30 Mei 2017

Analectomy - Promo 2017
































Analectomy - Promo 2017
Self Release CD-R 2017
https://www.facebook.com/Analectomyslamming
https://www.reverbnation.com/analectomy

01 Predator of Rectal and Vaginal 02:54       
02 Bau Busuk Organ Seksual 01:20


Abdi Teguh S - Bass, Guitars, Vocals
Fathurahmi - Guitars, Drums


Geliat membunuh yang perlahan mengancam suatu hari nanti dari sebuah daerah kecil di Tamiang Layang, Dusun Timur, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, yang juga menjadi pusat pemerintahan dari Kabupaten Barito Timur. tidak mau tertinggal jauh, Movement Extreme cadas Tanah Air boleh Gw bilang sudah sangat merata, jadi jika ada yang masih Sinis dengan proses ini, Gw pastikan para pe-sinis itu kurang melek dengan perkembangan hahahaha ... coz bisa dipastikan scene movement hari ini tidak ada kata tertinggal. seperti sedang menikmati hangat epidemi Slamming Style, tiga orang aneh yang kebetulan sedang ngumpul diwarung kopi, muncul lah suatu pemikiran untuk sepakat mendirikan sebuah band metal pada 28 oktober 2013 tepatnya saat hari Sumpah Pemuda. awalnya band ini memainkan genre " Porn Grind " dan sudah beberapa kali pergantian nama band, serta mundurnya personil lainnya hingga lebih mantap mengusung brand baru sebagai ANALECTOMY ! dan Slamming Brutal Death Metal sebagai Mesin obsesi barunya. guitar work is a nice Partnership of mid heavy distortion and down tuned, barred riffs. The end result is a rich, crunchy tone which eliminates the fatal flaw most Slam BDM bands have in the thin, flimsy, static tone of their guitars. mengadopsi kombinasi style bermain Cephalotripsy, Inhuman Dissiliency, Epicardiectomy, Kraanium,Vulvectomy, Human Mastication, Glossectomy hingga Malodorous, lumayan memberi gambaran 2 komposisi yang mereka tawarkan di promo 2017 ini sejak digeber dengan track pertama " Predator of Rectal and Vaginal ", tanpa banyak cing cong langsung ngasih sambutan anyir pembantaian Blastbeat hingga Mosh crowd Slamparty. struktur aransemen yang sudah tersaji lumayan rapi dengan pembentukan karakter fill musik yang Catchy, perhelatan Riffing dengan Drumming terkomposisi ciamik sejak dari beberapa breakdown ketukannya. I would rather kill myself a thousand times over than to be subjected to this youth class unit with zrate chugga chug riffs, repetitive Blastbeats and pigsqueling that would appear to be the vocal effort throughout the record. salah satu Chugging riff unik Gw dengerin di track ini ga seperti biasa Gw rasakan. tanpa distorsi uplevel gain, sehingga Gw bilang, " ni gagal Chugging ato gimana yak? ". Gaya Pig Squel Vocal-nya lumayan ngasih tantangan berarti buat Analectomy, meski untuk kedepannya lebih terbiasa diasah lagi, Gw siap jamin lebih berbahaya dari sekarang. The overall sound is deep and Sepulchral to the point of being Stifling. In particular, the low end is quite corpulent, so much so that it almost feels as if a weight is crushing down on your chest. That's power. besides just its low end, the bass playing is Reasonably audible both in riffing and fills. memberikan injeksi kekejaman ke-2 " Bau Busuk Organ Seksual ", Analectomy belum mengendurkan syaraf bengis-nya memutilasi calon korban. meski dengan durasi lebih pendek dengan sebelumnya, sergapan Komposisi berat masih memberi aroma paling mencekam yang secara keseluruhan, Gw sangat menikmati band ini lebih menarik dari hal mengkomposisi. lick dan Fill menarik sudah cukup serius berhasil mereka rangkai dari Imajinasi. tinggal pengembangan karakter dan Skill, Gw seperti biasa berani jamin eksistensi mereka dimasa mendatang tergolong siap berbahaya ! Sure, Slams Dominate are the majority of an material like this, but when everything else is so Goddamn basic and bland it just becomes increasingly annoying as the material moves on to do expect a ridiculously brutal experience that will make the " Serial Killer " films seem quite tame by comparison, let's Goddamslam breakingdown !!!










18 Mei 2017

Repton - Five Dangerous Zombie Ready to Kill Anyone ' Promo CD 2017
































Repton - Five Dangerous Zombie Ready to Kill Anyone ' Promo
Roommate Records CD 2017

01 Pendusta feat. Aris Kaluman 02:47
02 Gila Hormat feat. Firman Blackramstein 03:44

Five Dangerous Zombie Ready to Kill Anyone ! Well, 5 Zombie Slam DM siap menginjeksikan virus laknat baru Death Metal dengan sentuhan kental banget Slam Groovy element sangat mengingatkan banget kita dengan Monster NYDM Pendahulu mereka, Internal Bleeding, Pyrexia, Soils Of Fate, 420, Between Two Evils, Repudilation, Skinless hingga Dying Fetus cukup menjadi penampakan sebuah ancaman baru dari Sukabumi scene. Yeah, This, their first Aggression, is Strangely Underappreciated ! Sentuhan yang mungkin juga kental diusung oleh karakteristik Kaluman atau Turbidity nampak beberapa kali coba memecahkan konsentrasi dengan ketukan serba Ajojing menyegarkan. didukung dengan penampilan Sound Riff Crunchy yang menurut Gw rada " Unik " dibanding yang lainnya, REPTON Menurut Gw coba mengadopsi Raw Old School Sounding-nya Bolt Thrower era " Realm of Chaos " dengan Swedish downtune old Dismember atau Entombed siap mengoyak organ jantung meski agak terdengar kering kerontang moodboosternya, Gw harap ini tetap menjadi Sound khas yang harus lebih Repton pertahankan kedepannya. rasanya lewat beberapa Gempuran Blastbeat cukup mengesankan taste Angker yang menggerinda pembuluh darah !  It's capable and Engaging Repetition, though, that manages to be relatively interesting Despite lacking Originality almost Completely. kombinasi menarik dan Vital sekali bagi karakteristik yang mereka usung, rasanya masih menarik rantai kuat Riff dan Drumming Fill, memang menurut kesan Gw, konseptual seperti ini terdengar Gampang dimainkan, tapi akan menjadi begitu rumit ketika akan dikomposisi, selain menuntut Moodbooster tentang bagaimana terus mempertahankan Respon Headbang Audience serta Slam Party, 2 musisi tersebut harus bekerja keras tidak hanya mengandalkan performa Skill semata, mereka harus memutar otak untuk Stay Menggoyang !  This has groove and breakdowns, but not " JUMP DA FUKK UPP " nu-metal groove, and nowhere near the worthless Homoeroticism that is Deathcore. The breakdowns are just that: Slowing down, getting simpler. So don’t get your panties in a twist yet you whiny little Bitch tits. pemandangan pertama lagu " Pendusta " yang menampilkan vocalis tamu Aris-nya Kaluman. mengkombinasikan tekanan kuat DM, bagi Repton tidak terpaku pada keinginan tampil cepat untuk mengamini beberapa beat tempo. Rhythm Riff adalah tujuan utama pada imej lagu, membebani mood tetap headbang, sebagai Gitaris, Gw juga kerap mengatakan bahwa Key Riff untuk sebuah band yang bagus adalah tangan kanan yang bagus, karena pemetikan dan ritme inilah yang membuat DM terdengar makin keren selain pemilihan sound yang tepat. Riffs are Mostly Groovy chugs and there really a near Absence of Heaviest Blastbeat. mungkin disinilah yang menurut Gw menjadi letak paling Istimewanya karakteristik Slam Death Metal yang populer sebagai NYDM Style (dan ini bukan " tentang " Slamming DM/BDM style loh, karena memang ada sedikit pembahasan yang membedakan secara konsep dan Attitude menurut Gw .ed) Konsep Modern tune keselurahan materi ini coba bertentangan dengan style umum sampai tingkat yang rendah, namun yang lebih penting, materinya memberi kesan janggal dan kualitas generik yang agak sulit diprediksi yang dengan cepat untuk mengubah pendengar menjadi move on dari boring mood. Gw menyatakan bahwa tidak " terlalu banyak " hiasan menyelimuti materi, tapi Slam Groovy Death Metal tempos hadir megah dalam konstruksi musikal Repton yang sangat kontras dengan musik lainnya, apalagi yang lebih biasa daripada musik yang telah mendasarinya sejak band digagas. track ke-2 memilki Struktur aransemen yang tentu masih berkutat dengan Ajojing emosional. " Gila Hormat " ini tentu bukan komposisi yang Instan, coz memang setiap lick dan Bar sangat diperhitungkan hampir secara keseluruhan pattern dan Part. penampilan Firman dari Blackramstein cukup menambahkan sedikit warna hangat. walaupun tidak ada yang terhitung baru, Totalitas musikal Repton saat ini telah menjawab sekali bagi true Diehard Slam Groove DM Fans. artwork Cover nya sangat menarik dengan pemilihan komposisi warna yang tepat, sehingga mata ini langsung melekat begitu melihat art, it's Repton !!! Gw berharap akan semakin banyak bermunculan lagi Style DM seperti ini, sehingga Persepsi Indera Gw bakal bisa lebih berdamai lagi ketika dominasi Fast Part agar sedikit ter-abaikan sejenak. Good timing and mastery of most common beats but his eager style is often counterproductive to the riffing style present. Really though the beast I can say for it is that it's sort of NYDM " Formulas Fatal To The Flesh " it probably proved to a lot of people that DM was slowly starting to get back on its feet at the time of this release and Encouraged people to go back to low Growls about eating fuckin people. it's Pretty cool, which is all the Longevity an Bastard tune like you needs. KEEP HEAVY FUCKING BANGING !!!










CHECK VIDEO LYRIC MADE By LICMEDIA

10 Mei 2017

Fedora - Life Behind Human Vanity EP 2017
































Fedora - Life Behind Human Vanity
Horrible Creation Extreme Musick Media EP 2017

01 Intro 01:30    
02 Berhala Berharga 04:09    
03 Kontroversi Bidadari 03:25    
04 Pembunuhan Karakter 04:29    
05 Uang Tidak Sama Dengan Tuhan 03:12    
06 Life Behind Human Vanity 04:03

Daday - Vocals
Kojek - Guitars
Ceper - Bass
Ermes - Drums

Roots with being Insanely catchy and memorably Slam Death Metal come manages to come together to make for an Unrelenting assault on the senses that never puts the Brutality !!! ketika membicarakan subgenre DM yang sangat luas hari ini tidak mengikat pada konteks baku, kalian mungkin dihadapkan dengan banyak opini sehingga persepsi saat menyimpulkan keseluruhan. meski diluaran sana masih ada banyak atau beberapa orang sempat meng-klaim sebuah Istilah, faktor kebanyakan diantara kita terlalu menelan mentah-mentah tanpa mengenal root atau struktur style itu sendiri. sudut pandang setiap orang memang berbeda-beda sesuai mood atau keyakinan, tapi akan menjadi hal yang akan ganyeng ketika telah menemukan titik terang secara pengertian umum. salah satu Fenomenanya adalah Style Slam Death Metal masih disamakan dengan Slamming BDM, yaa ... meski sama-sama lahir dari akar yang sama, 2 subgenre ini tetap memiliki perbedaan signifikan, dari Aransemen hingga Fill tempo, dan sampai hari ini Gw tetap yakin kalian sudah menemukan titik temu perbedaan. karena musik bukan untuk diperdebatkan, tapi akan lebih menyakinkan kecintaan kita sendiri, pastinya informasi konkrit masih jadi pijakan yang sangat menyenangkan didalamnya. Bandung scene memang sesuai Prediksi kaca mata Gw masih menjadi gudang geliat DM yang tidak akan pernah kehabisan stok sepanjang masa. hari ini Gw kenalin lagi new rising yang siap jadi juaranya dimasa mendatang, FEDORA ! tercatat hari ini menancapkan eksistensi serius sejak terbentuk beberapa tahun lalu, meski rada telat dalam mendokumentasikan karya keren ini. akhirnya akhir April 2017 menjadi akhir penantian melelahkan berbuah menyegarkan dengan memuncratkan EP pertama " Life Behind Human Vanity " via Horrible Creation Extreme Musick Media setelah sukses memukau dengan single " Uang Tidak Sama dengan Tuhan " yang sudah mereka lepas lebih dulu. Fedora enjoy menyebut konsep musikalnya sebagai " Groove Brutal Death Metal Roll ", sebuah ungkapan yang pas ketika Gw play sendiri materi mematikan ini, Brutal Death Metal solid dengan sentuhan menantang Slam Groovy ajojing banget, mengingatkan perpaduan Dramatis Internal Bleeding dengan breakdown tempo dan Riffing sakti Dying Fetus, Old Vomit Remnants atau Soils of Fate yang hampir dominan membentuk karakter Fedora yang masih menyelipkan karakteristik Bandung DM Style-nya. Well, memang Bandung sebelumnya juga punya band sejenis yang konseptual-nya tetap Gw idolakan, Kaluman, Turbidity, Devormity, dan masih banyak lagi. Fedora akan menambah lagi playlist buat kalian yang demen ga ketulungan BDM dengan sentuhan Slam Groovy ciamik. the Character music stye is more consistently brutal and remarkable with Kickin Production !

This EP not only has a Distinctive sound for the band, but also in the genre. If you have great music, it helps to also have a nice style for your record, and " Life Behind Human Vanity " Exceeds kick ass flawlessly !!! setelah menikmati Thriller Intro 01:30, siap-siap banget forsir enerji kalian untuk ber-party liar dengan " Berhala Berharga ", coz apa yang mereka racik memang 666% spesial hanya untuk memberikan hiburan tak terlupakan, dari sport jantung, pelemasan otot hingga Peluh mengucur deras untuk merespon otomatis keseluruhan materi paling dramatis yang sudah mereka persiapkan secara matang. Probably the best way to describe the combination is to say it is DM, when Blistering drum patterns rife with rolling double bass kicks, powerfully downtuned guitars with riffs designed to steamroll the listener, and violent, Deep Growl vocal roars with a sense of Slam Groovy and Brutality ' till slows down in parts and really accents the sheer Bang Your Fuckin Head urgency of the music. Representasi kedasyatan Dying Fetus, Visceral Bleeding, Internal Bleeding, Soils of Fate, old Vomit Remnants atau Criminal Element. kombinasi serta Kerja kompak team yang paling menambah point plus, dari Fill Riffing nakal hingga ketukan Drumming yang bikin kegilaan mereka stay balance. The Blastbeats and other common DM drumming techniques are made more interesting with clever fills and frequent variation in drumming patterns. duet Riffing Kojek dengan liarnya ketukan drummer Ermes, dari opening part awal hingga finish kerap melakukan serangkaian terror fill yang sempet bikin Gw geleng-geleng saja, Yeah, Fedora have managed to successfully create BDM that is fast, Heavy, and at the same time more giving varied Slam Groovy combination, keeping the listener interested the whole way through. sejak bermain dan menciptakan komposisi musik cadas DM, sampai hari ini Gw masih mengatakan gamblang, jika memainkan fill tempo slam Groovy itu jauh lebih sulit tantangannya ketimbang mengumbar lepas tempo cepat saja, karena dari sinilah musisi itu bener-bener harus dituntut konsekuen dengan setiap penciptaan Break tempo harmonis untuk menenggelamkan Mood Audience agar semakin terlarut dan tidak putus ditengah jalan dalam pusaran sebuah Moshpit crowd. along with the more Energetic vokill attack of Indecipherable Heavy vocalizations and semi intelligible Hardcore barks, but there is a heavier Emphasis on mid paced Breakdowns and even a few dragging slow sections that give the material a slightly Slam Groove like character at primely times. intinya, Fedora tau banget bagaimana memanjakan fans lewat setiap ketukannya secara dinamis, kuping ini tidak boring digeber hanya part yang cepat tapi miskin fill. Fedora adalah kejutan luar biasa hari ini sukses memamerkan sengatan DM Ajojing mematikannya. pengemasan Soundpack yang sudah sangat mewakili atmosfir brutality band, menurut Gw no comment ketika menginjakkan pada track berikutnya " Kontroversi Bidadari ", Fedora emang bikin Gw makin susah Move on dengan setiap Struktur aransemennya, solid manifestos of what this band is capable of when they mix things up a bit, and also contain some really kick ass breakdown sections that are actually fairly tasteful in comparison to the woeful Overindulgence that permeated. Ayolah kawan, pesta ini tidak bakalan pernah berakhir ! begitu juga dengan " Pembunuhan Karakter ", menikmati setiap ketukan komplek, terkadang gempuran cepatnya cukup bikin dada ini kerasa jebol, tapi seketika juga kemudian Fedora menyembuhkan dengan sentuhan yang begitu menyegarkan, sehingga persepsi Monoton tidak akan cukup menyakinkan argumen jika Pesta liar bentukan Fedora memang spesial untuk kalian Diehard BDM rasa Ajojing. dan yang paling bikin Sing Along kemudian adalah sentuhan Slam Groovy track " Uang Tidak Sama Dengan Tuhan ", gitaris Kojek memang menginspirasi banyak ketukan ajib meski terbilang pelit untuk beberapa part yang lama, tapi Kojek sangat memperhitungkan setiap keputusan meracik aransemen hingga terdengar asyik hingga pencernaan terakhir. Meskipun menyajikan kompleksitas komposisi musik, tidak ada bagian yang tidak menyenangkan telinga dan para pemusik sangat mahir telah menguasai segalanya. Gw sangat menikmati banget setiap pemikiran yang tertantang oleh pesona ekstrem musikal yang dieksplorasi oleh EP ini. namun sayang, party liar ini harus segera disudahi oleh Track " Life Behind Human Vanity ", meski keseimbangan otak Gw untuk menyorot lagu Ini masih dipertahankan dengan setiap kecepatan yang sangat Cadas namun dimainkan dengan penuh perhatian tertinggi terhadap aransemen detil, dan lintasannya secara keseluruhan tanpa pernah henti memutar Imajinasi lewat Fast part hingga Ajojing beat. meski karakter seperti ini bukan yang pertama, Fedora selalu mampu mempertahankan setiap aransemennya terdengar menyegarkan dan sangat kuat daya hipnotisnya untuk All DM Audience. so Ini adalah pernyataan keras dari Fedora untuk tetap percaya diri dengan setiap Obsesinya memecahkan hening dengan konsekuensi harmoni menyerang. These will Essentially be the Determining factor regarding the Individuality of the songs, which really is not saying much Except still make Awesome party !

And when Fedora want to lay it down Heavy, they can do that as well, they have not forgot the face of their fathers, and know that nothing compares for good riffing when it comes down to DM. perlahan namun pasti kita harus lebih berani melepaskan cengkeram dogma persepsi yang telah ditanamkan oleh para pendahulu, sejatinya musik itu sendiri tidak mengenal sebuah batasan baku untuk mengeksplor proses kreatifitas, karena sebenarnya musik itu masih menjadi sarana hiburan paling menyenangkan bagi setiap penikmatnya. Goodjob banget untuk Fedora sukses merepresentasikan sajian DM yang begitu menyegarkan hampir di durasi 20 menit ini. Kerja bagus juga untuk Dadi Lapian memoles materi ini menjadi sebuah Artefak baru yang suatu hari nanti akan lebih memberikan kesaksian sebuah Proses dan karakter. sentuhan art sadis dan keren Ardha Lepa juga tidak ketinggalan ikut menyumbangkan nyawa baru bagi Fedora makin terasa mengerikan di " Life Behind Human Vanity " dan pada sesi terakhir, Horrible Creation Extreme Musick Media tetap menyelesaikan pekerjaan yang sangat membanggakan DM Fans lewat Profesional package. The entire EP sounds quality is beautiful, well produced, not over produced, it sounds like it is alive and menacing. All of the songs on here are left the same way but because of the recording quality are kickin your face and let up a little or Incorporate nice slam groovy without fucking everything up, and as such, they deserve a nice round of more applause, YOU MUST HAVE IT NOW !!!










CHECK MINI TEASER VIDEO MADE By LICMEDIA

09 Mei 2017

Corvus Java - Chapter One : Forbidden Gate CD 2017
































Corvus Java - Chapter One : Forbidden Gate
Interlude Records CD 2017

01 Darah Negeri Ini 06:58
02 Salam Tiga Jari 06:05
03 Lupa Segalanya 05:22
04 Nafsu Dunia 05:26
05 Reaksi Jiwa 03:50
06 Strange of Megatruh 06:26
07 Power of Legacy 04:34
08 Forbiden Gate 05:14
09 Greatness of God 04:20
10 Memories 05:39

Oyif - Vocal
Eddy - Lead Guitar
Panji - Lead Guitar
Abel - Bass
Sandy - Keyboard
Gandil - Drums

Penggabungan karakteristik Heavy metal Tradisional dengan Simfoni telah mendobrak batasan baku ketika daratan Eropa telah menemukan titik emosional baru, sehingga lahirlah Genre yang lebih selevel lebih panas dari Pendahulunya, Heavy Metal. kemudian pengaruh daratan Inggris lewat invasi NWOBHM-nya, genre Power Metal yang menitik beratkan fokus pada harmonisasi Guitar, permainan Keyboard dan vokal lebih high, menyusun tune yang terdengar makin Epik. meski Gw kurang detil pasti dari siapa pengaruh band pertama yang mengusungnya hingga kemudian beberapa nama mempopulerkannya, sebut saja Stratovarius, Manilla Road, Helstar, Gamma Ray, Fates Warning, Jag Panzer, Blind Guardian, Running Wild, dan masih banyak lagi. karena Gw sekarang tidak sedang membahas histori genre, kali ini Gw masih menyambung tradisi untuk terus mengenalkan serta meng-informasikan setiap potensi terbaik Scene tanah air yang mendedikasikan mahakarya terbaiknya dalam sebuah Dokumentasi. CORVUS JAVA (CJ) dari Cirebon, Jawa Barat menorehkan Konstitusi dimensi epik dengan rekonsiliasi menantang lewat debut full album perdana " Chapter One : Forbidden Gate ", catatan perjalanan yang akan siap mereka goreskan dalam tinta emas meski eksistensi bukan menjadi faktor alasan, CJ adalah tempat solid bertemunya talenta beberapa musisi yang bukan sembarangan. " Chapter One : Forbidden Gate " sebuah album yang terasa menantang dari segala hal yang Gw ketahui tentang apa yang terbaik di Power Metal Genre. CJ menyajikan komposisi yang menurut Gw dan mungkin banyak orang bakal sepakat mengatakan ini karya yang solid dan keren dikelasnya. sehingga sulit bagi Gw untuk bisa berhenti mendengarkan begitu CD di play. Album ini memang sangat dipengaruhi oleh karya-karya lain dan secara keseluruhan lebih terdengar generik yang diakhiri dengan produksi cukup menyakinkan. dan yang menjadi garis bawah catatan serius, Gw yang ga mungkin memberikan review buruk terhadap sebuah band yang membuat Gw ikut bernyanyi dan bersenandung sepanjang hari. Maybe the sun reflects off their Icy world and blinds me or maybe they give me brain freeze with all the Sappy Power Metal hooks but in the end all I can say is that I enjoy this album.

Now that I got that off my chest let's get into the music shall we? If you look at the track listing your attention should be drawn immediately to first song ! CJ dan Interlude Records mungkin sudah merencanakan sesuatu secara matang untuk memberi efek kejut mengesankan di setlist-nya dengan memasang track epik yang dapat menjadi Single maker album ini, " Darah Negeri Ini ", komposisi Power Metal dengan sentuhan sejuk dan Melodius yang ter-aransemen sesuai Moody setiap pendengarnya. yang pasti ketika telinga mendengar part pertama adalah lini terdepan band, dengan penampilan vocal yang mampu menjangkau setiap range vocal dengan Intensitas nada tepat. dari sini Gw menikmati banget penampilan mengesankan vocalis Oyif, yang cukup mengingatkan stamina Fitch prima-nya Michael Kiske-nya Ex. Helloween, Ola Halen-nya Insania, Fabio Lione-nya Rhapsody, Ben Sotto-nya Hevenly hingga Arul Erfansyah-nya Power Metal. perpaduan yang telah menyakinkan Oyif menduduki posisi tepat meski Timbre vokal-nya tetap khas untuk CJ. kombinasi setiap komposisi-nya semaksimal mungkin terus menciptakan atmosfir epik demi menghidupkan attitude setiap lagu, duet kompak Gitaris yang asli saling mengisi, permainan Blocking Keyboard dan Powerfully drum dengan skill beberapa nama yang sudah Gw sebutkan diatas, CJ bukan musisi sembarangan. It is in my eyes the Best combination of metal and Melodic music part you will ever hear. the string and guitar solo parts are Absolutely music switches over to a Darker place as the Warrior fights off Demons and Twisted creatures of the abyss. kompleksitas komposisi CJ harus kalian rasakan sendiri perpaduan nyatanya, like this special mention the brand of Imagery the sound is best at conjuring in the listeners mind. bagian refrain-nya cukup memorable untuk terus Gw nyanyikan sepanjang waktu " Bersatulah Tekad / Kita semua sama / Tanpa Perbedaan / Mari Menuju Kemenangan ". jika kalian pernah mengkonsumsi Imej Heavy metal tanah air diera 80-90-an " Salam Tiga Jari " sama sekali tidak terlepaskan dimana musik seperti ini tetap bergema. yaa, tetap menyakinkan jika Esensi motto itu tidak pernah mati, track selanjutnya CJ menghadirkan dalam warna yang lebih epik dan Menawan lewat blend style mengingatkan Gw dengan bagaimana Dimensi logika pikiran sedang tertawan dialam hayal dari Insania, Heavenly, Angra, Stratovarius atau Helloween awal. sentuhan Blocking Keyboard satu elemen yang tidak mungkin dilepaskan peranannya, terjadi kian menarik dari Skill seorang Sandy. still occasions like the end of Fire when a crappy synth patch overwhelms the listener. tidak selalu melakukan dominasi part yang cepat, CJ rupanya tau banget bagaimana menguasai alam bawah sadar pendengarnya dengan Catchy track. meski sedikit memberikan shock teraphy dengan sajian Double Bass yang rapat, track " Lupa Segalanya ", penampilan Power Fully Fitch Intensitas vokal Nada Oyif seperti mendengarkan kembali gairah muda seorang Arul Erfansyah di era " Power Demon " sekali, Goodwork Guys ! permainan Bar dan Lick Riff yang tidak harus tampil Shredd, bagi Eddy dan Panji memang tidak wajib banget jika mereka berdua masih kompak dengan sentuhan harmonisasi melodius dan tangga nada diatonis rancak. from a riffing standpoint roughly half of this stuff is really Inoffensive and patently unrocking Power Metal, but when the band tightens up and puts a little bite on these compressed and sped up thrash riffs it really makes a huge Improvement. tetap membelenggu dengan sajian Epik, " Nafsu Dunia " , bener-bener bikin Gw ga pengen Skip Track, coz Gw selalu menikmati dengan mengetukkan kaki seperti metronome menikmati setiap tempo dinamis yang CJ ciptakan dengan penuh perhitungan matang. dan Crescendo Vokal part pada track ini tetap didominasi dengan Anthem Refrain, " Yang Tertindas, tak kau pikirkan / Hilang Kemanusiaan / Sang Pencipta, yang Terlupakan / Ampunkan Khilaf ini ". jika beberapa lagu yang kita dengarkan barusan dengan Tempo medium, mungkin " Reaksi Jiwa " memberikan sajian Up level beat siap memberikan kehangatan dan hantaman keras tanpa