Cerebral Edema - Torture And Disememberment CD 2017
































Cerebral Edema - Torture And Disememberment
Sadist Records CD 2017

01 Torture And Disememberment (Intro) 02:33
02 Sick 03:11
03 Human Cadaver 03:06
04 Dismember 03:43
05 Sadistic Tortures 03:48
06 Fresh Blood and Decomposed 03:55
07 Flesh of Motherfucker 02:52
08 Flies 03:10
09 Pieces of Rotten Organs 04:15
10 Baby Killer (Devourment Cover) 05:17

Muhammad Hasbi Ashshiddieqy - All Instruments

Era-nya " Talkless to do more " seperti brand motto produk tembakau hisap, Kreatifitas dapat dilakukan oleh siapa saja walau keterbatasan formasi membentuk sebuah band sudah tidak menjadi masalah yang serius, konsep One Man Project tetap menjadi pilihan untuk mengasah integritas musikal " The Show Must Goes On ". dari Martapura, Banjar, Kalimantan selatan mencatat nama CEREBRAL EDEMA (CE) yang dimotori oleh Psikopat metal multitalen, Muhammad Hasbi Ashshiddieqy, yang eksistensi awalnya sudah tercatat menggawangi beberapa band seperti Grindboroks, Al-Qiyadah, dan Ash, tentu bukan pengalaman dadakan untuk kemudian melahirkan nama CE yang secara resmi digagas sekitar tahun 2014, dan 1 tahun kemudian langsung debut full album pertama independent " Good Guys Don't Play Gore n Roll " menjadi taring tajam awal yang ditancapkan dalam Movement Scene tanah air. mengusung karakteristik Brutal Death Metal dengan sentuhan tempo manis yang terafiliasi Slam Groovy elemen, menurut Gw ini ada menjadi Crosstyle antara Cannibal Corpse, Putrid Pile, Dying Fetus, Putrid Pile, Lividity, Vomiting Corpses atau Skinless, CE coba merobohkan persepsi miring banyak orang tentang konsep One Man Show. so it's as Powerful as your Average Violent and Sick DM ! coz di " Torture And Disememberment ", Hasbi memberikan something Therapy yang bakal mencongkel biji peler metal gay dengan gaya sadisnya ! CE don't make an Impenetrable wall of noise anymore, CE play now a very enjoyable style of BDM, although their old fans maybe will not accept it willingly, given they lost their "Slammity" in transit. dan kalo boleh Gw katakan, " " Torture And Disememberment " adalah " Progres " Signifikan setelah materi sebelumnya. This new material is more Recycled riffs with some solos and some High-Pitched Grunted notes at the end.

Well, let's begin with the new production. Track intro horror berdarah " Torture And Disememberment ", seperti biasa jadi Foreplay awal yang menyenangkan sebagai pelemasan syaraf otot dengan seduhan Slamming Groovy tempo, cukuplah untuk memberikan cooling down meski masih dipart awal, karena Gw curiga CE bakal perlahan menyajikan komposisi penyiksa gendang telinga kita. Hadir dengan Downtune Sound yang menurut Gw masih kurang ternikmati secara Crunchy, sehingga Modulasi Low-nya terlalu mendominasi Atmosfir komposisi terdengar gelap dan mencekam, mungkin stem sound-nya lebih low lagi dari " The End Complete " Obituary, sehingga rasa Nge-Depth nya bikin Gw beberapa kali kesulitan membaca setiap Ritmik riff dan Harmony. memperjelas kemudian aransemennya di " Sick ", CE memang semakin memperkental warna BDM seperti awal Booming-nya dari Era 90-an, Influences ranging from old school to early BDM bands are now mixed makes up for it through its variety and strong songs. karakter Drumming yang lebih manusiawi dan terdengar akurat racikan Yan (Balliziyah) saat ini turut memberikan package baru untuk CE yang sebelumnya terdengar Midi Banget. Well, sudah saatnya One Man Project jangan terlalu kaku dengan persepsi stereotype, era sudah semakin canggih, karakter drum Midi statis telah dapat digantikan oleh hadirnya Drum Library yang lebih Manusiawi. penentuan setiap aransemen mulai terkonsep lebih baik, sehingga menikmatinya kita akan lebih enjoy lagi. It's not Necessarily the most Mind Blowing playing, but it's more tasteful and adds just the right amount of extra Awesomeness. kemudian typical Grunted Growl yang lebih powerfully, makin menyakinkan Gw dan kita sedang berada dalam Zona DM 90-an banget. meski beberapa kali digilas dengan tempo yang cepat, CE masih berbaik hati menyelipkan porsi Middle part berupa Slam Groovy cantik demi memanajemen emosional fans makin teratur dan tertata. dan satu yang masih menjadi pertimbangan Gw untuk CE perhatikan lagi adalah Clean Produksi-nya, coz beberapa kali Gw menemukan Break point part yang masih kurang tertata rapi, sehingga membuat konsentrasi menikmati Gw agak terganggu. melumat berikutnya adalah " Human Cadaver ", seperti track sebelumnya, opening part masih perlahan memainkan Intriknya, Mengajak headbang abis itu menggilasnya dengan Brutality Part ! Still chainsaw sound that you usually Experience in this genre. sedikit menikmati suasana berbeda untuk lagu " Dismember ", I Nyoman Sastrawan-nya Devoured berkesempatan mengisi vokal sekaligus menulis bagian lirik di track ini, dengan karakternya " Dismember " terdengar lebih Powerfully lagi. Dripping with Heavy disgusting Deep Grunted vokills and Heavy fast drumming from start to finish, this is a very worthy addition to CE already very Impressive Typicaly. selain Deep Grunted, Nyoman juga menyelipkan Middle Pitched Scream-nya. seperti baru terprovokasi karakter vokal di " Dismember ", kemudian di " Sadistic Tortures ", Hasbi seperti melakukan kembali karakteristik meraung yang sama, atau kebetulan memiliki kesamaan? persetan banget, makin kesini (menit 16 .ed) CE makin mengganyang persepsi sadisnya ! lalu menjadi bagian menarik adalah sentuhan solo gitar dari Ardian Woodman Nurilanwar-nya Devoured cukup mempertegas sentuhan alami BDM era 90-an. a new addition to the CE pile of tricks which even make the Composed intelligible at most times. rasanya keinginan CE menggilas tanpa belas kasihan, memang bukan tanpa alasan jika konsep lirik aroma anyir darah, Pembunuhan sadis, dan mutilasi semakin menyatu dengan selera Komposisi yang sudah CE gagas sejak awal, Brutal ! penulisan lirik yang bikin perut mual menjadi fantasi terkejam yang pernah ada. Well, nikmati saja perangai membabi butanya di track " Fresh Blood and Decomposed " dan " Flesh of Motherfucker ", dominasi Blastbeat Savage terus menjadi tradisi ritual biadab. Depth Sounding yang lebih memberi gelap banget konseptual CE, meski Gw masih mengharapkan penambahan Gain level untuk mengangkat sedikit distorsi demi menikmati ajib setiap Fill Harmonic Bar-nya, lumayan mungkin untuk mengusir kesan monoton komposisi yang terjadi dan " Flies " dan " Pieces of Rotten Organs " masih menjadi Skenario panjang penulisan Drama Musikal Berdarah CE berikutnya. once again breaking up the Monotonous nature that can be hard to avoid within BDM and This is nothing more than a Standard garden Variety BDM material. But, CE More real tell us about Killing, Raping, Fucking dead bodies, and all these Delightful things. dan sebagai Moment closing-nya, CE mendedikasikan " Baby Killer " nya Devourment sebagai Puncak terbaiknya, masih dengan karakter asli CE, sepertinya kita sedang mendengarkan lagi Line up Devourment hari ini sedang konsis mengusung-nya. For the most part, it serves its purpose by laying down a thick bottom end, but generally goes by Unnoticed. This track and all others Churn the listener with a Savage Brigade of Blast beats, Gurgled Grunted vokills and of course BDM !

All in all, it's CE at their latest Outing, Growing up as almost above middle aged men and rocking out back like a late Glorious BDM from 1990 record, just with their own brand of tricks and Surprises. secara keseluruhan CE masih menawarkan Kejahatan dan pembunuhan keji lewat package musikalnya. lebih matang dalam pemilihan fill komposisi hingga Balance sound yang perlahan makin menunjukkan makin tajam taring CE sejak 2014, apalagi materi album baru ini coba menghadirkan sound drum yang lebih manuasiawi. meski Gw tidak terlalu menguasai sepenuhnya hal teknis masalah sound, Panning Mastering materi ini menurut Gw terlalu banyak mengekslor Low level di Instrumen Gitar, persepsi Gw seperti ngerasa terganggu, meski Kuping Gw sendiri sudah terbiasa dengan " Flat " sound, kayanya level Low-nya lumayan di posisi over, namun semuanya tinggal dikembalikan lagi ke masalah " Karakter " sound masing-masing band memiliki standar selera yang tentu berbeda. Artwork menarik masih digoreskan oleh seniman kenamaan andalan Timbvl Cahyono menghidupkan Diorama Kaleidoskop keji Hasbi dalam satu tema baru " Torture And Disememberment  " makin nyata sekali, Awesome Art ! One thing that Impressed me in Particular : For just over half an hour " Torture And Disememberment " (in a Strangeway) Distracted me from my loss, as it is almost Impossible to think your own thoughts when a band like CE is Pummelling your senses, Yeah, this is still Groundbreaking Brutality Term !










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

REVIEW LOSTINCHAOS

semua tulisan disini adalah Hak Milik LOSTINCHAOS Mediazine yang FREE TO SHARE, semua buah pikir dan Pendeskripsian style musik band dalam setiap tulisan hanya sebagai penggambaran penulis sendiri dan BUKAN untuk menyamakan apalagi membanding-bandingkan ! (mohon jangan dibolak balik lagi). cukup hanya dengan mencantum-kan Source Review link-nya. tulisan disini dibuat dengan jujur tanpa tendensi atau kepentingan apapun, jika Gw bilang bagus ya bagus begitu juga sebalik-nya, karena Gw semaksimal mungkin menyajikan argumen obyektif serta fair review tentang sebuah produk yang masuk dimeja redaksi, saran, kritik dan caci maki, silahkan tinggalkan komentar dibawah ini, Keep Metal Flame till' die !

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !