Blodwen - XII Digipack CD 2016
































Blodwen - XII
Hitam Kelam Records Digipack CD 2016

01 White Winter Night
02 Midnight Fairy Tales
03 Rabbit Hole Suite
04 For A New World
05 Cry Out To Me

Bernice Nikki - Vocals
Alexander Lexy - Guitars
Indra Bayu Rusady - Guitars
Bayu Djody Gondokusumo - Bass
Nikolaus Praditya - Drums, Cajon

Menikmati sisi kelembutan diantara Distorsi dan tempo cepat terkemas indah dalam kekuatan akustik menawan, adalah poin menarik mengapa " XII " menjadi rilisan dari Hitam Kelam Records yang paling berkesan? ketika geliat Industri rilisan lokal masih terlalu terbawa arus mainstream " permainan " pasar untuk Extreme Genre saja, Symphonic Metal dengan sentuhan kental Neoclassical Power Metal keren asal Jakarta, BLODWEN, Bahkan sampai hari ini berani Gw Katakan, mereka adalah Band dengan konsep musikal Excited. dari Aransemen, pemilihan scale melodi hingga harmoni matang, ditandai lagi Blodwen memiliki performance female vokal yang begitu kuat dan Swear, Gw bangga sekali kalau Scene tanah air punya Band se-keren ini serta sudah ditunjukkan dalam deret diskografinya. menjelang pergantian tahun 2016 dan sekaligus merayakan Indah-nya Natal, sepertinya " XII " memang menjadi Kado Blodwen, 5 track pilihan yang Blodwen aransemen ulang sangat menyejukkan dalam extract Unplugged. tentu ini akan menjadi pengalaman menarik di Scene tanah air ketika distorsi dan sound yang berat dihadirkan dalam sebuah kelembutan harmoni, well rasakan sensasi luar biasa ketika imajinasi kita diajak terbang dalam perjalanan ruang dimensi Blodwen, It's a nakedly emotional record, Unintentionally so, as the subtext means more than the main themes of how Blodwen wanted to prove its worth and diversity, showcasing the depth of their songwriting. dan ucapkan selamat tinggal 2016 dengan discovering cooling down stuff. this an unforgettable document of heavy tension and artistic genius.

Melepas penat yang keras mencekeram indera dengar yang menyatu dengan kata hati, rasanya kita juga seperti menikmati kembali Memori perjalanan hidup dari masa silam ketika kemasan mediocrity menjadi sebuah Representasi-nya, yaa... sebelum mendengarkan materi " XII ", Gw hanya merekomendasikan kalian agar cukup duduk manis sambil menikmati sore atau merenung dimalam yang indah lewat sajian sangat menenangkan seperti ini, biarkan kenangan kalian yang bercanda dan larut dalam setiap keheningan malam. let's making Synchronized Movements. " White Winter Night ", dari balada track dengan elemen kental Symphonic/Heavy metal yang sebelum sudah diperkenalkan via album " Winter Falls ", kali ini diaransemen semakin melelehkan hati cukup petik akustik, dan Gw semakin menikmati alunan kekuatan vokal Bernice Nikki yang Gw kagumi sejak awal. Talenta seni memang telah menjadi bagian yang mendarah daging sejak lama. kolaborasi teknik bernyanyi ala Tarja Turunen, Sharon den Adel, Simone Simons, Sarah Brightman, Maria Callas, hingga Javier Navarette telah membentuk karakter bernyanyi mempesonanya, dan dengerin saja, bagaimana Bernice begitu sangat menikmati setiap scale, lekuk oktaf dan penjiwaan penuh-nya yang Melankolis, dan pastinya Gw belum menemukan karakter seperti ini di Scene Tanah air, Hails ! It’s a Consummate performance for sure, and at times she even reverts to the more familiar Quasi-operatic Approach utilized by many in the Symphonic metal genre with aplomb when the need arises. Instrumen seperti Contrabass, Synth dan Cajon rupanya sementara menggantikan elemen distortif seperti menukar ketegangan tuning, sederhana memang cara Blodwen menggubah kembali bentuk keras menjadi sebuah kelembutan. terus terang ini menjadi pengalaman pertama Gw menulis materi non distorsi, dan kebetulan Gw juga sangat menikmati presentasi seperti ini, jadi ga jadi problem, karena sisi lembut Gw yang kali ini harus berbicara ketika penat melanda otak.  through darkness holographic come looked comfortable. " Midnight Fairy Tales ", dari album pertama " Black Symphony ", brooding strings and post-breakup songs, menampilkan akustik balada yang menari dari segi aransemen dan gaya bernyanyi Bernice Nikki yang seakan ingin mengajak menari dansa kecil. choices are spot on depicting what each individual track calls for concerning vocal deliveries, Yippee. tanpa memberi karakter bernyanyi menantang seperti di scale track lagu Bombastis-nya, style bernyanyi Sarah Brightman dan Maria Callas coba diblending lebih nge-pop, begitu pula dengan track " Rabbit Hole Suite " dari album " Winter Falls ", Pentatonic Arphegio scale gitar Alexander Lexy tampil lebih manis, dan pada refrainnya, Bernice pun tidak banyak menaikkan Oktaf-nya seperti pada versi awal lagu yang cepat dan Powerfull, yaa kita kali ini cukup menikmati sekali lagi ektrak kelembutannya. and hear tones on the tune are downright Scintillating and almost sexy. kemudian nuansa " For A New World " sudah kita kenal sebelumnya memiliki aransemen dengan sound yang berat di setlist awal album " Winter Falls ", namun kali ini cukup nikmati gubahan cantik lewat petikan Akustik, synthesizer, Contrabass dan Cajon, keindahan track ini serasa cukup memberi kesejukan atmosfir Gothic yang mencekam. This track is about as musically sound as one can find in any composition on a contemporary Gothic record, and Blodwen meld skilfully together, cool ! untuk setlits terakhir, Blodwen memainkan kembali " Cry Out To Me " dari materi album pertama " Black Symphony ", telah melengkapi perjalanan imajinasi kita menembus ruang dimensi dan Ilusi dengan Ending yang menyenangkan hati dan pikiran. still brings something different to the album, Blodwen share the warmth and quality Unimpeachable voice and ability to create musical genius.

There are little moments that I actually found myself humming to after enough repeated listens, but " XII " Strongest Characteristic is that it seems to completely lack Character. bisa jadi " XII " menjadi rilisan termanis Hitam Kelam Records diantara deret distorsi, menambah sentuhan rasa tak terlupakan bagi penikmat musik tanpa distorsi, Blodwen persembahkan kehangatan suasana perayaan Natal dan menjelang pergantian tahun. " XII " aransemen inventif menarik penawar dahaga disaat Distorsi terlalu meracuni naluri. A captivating experience in its entirety, " XII " succeeds on all levels, taking the creativity and expressive performance of this talented group of players to new heights and solidifying Blodwen position amongst the best songcrafters of their kind. In all justice, your attention to this fine album is Strictly Compulsory. if you want to listen to it just to listen to some good music, this album also fits the bill, yeah, you must have this now.











CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !