Malicious Hate - In The Name Of Hate
Grinding Peace CD 1996
01. In the Name of Hate 02:48
02. Devouring the World 02:22
03. Descend the Fallen Angel 01:35
04. Onward thru the Battlefields 01:03
05. Banish the Maggots 01:22
06. The Plague Must Die 01:25
07. Rebirth (of Mother Earth) 01:51
08. Bring Forth Hate 01:38
09. Consumed by Hate 02:33
10. Sickening Ways of Indignity + Injustice (Terrorizer cover) 04:05
11. Untitled 21:31
12. Tranquil Paradise 07:28
Duke - Vocals
Gabe - Guitars
Dan - Bass
Chuck - Drums
Pada tahun 1996, Malicious Hate merilis album In the Name of Hate, sebuah rilisan yang tampaknya tidak pernah memutuskan ingin menjadi album death metal, grindcore, noise eksperimental, atau doom/sludge. Akibatnya, yang kita dapatkan adalah tiga kepribadian berbeda yang dipaksa tinggal dalam satu rumah dan terus bertengkar sepanjang durasi album. Bagian pertama adalah alasan mengapa album ini masih layak dibicarakan. Di sini Malicious Hate melepaskan rentetan death/grind brutal yang menggabungkan kebrutalan ala Cannibal Corpse, Suffocation, dan Malevolent Creation dengan kegilaan grindcore yang mengingatkan pada Assück dan generasi awal death/grind Amerika. Tempo berubah secepat suasana hati pengguna media sosial, blast beat menghantam tanpa ampun, dan riff-riffnya cukup berat untuk meratakan bangunan bertingkat. yang menarik, kompleksitas lagu-lagunya tidak pernah terasa dipaksakan. Tidak seperti banyak band ekstrem modern yang memainkan satu pola ganjil lalu menunggu pujian " Progresif " dari internet, Malicious Hate tetap fokus pada satu tujuan mulia: menghancurkan pendengar seefisien mungkin. sayangnya, setelah bagian pertama yang sangat kuat, album ini mengalami sesuatu yang mungkin hanya bisa dijelaskan melalui konsumsi zat tertentu dalam jumlah berlebihan.
Selama hampir dua puluh menit berikutnya, pendengar dipaksa menyaksikan kolase noise, improvisasi acak, rekaman lapangan, eksperimen sampler, dan berbagai ide yang mungkin terdengar jenius pada pukul tiga pagi tetapi terdengar sangat berbeda saat direkam ke dalam album. Hasilnya bukan avant-garde, bukan eksperimental, melainkan lebih menyerupai kaset latihan yang secara tidak sengaja lolos proses editing. untungnya, penderitaan itu akhirnya berakhir. penutup album, " Tranquil Paradise ", membawa pendengar ke wilayah doom/sludge yang mengingatkan pada Winter dan Grief. Tempo melambat drastis, riff-riff merangkak seperti mayat hidup yang kelelahan, dan suasananya jauh lebih muram. Memang bukan mahakarya doom metal, tetapi setelah dua puluh menit eksperimen yang tidak jelas arahnya, lagu ini terdengar seperti terapi. pada akhirnya, In the Name of Hate adalah album yang membingungkan sekaligus menarik. Dua pertiga isinya terasa seperti sabotase terhadap sepertiga bagian terbaiknya. Namun bagian death/grind yang membuka album begitu kuat sehingga tetap mampu menyelamatkan keseluruhan pengalaman. Warisan terbesar album ini bukan eksperimen noise yang ingin terlihat "berbeda", melainkan justru saat Malicious Hate memainkan death/grind brutal secara langsung dan tanpa pretensi. Sebuah pelajaran yang tampaknya masih sulit dipahami oleh banyak band ekstrem hingga hari ini. karena terkadang, menjadi brutal jauh lebih menarik daripada berusaha terlihat cerdas.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Tinggalkan komentar TERBAIK kalian disini, enjoy the sickness !