Reinfection - They Die For Nothing
Ablated Records CD 1999
01. Devastation in Mind of Psychopathic Killer 03:27
02. An Institute of Bloody Anatomy 03:07
03. They Die for Nothing 02:22
04. The Pedophile's Odour 03:42
05. I Feel Smell of My Victim 01:42
06. Abrupt Decease 03:17
07. Skin Torn Off the Genitals 01:58
08. The Limit of a Virginal Weakness 03:20
09. A Morgue Filled with Rotting Corpses 02:37
10. Take This Knife and Cut My Neck 02:51
Rudolph - Vocals
Martin - Guitars
Michał - Bass
Młody - Drums
Semakin canggih teknologi rekaman, semakin banyak band yang terdengar steril. Semakin mahal studio yang digunakan, semakin sedikit karakter yang tersisa dalam musiknya, lalu muncul nama seperti Reinfection ! sebuah band yang mengingatkan kita pada masa ketika death/grind masih terdengar berbahaya. Masa ketika produksi buruk bukan kelemahan, melainkan konsekuensi alami dari sekelompok manusia yang lebih peduli pada kebrutalan dibanding kejernihan suara snare drum. Tahun 1999 menjadi saksi lahirnya " They Die For Nothing ", album debut full perdana Reinfection. Sebuah rilisan yang datang dari era ketika BDM dan Grindcore masih berkembang liar tanpa aturan baku. Sebelum media sosial. Sebelum algoritma streaming. Sebelum setiap band memiliki fotografer profesional, videografer sinematik, dan strategi pemasaran yang lebih rumit daripada struktur lagu mereka sendiri. Setelah album tersebut dirilis, Reinfection praktis menghilang dari radar. Beberapa EP memang sempat muncul di pertengahan dekade 2000-an, tetapi secara umum mereka memilih jalan yang berbeda dari banyak band sezamannya: tidak memaksa diri tetap relevan setiap tahun. kemunculan debut yang paling banyak dicari hari ini pada awal rilisnya dianggap biasa aja tanpa pemberitaan yang wah, namun entah mengapa kalo hari ini debut " They Die For Nothing " malah menjadi salah satu produk " Rare " entah siapa dan apa kepentingan yang mengendalikannya, yang jelas ini adalah materi Ngebut, berdarah dan liar yang pernah dimiliki oleh Ablated Records. mungkin justru karena menjadi " Rare " akhirnya nama mereka masih terasa menarik ketika kembali muncul pada 2018 melalui kerja sama dengan Deformeathing Production untuk merilis ulang " They Die For Nothing ". selain itu juga dirilis ulang Mad Lion Records (Kaset Pita), dan Deformeathing Production (CD & Vynil)
Karena terkadang, cara terbaik menjaga status kultus adalah dengan tidak terlalu sering terlihat, Death/Grind Yang Tidak Meminta Maaf Kepada Siapa Pun, mari singkirkan ekspektasi modern terlebih dahulu, jika kalian mengharapkan produksi bersih, gitar digital yang presisi seperti mesin CNC, trigger drum yang terdengar identik di setiap pukulan, atau vokal yang dipoles hingga terdengar seperti monster CGI Hollywood, maka album ini akan menjadi pengalaman yang menyakitkan, " They Die For Nothing " terdengar seperti produk zamannya, Kasar, Mentah, Bising, Tidak sempurna dan sangat jujur dan produksi album ini memiliki semua hal yang biasanya dibenci oleh standar rekaman modern, karena death/grind tidak pernah dibangun di atas konsep kenyamanan, death/grind lahir dari kekacauan, Reinfection memahami hal itu dengan sangat baik, Kekerasan Sebagai Bahasa Artistik ! melihat daftar lagu dalam album ini cukup untuk membuat sebagian orang mempertanyakan kesehatan mental para personelnya. track seperti " Skin Torn Off The Genitals ", " A Morgue Filled With Rotting Corpses ", atau " Take This Knife And Cut My Neck " jelas tidak dirancang untuk mendapatkan penghargaan lirik paling inspiratif tahun ini. namun bagi mereka yang memahami tradisi death metal dan grindcore, tema-tema semacam ini bukanlah hal baru, sejak era awal genre, kekerasan, kematian, mutilasi, dan horor telah menjadi bagian dari bahasa artistik yang digunakan untuk menciptakan efek kejut, atmosfer ekstrem, dan kritik terhadap berbagai bentuk kebrutalan manusia. Reinfection mengambil tradisi tersebut dan mendorongnya sampai batas yang nyaris absurd.
Ketika sebagian musisi sibuk menulis lagu tentang patah hati karena pesan tidak dibalas, Reinfection memilih menulis soundtrack untuk rumah jagal yang mengalami gangguan kejiwaan, anehnya, itu bekerja, Brutal Tetapi Tidak Sepenuhnya Bodoh, salah satu kesalahan terbesar yang sering dilakukan pengkritik luar genre adalah menganggap grindcore dan BDM sebagai kumpulan suara acak tanpa struktur. " They Die For Nothing " membuktikan bahwa asumsi tersebut terlalu malas, di balik semua kebisingan, terdapat fondasi penulisan lagu yang cukup jelas, tempo berubah secara logis, riff memiliki arah, lagu berkembang dari satu bagian ke bagian lain tanpa kehilangan momentum. bahkan terdapat beberapa sentuhan yang menunjukkan bahwa Reinfection tidak sekadar memainkan kekerasan sonik demi kekerasan itu sendiri. Lagu judul " They Die For Nothing " misalnya memperlihatkan nuansa melodik yang mengingatkan pada pengaruh MDM awal. Sebuah detail yang mungkin luput dari pendengar kasual karena tertutup oleh lapisan distorsi dan vokal yang terdengar seperti iblis sedang tersedak. Begitu pula " Skin Torn Off The Genitals ", yang secara mengejutkan memiliki dinamika musikal lebih kaya daripada judulnya, yang tentu saja merupakan kalimat yang tidak pernah dibayangkan akan ditulis oleh siapa pun, album Yang Menampar Pendengar Dari Awal Sampai Akhir
Ada album yang membangun atmosfer perlahan, ada album yang mengundang pendengar masuk secara bertahap, " They For Nothing " tidak melakukan keduanya. album ini langsung memukul wajah kalian sejak menit pertama, tidak ada pemanasan, tidak ada pengantar, tidak ada basa-basi, ini adalah serangan frontal. Pendekatan tersebut membuat album terasa sangat konsisten. tidak ada momen yang benar-benar melambat. tidak ada lagu yang terasa dibuat untuk radio, tidak ada upaya mencari perhatian audiens yang lebih luas, Reinfection tampaknya hanya memiliki satu tujuan: Menjadi sebrutal mungkin ! dan mereka melaksanakannya dengan dedikasi yang mengagumkan sekaligus sedikit mengkhawatirkan, Produksi Buruk Yang Menjadi Bagian Dari Daya Tarik, salah satu topik yang tidak bisa dihindari ketika membahas album ini adalah kualitas produksinya, produksinya buruk era sekarang tapi mengerikan diera nya, bahkan menurut standar akhir 1990-an, tetapi ada perbedaan besar antara produksi buruk yang merusak musik dan produksi buruk yang menjadi bagian dari identitas musik Reinfection berada pada kategori kedua. Semua instrumen masih dapat dikenali, riff tetap terasa berat, drum masih memiliki dampak, vokal tetap mendominasi. Produksi yang raw justru memperkuat atmosfer kotor dan tidak nyaman yang ingin mereka bangun. Ini seperti menonton film horor independen dengan kualitas gambar yang tidak sempurna, kadang kekurangan teknis justru membuat pengalaman terasa lebih autentik.
Versi reissue yang dirilis melalui Deformeathing Production bukanlah remaster besar-besaran yang mencoba mengubah DNA album, untungnya, karena mencoba membersihkan album seperti ini sama saja dengan mencuci lumpur dari tank perang lalu berharap terlihat lebih berbahaya, yang ditawarkan adalah kemasan baru, artwork yang diperbarui, booklet yang diperluas, dan kesempatan bagi generasi baru untuk menemukan salah satu artefak death/grind yang sempat menghilang dari peredaran, dan itu keputusan yang tepat, karena album seperti ini tidak perlu diperbaiki, album seperti ini perlu dilestarikan. " They Die For Nothing " bukan album yang akan disukai semua orang, bahkan sebagian penggemar death metal modern mungkin akan kesulitan menembus lapisan produksi kasar dan kekacauan soniknya, namun bagi mereka yang menghargai akar BDM dan grindcore, album ini adalah kapsul waktu dari era ketika musik ekstrem masih terdengar benar-benar ekstrem. Reinfection mungkin tidak memiliki katalog sepanjang banyak nama besar genre ini, namun satu hal yang pasti: mereka meninggalkan album yang masih terdengar lebih berbahaya dibanding banyak rilisan BDM modern yang memiliki anggaran sepuluh kali lebih besar, dan di dunia death/grind, itu adalah pujian tertinggi yang bisa diberikan. kasar, ofensif, tidak masuk akal, dan kadang terdengar seperti kecelakaan industri yang direkam ke dalam CD, persis seperti yang seharusnya.
Home
[Brutal Death Metal]
[CLASSIX MOST WANTED]
* Reinfection
#Poland
★ Classic Release Academy ★
1999
Ablated Records
Reinfection - They Die For Nothing CD 1999
Reinfection - They Die For Nothing CD 1999
Written by REVIEW LOSTINCHAOS Juni 16, 2026 0
Langganan:
Posting Komentar
(
Atom
)


0 Comments:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !