Kapital - Semesta Rawa CD 2017
































Kapital - Semesta Rawa
Armstretch Records CD 2017
https://www.facebook.com/pg/kapitalborneo
http://www.reverbnation.com/kapital
http://twitter.com/KAPITAL_BUAS
http://www.youtube.com/user/betaus182

01 Mutu Manikam 04:11    
02 Hybrid Kanibalis 04:13    
03 Karma 04:08    
04 Sajak Matahari 03:28    
05 Semesta Rawa 04:18    
06 Seperti Api 03:19    
07 Deru Perahu 04:19    
08 Aksara Kata Sintesa 05:53    
09 Pecut Dan Redam 03:20    
10 Laksana Supernova 04:09    
11 Bangun dan Beranjak 04:40    
12 Amarah dan Luka 03:43


Akhmad Akbar Haka Saputra - Vocal
Dhani Arinda - Guitar, Back. Vocal
Ari Wardhana - Gitar, Back. Vocal
Indra Kusuma - Drums


Tak ada arti khusus akan sebuah nama dari KAPITAL, hanya sebuah kata yang secara estetika terlihat dan terdengar mudah di ingat, dan secara kamus bahasa Indonesia yang mempunyai arti yang berarti BESAR. menjadi eksistensi yang digagas sejak tahun 2004 dengan nama awal sebagai The Pistol, Frontman Akbar Haka Cs yang memang satu visi terobsesi bermusik dan menjajah beberapa panggung dengan konsep Hardcore paling liar dan mencakar selanjutnya jadi langkah mereka makin serius hingga tahun 2007, dan ketika nama baru sebagai KAPITAL sukses menjadi moodbooster, band mulai mempersiapkan debut full album pertama " Metalmorphosis " yang berhasil dilepas tahun 2009 via Peluru Tajam, album yang mulai sukses mengenalkan sekaligus menancapkan taring runcing pertama mereka di Bumi Borneo, Kalimantan. sukses memang tidak selamanya membuat langkah mereka makin lurus, karena beberapa kali terjadi pergantian formasi perlahan mendewasakan konsep bermusik mereka. selang hanya 2 tahun dengan formasi solid album pertama, masih bareng Peluru Tajam, full album ke-2 " Reinkarnasi " tahun 2001 berhasil dilepas, dan puncaknya hanya berjarak 1 tahun album ke-3 " Symphony Kegelapan " makin mendongkrak nama Kapital sebagai penjajah panggung Nasional makin diperjelas dengan debut album Kompilasi " Teror dari Belantara ", Kapital juga sukses memporak porandakan beberapa event bergengsi di Tanah air. sangat konsisten dan Produktif jika Gw ikuti perjalanan Kapital, berselang ga lama, EP " Anonymous " tahun 2015 sejak mereka kerja bareng dengan Distorsi Records. dan tahun 2017, Kapital kembali menorehkan sejarah keemasannya dengan bergabung di roster Armstretch Records untuk melepas debut full ke-4 " Semesta Rawa ". tetap idealis dengan warna root Metalcore dengan beberapa sentuhan warna Melodic Death Metal, Gw rasa, Kapital makin menemukan klimaks bermusiknya di materi Gress yang memuat 12 track powerfull. it’s still pretty good Metalcore band, which is what we’ve heard And to be honest, that’s not always a bad thing. Consistency is sometimes the biggest thing we want out of a band and a new album, and if it’s one thing Kapital has been, it’s consistent. karena ini mungkin akan membuat adrenalin mendidih ke semua Fans Metalcore in vein. Mungkin beberapa fans ingin mendengar mereka mencoba sesuatu yang baru, atau mencelupkan jari-jari kaki mereka ke sesuatu yang sedikit berbeda dari yang biasa mereka dengar. Tapi pada saat yang sama, Gw yakin banyak orang hanya ingin mendengar Kapital tetap eksis di konsep musikalnya, dan inilah yang akan jamin kalian dapatkan sebuah titik kepuasan terbaik di " Semesta Rawa ", Yess, The band successfully takes different styles of metal, and hardcore and blends them together to raise the bar for the throngs of other bands that are trying to compete for space in the almost too crowded genre. This bands sound takes melodic hardcore elements, blends them with metal precision, and driving, yet not so predictable, riffs and manages to keep a very tough Hardcore & Deathcore integrity with vocals that are in your face from start to finish !

Love them or hate them, Kapital has still quickly become a force to be reckoned with in the Most Indonesian Metalcore scene today. kita mulai dengan lagu yang ga langsung bikin tensi Adrenalin meledak " Mutu Manikam ", dimulai dengan permain piano yang pilu hingga detik ke 41 harus pecah dengan dengan hentakan sangat agresif dan berat, karakteristik yang cukup mengingatkan Parkway Drive era " Deep Blue " atau " Atlas " dengan blend keras Motionless In White era " Reincarnate " dan " Graveyard Shift ", meski ketukan tempo yang makin terdengar cepat dan berat, tenang aja, Kapital masih punya part cooling down dengan Clean vocal khas ala Killswitch Engage atau As I Lay Dying. typical vocal Akbar Haka makin terdengar low dan berat ala band-band Deathcore, tapi tetap konsis menyanyikan clean vocal type yang mengingatkan banget Gw dengan suara khas Solo vocalis seperti Nugie atau Bobby Kool-nya SID, ya karena Gw pikir ada banyak orang yang setuju bahwa Karakter vocal clean Akbar telah jauh membaik. kalian bisa mendengar autotune-nya lebih banyak daripada yang lain, tapi bahkan mendengarkannya bernyanyi secara langsung, kalian akan mendengarkan sendiri peningkatan enerji yang nyata dari tahun-tahun sebelumnya. Dengan keyakinannya yang baru ditemukan, kalian mendengarnya mencoba begitu banyak hal yang berbeda dengan suaranya. You could argue that he's losing sight of his own sound because of all these changes, but I welcome the variety and talent it takes to pull off all these styles. Aransemen komposisinya makin ga diragukan lagi kedewasaannya meracik beberapa bar dan lick keren menjadi sebuah persembahan Core terbaik hari ini serta didukung dengan sound yang siap mengantarkan eksistensi Kapital masih yang terbaik. penulisan lirik lagu yang lebih simpel dan mengena, sebagai bentuk totalitas akbar bagi Kapital adalah Amunisi penggerak alam bawah sadar fans. memang menurut pandangan Gw pribadi, semakin matang sebuah karya itu bukan menampilkan komposisi yang berat dan rumit untuk dicerna siapapun, melainkan sajian catchy yang bisa dinikmati oleh siapa saja yang mendengarkannya, simple ! makin keras menghantam lagi, " Hybrid Kanibalis ", Provokasi hentakannya memang sanggup menghipnotis fans untuk responsif lewat komposisi kompleks tanpa harus melelahkan otak. meski penampilannya makin tersulut tradisi garang, beberapa clean vocal tetap menghidupkan suasana, persis ketika kita mendengarkan kembali " Alive or Just Breathing ", " The End of Heartache ", " As Daylight Dies " nya Killswitch Engage atau " Beneath the Encasing of Ashes ", " An Ocean Between Us ", " The Powerless Rise " nya As I Lay Dying, tapi Kapital nge- Mix lagi dengan perpaduan karakteristik sentuhan lebih berat ala Deathcore style, rasanya Typical The Ghost Inside, Parkway Drive atau Motionless In White terus menjadi hantu mencekam ! have not only distilled the Essence of their influences into an even Darker cohesion, they’ve Reanimated the creatively Bankrupt corpse of industrial rock, disrupted the by-numbers routine of Electronic tinged Metalcore and delivered furious rock songs with a widescreen presence that makes an IMAX theater feel like an iPad screen. " Karma " coba terus mengaduk emosi kita dengan moody yang labil, kayaknya ingin memberi atmosfir berbeda, Kapital menuangkan kebencian mereka tanpa harus tampil beringas yang kemudian terjadi lagi di " Sajak Matahari ", meski multiple vocal disini makin enerjik dengan Anthemic momentum, yuk kita bergeser bentar ke era " Beneath the Encasing of Ashes " nya As I Lay Dying, Raungan parau Akbar makin bikin bulu kuduk terus berdiri dengan penjiwaan total bernyanyinya. He is keep try to make you feel something which is rare since you don't see many releases like this one. Effort was put into these songs, it really shows too. tapi akan kembali sangat enerjik lagi dengan " Semesta Rawa ", kalian akan mendengarkan sendiri komposisi sangat apik mulai dari ketukan tempo, riffing Gitar hingga Multiple vocalnya asli bikin Gw geregetan rasanya. Trying to get Kapital to play something like this live would be like trying to get a man to survive on the sun, it wouldn't happen. seperti merasakan evolusi musikal, berikutnya " Seperti Api ", kita seperti sedang coba dibawa kembali (lagi) ke era awal Killswitch Engage " Alive or Just Breathing ", " The End of Heartache ", hingga " As Daylight Dies ", dengan aransemen yang tidak terlalu menggempur melulu dengan tempo dan sounding yang Heavy as fuck, tapi raungan Shrieking Vocal Akbar makin terdengar Insane sekali. However, all on this material has some stronger points in comparison to the debut: sometimes, the Melodeath component is slightly more creative, and manages to salvage a bit these songs, making them more memorable than those of the previous album. memberi nuansa yang terus berbeda, track " Deru Perahu ", kalian seperti akan mendengarkan lebih jelas Nugie bernyanyi disini hehehe, komposisinya lebih ke gaya Emocore, tapi Gw menikmati lirik-lirik yang sangat mendalam tentang makna kehidupan dari sisi pandangnya, Gw jamin nih track pasti bisa bikin sing a long audience kian memorable Moment memang menjadi bagian paling Epik persis dengan sentuhan Blocking Keyboard lengkap dengan riffing melodius menyanyat hati. Tarsul part di lagu " Aksara Kata Sintesa ", kental banget nuansa tradisional ketika menyanyikan bait epik " Selamat datang di Indonesia / Negeri Elok Laksana Surga Sosial Media Merajalela / Politisi Perang Citra di Layar Kaca ", sebuah track yang kemudian mampu membakar adrenalin kita dengan sentuhan konsep musik extra berat dengan perpaduan alat tradisional suku adat pedalaman Kalimantan seakan memberi irama magis track terdengar makin bernyawa hampir di menit 6. These guys couldn’t guess what would happen with this material still some years later, so blaming nowadays musical Progression on them isn’t viable. Nevertheless, the album’s transcendence and his influence on the new millenium’s music is clearly undeniable. Now, onto the music. Well, Time to Breakdown the tempo with " Pecut Dan Redam ", racikan Deathcore yang terdengar kejam dari Groovy Slamdown-nya kuat The Ghost Inside dan Parkway Drive masih coba mencengkeram hebat dengan tetap dihiasi Emo Clean Vocal melankolis Beauty on the Beast. with a driving, Melodic edge, the album Effortlessly combines the styles of the band's previous efforts, creating an Explosive sound that feels more fully realized than anything they've done up to this point. From the outset, the thing that listeners will be initially taken aback by is how Massive the record sounds. perputaran rotasi emosi Kapital rupanya menggunakan pola teratur, sejak awal suguhan aransemen berat begitu menyiksa, dilanjut dengan Medium hingga Cooling down, sebagai penutupnya, gempuran berat masih solid mengintai via track " Laksana Supernova ", cocok memang tersaji sangat apik dan hura hura hingga ke menit 41, Gw ga kerasa sudah terlalu jauh disesatkan oleh Dimensi asing Kapital yang diinjeksikan dalam alam bawah sadar, warna Metalcore dan New School HC bisa kalian nikmati di " Bangun dan Beranjak ", meski tidak banyak melepas karakter kuat-nya hari ini, Kapital masih menebar bahaya menggilas distorsi. hingga setlist pamungkas, Kapital mengakhirinya dengan track akustik perkusi keren " Amarah dan Luka " yang melibatkan banyak alat perkusi tradisional dari musisi lokal, sehingga cukup terciptalah kemegahan tradisi Khas Borneo yang Kapital pertahankan sebagai warna begitu mendasar. With so much confidence and Emotional swagger, it's hard not to be entertained by this album, and listeners who may have been thrown by their Inconsistent early work would do well to dive back into the abyss with this fourth effort.

This is a truly Emotional and moving album, and though it’s a young genre, a fundamental piece in metalcore history more have made an Enormous leap from their debut to create an Impressing lasting album that is well worth checking out. sebuah (lagi) pengalaman makin mengesankan jika genre yang saat ini lebih punya momen besar sendiri diantara bombardir Genre yang sedang onfire, Kapital tetap konsis dengan kesadaran terbaiknya menabur epidemi kejahatan musikal mereka. mendengarkan hampir keseluruhan materi yang menyita durasi waktu hampir 50 menit ini memanglah sesuatu hal yang sangat menarik. ini adalah fase Movement Scene tanah air kian berkualitas untuk diperkenalkan lagi keseluruh mata penjuru dunia. pengemasan musikal dan sound yang bikin Gw no comment, " Semesta Rawa " siap menjadi Album Metalcore keren ditahun 2017 ini. and I've just noticed that I've effectively reviewed the Heavy and Melodic stuff separately. Let me just Assure you that there really isn't any feel of Separation. It's all very seamlessly arranged and put together pretty well. meski tidak sepenuhnya Gw bisa detil menuliskan tentang keseluruhan materi ini, Gw hanya bisa merekomendasikan Pengalaman lebih menyenangkan mendengarkan masterpiece gress dari Borneo Island. I thought that there was really something here, but how wrong I'd be proven later but still to this day I listen to this album, and I still think it kicks some ass for what it is. Don't dismiss it because it's Metalcore, give this an earnest shot, seriously, YOU MUST HAVE IT NOW !










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA
- upcoming -

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !