Sektor - Ultimate Threat EP 1996

Sektor - Ultimate Threat
Sobermind Records EP 1996

01. Inner Pain 03:16      
02. Altar Boy 02:08      
03. Debase 02:45      
04. Illusion 01:59      
05. Certain 04:05


Jeroen Sektor - Vocals
Piet Cardoen - Guitars
Lenny - Bass
Bert Guillemont - Drums


Di tengah reputasi besar H8000, Sektor sering berdiri sedikit di belakang bayang-bayang Congress dan Liar. Bukan karena mereka tidak penting, tetapi karena sejarah memang memiliki kebiasaan buruk: beberapa nama dijadikan monumen, sementara yang lain dibiarkan menjadi catatan kaki. Ultimate Threat adalah salah satu catatan kaki yang pantas dibongkar kembali. Sektor berasal dari Beselare, West Flanders, dan hanya aktif dalam periode singkat, sekitar 1996–1997. Mereka meninggalkan " Ultimate Threat ", split dengan Vitality, lalu " Human Spots of Rust ". Dalam konteks H8000, mereka merupakan bagian dari gelombang metallic hardcore yang membuat batas antara hardcore dan metal semakin tidak berguna dan " Ultimate Threat " menangkap mereka sebelum semuanya menjadi lebih rumit. Bahkan lebih menarik: sebelum Sektor terdengar seperti Sektor versi album penuh. Bassist Wouter " Lenny Sektor " Cael mengakui bahwa Integrity merupakan pengaruh besar mereka, bersama Ringworm, dan menggambarkan pendekatan Sektor ketika itu sebagai sesuatu yang mentah, tidak dipoles dan langsung. Lagu-lagu dibangun melalui latihan dengan metode yang nyaris tanpa teori dibuat sebagaimana adanya, tanpa terlalu banyak berpikir. Hasilnya terdengar persis seperti itu.

" Ultimate Threat " bergerak di wilayah yang sangat jelas: Integrity bertemu thrash metal, lalu dilempar ke dalam disiplin hardcore H8000. Bayangkan gitar yang memiliki bayangan Slayer dan Kreator, kemudian dipaksa memainkan riff-riff chunky dengan swagger jalanan. Sesekali mereka menyalakan blasting seperti pada " Illusions ", tetapi Sektor tidak pernah terdengar seperti band death metal yang kebetulan sedang bermain hardcore. Mereka tetap memahami bahwa riff harus memiliki tubuh, ruang, dan pukulan. Itulah kekuatan utama EP ini. Riff-nya sederhana. Namun sederhana bukan berarti miskin. Sebaliknya, Sektor memahami bahwa satu riff yang tepat bisa melakukan lebih banyak kerusakan daripada sepuluh riff yang ditulis hanya untuk memperlihatkan bahwa gitarisnya punya jari. " Altar Boy ", salah satu materi utama dari rilisan tujuh inci tersebut, langsung menunjukkan formula itu: gitar berat, hentakan stop-start, groove yang kasar dan energi yang terasa seperti berasal dari ruang latihan, bukan laboratorium produksi. Versi tujuh incinya memang sangat singkat; katalog Metal Archives mencatat " Ultimate Threat " sebagai EP tujuh inci Sobermind Records dengan edisi 1.000 kopi dan justru keterbatasan itu membuat musiknya efektif. Tidak ada ruang untuk kemewahan. Tidak ada solo panjang. Tidak ada intro tujuh menit yang mencoba memberi kesan bahwa band ini sedang menemukan makna hidup. Riff masuk. Tubuh bergerak. Lagu selesai.

Pengaruh Integrity sangat kentara, tetapi Sektor tidak sekadar menjiplak " Humanity Is the Devil ". Perbedaannya berada pada cara mereka memasukkan bahasa thrash ke dalam kerangka tersebut. Ada sesuatu yang lebih metal di sini dibanding sebagian besar materi H8000 kontemporer. Namun metalnya tidak datang dengan sifat bombastis. Ia datang sebagai kekerasan mekanis. Gitar memiliki bobot, tetapi tetap terdengar kasar. Produksi barebones justru menjaga agar setiap hentakan terasa dekat. Tidak terdengar seperti rekaman yang sedang berusaha menjual dirinya kepada siapa pun. Ia terdengar seperti benda yang dibuat untuk komunitas kecil dan kemudian dilempar ke luar pagar. Itulah yang membuat " Ultimate Threat " menarik secara historis. Pada pertengahan 1990-an, death metal sudah memiliki industri, katalog, formula, dan terlalu banyak band yang terdengar seperti salinan dari salinan. H8000 menawarkan sesuatu yang lebih sederhana: metal tanpa pretensi metal, hardcore tanpa takut menjadi metal. Sektor berada tepat di persimpangan itu dan mereka tidak meminta izin. Ada kecenderungan buruk dalam membaca rekaman lama: menganggap semakin sederhana berarti semakin primitif. " Ultimate Threat " justru membantah itu. Komposisinya memang tidak kompleks. Tetapi lagu-lagu ini memiliki gerak. Ada aksentuasi, perubahan tempo, breakdown, hentakan mendadak dan riff yang cukup catchy untuk tertanam setelah beberapa kali dengar. Inilah bagian yang sering dilupakan ketika membicarakan H8000 sebagai sekadar " Metallic Hardcore ". Scene tersebut tidak hanya menghasilkan suara berat. Ia menghasilkan naluri songwriting. Sektor tahu kapan riff harus berputar, kapan harus berhenti, dan kapan harus menghantam lagi. Itu sebabnya rekaman seperti ini masih terasa lebih hidup daripada banyak rilisan yang secara teknis jauh lebih canggih. Teknik bisa dipelajari. Insting tidak.

Kemudian datang penutup yang hampir terlalu sempurna untuk konteks 1990-an: sample " Sektor wins! Fatality! " Nama band itu sendiri berasal dari karakter robot merah dalam Mortal Kombat 3, sebuah pilihan yang sangat masuk akal untuk generasi remaja yang tumbuh bersama arcade, kekerasan digital dan soundtrack kehidupan yang sebagian besar terdiri dari gitar distorsi. Sumber sejarah H8000 juga mengonfirmasi asal-usul nama tersebut dan keberadaan sample Mortal Kombat pada penutup " Ultimate Threat ". Hari ini mungkin terdengar konyol. Pada 1996? Itu masuk akal. Bahkan lucunya, sample tersebut justru memperlihatkan sisi manusiawi dari scene yang sering digambarkan terlalu serius. Di balik straight edge, vegetarianisme, etika komunitas, agresi musikal dan identitas H8000, tetap ada anak-anak muda yang memainkan Mortal Kombat dan menganggap karakter robot bersenjata rudal dari perut sebagai nama band yang keren dan memang keren. Jauh lebih keren daripada sebagian nama band metal kontemporer yang terdengar seperti generator password. " Ultimate Threat " bukan rekaman yang sempurna. Bahkan seorang tokoh scene H8000, Hans Verbeke, pernah menilai rilisan tujuh incinya tidak sempurna dan tidak sepenuhnya menangkap kekuatan live Sektor, meskipun ia tetap menyatakan kecintaannya terhadap rekaman tersebut. Tetapi kekurangan itu tidak menghilangkan relevansinya. Justru sebaliknya. Sektor terdengar seperti band yang sedang bergerak cepat, sebelum industri, studio dan ekspektasi genre sempat mengejar mereka. Band ini kemudian bergerak ke arah death metal yang lebih berat pada Human Spots of Rust, dan perbandingan terhadap kedua rilisan tersebut memperlihatkan sesuatu yang menarik: " Ultimate Threat " memiliki impact yang lebih ramping, lebih langsung dan lebih dekat dengan akar Integrity/H8000 mereka.

Maka nilai " Ultimate Threat " bukan karena ia menawarkan sesuatu yang belum pernah terdengar sebelumnya. Ia menawarkan kombinasi yang sangat tepat pada waktu yang sangat tepat. Hardcore, Thrash, Metallic groove. Sedikit blasting. Produksi kasar dan agresi yang tidak membutuhkan penjelasan. " Ultimate Threat " adalah Sektor sebelum mereka menjadi terlalu sibuk menjadi metal. Di sinilah mereka terdengar paling tajam: mentah, ringkas, chunky, agresif, dan cukup melodis untuk melekat tanpa pernah menjadi manis. Tidak ada ambisi untuk menjadi mahakarya. Tidak ada pretensi sebagai revolusi. Hanya sebuah band H8000 yang mendengar Integrity, Slayer, Kreator dan Ringworm, memasukkan semuanya ke ruang latihan, lalu keluar dengan sesuatu yang terdengar seperti jalan raya West Flanders yang diberi amplifier Marshall dan niat buruk. Itulah daya tariknya. " Ultimate Threat " mungkin tidak akan mengubah hidup siapa pun. Tetapi ia tidak perlu. Ia hanya perlu menendang pintu, meninggalkan bekas sepatu, lalu menghilang sebelum pemilik rumah sempat bertanya siapa yang datang.

0 Comments:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !

Designed by lostinchaos mediazine