniru warisan At The Gates, tetapi sesekali bahkan cukup berani untuk menantangnya.

0 Comments:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !

Designed by lostinchaos mediazine