meninggalkan warna Melodius part yang menyegarkan. The musicianship is Exceptionally biting and tight, and their Melodic are well befitting the Symphonic descriptor. Medium tempo atau cepat, CJ masih menyuguhkan permainan yang jauh dari kesan membosankan pokoknya. well, 5 lagu sudah merapat dalam lirik berbahasa Indonesia, dan waktunya kita coba kemampuan vocalis Oyif dengan lirik berbahasa Inggris-nya. little low sound-nya rada berbeda dengan sebelumnya yang lebih dengan high middle, tapi koq Gw malah lebih enjoy mendengarkan kesan sound untuk lagu " Strange of Megatruh " ini, dengan lengkingan high octav nya kini mengingatkan dengan Michael Kiske, meski Oyif baru berhasil dibeberapa Fitch tetap Gw Apresiasi talentanya dengan Two Thumb ! mungkin awal pembawaan CJ yang kerap mengcover track fenomenal Old Helloween, sehingga tidak menjadi kendala ketika warna 2 Chapter " Keeper of the Seven Keys " berhasil direpresentasikan di materi kali ini. dan disini kalian bisa mendengarkan Duet solo keren gitaris Eddy dan Panji yang saling mengisi, persis menggugah ingatan Gw dengan solo akhir " Keeper of the Seven Keys ". more get plenty of amazed moments and a solid duel display varying in tempo and texture, but not at the cost of a coherent structure. It’s an instant classic, pure and simple. next track sound harus kembali berubah ke high middle-nya, " Power of Legacy ", penampilan track yang melesat enerjik dan Intens menggemakan Simfoni kekuatan sebuah warisan leluhur, spirit yang tepat tanpa kontradiksi persepsi persis seperti konsep tema yang CJ komitmenkan sejak band terbentuk pada 2015 silam. Diketahui CJ memang telah mendapat banyak sekali inspirasi besar dari para Pendahulu mereka, Especially European Power Metal band, sejauh ini memang benar, CJ berhasil mengambil semua elemen penting dari kombinasi Power Metal style dan memadukannya ke dalam konseptual Masterpiece album. " Forbiden Gate " tetap menjadi tradisi Simfoni Power Metal menawan lewat setiap cabikannya. tanpa mendominasi dengan konseptual yang terdengar keras menggema, CJ masih berada di atas sebagian besar penawaran warna lainnya yang dikeluarkan oleh beberapa Ide cerdas. The album is slower than its predecessor, and doesn’t strive to sound so extremely Power Metal on this one, they explore the Boundaries of their Melodic Possibilities. They’ve left many of their patterns behind them to go more for a Melodic Power Metal than anything else. seperti sudah terbiasa dengan setiap Akselerasi enerji yang termanajemen matang, mendengarkan track berikutnya semakin memberi kesegaran sebenarnya, " Greatness of God " tidak akan pernah ingin mengakhiri pertemuan ini. dan ending yang manis, CJ menutup dengan Ballad track yang cukup mengingatkan dengan pesona aransemen " Glory to the Brave " nya Hammerfall, with some keyboard and melodic Sophisticate lead Riff here and there for Dramatic effect and some massive layered chanting to Reinforce some of the choruses, but otherwise there’s no nonsense to be found, throwaway ballad Ignored of course, I Like this soul of song " Memories ". Ga nyangka jika CJ ternyata memang masih memiliki sejuta Ide Brilian menyusun Harmoni dan komposisi melodi membentuk atmosfir pilu yang seperti ini. And be it historical perspective, a Greater experience in analysis, or just a better developed musical palette, I’ve found myself rather pleased that the band has at least one album that I consider quite more than enjoyable.

Seriously, there is a good sound behind all this cheese. The guitars make a nice transition between riffs in their songs, and the rhythm is varied enough between songs to keep the album interesting. sehingga akan sangat terlalu sayang untuk Power Metal fans lewatkan debut masterpiece keren yang siap menjadi kebanggaan scene tanah air setelah mencatat nama-nama sebelumnya. CJ punya karakter bermain bagus melalui Talenta musisi-nya, meski masih banyak melakukan pengulangan typical dari para pendahulu yang banyak menjadi Inspirasi terbesar bersama karir musikal CJ. masih terpana dengan kedasyatan bernyanyi Oyif, Duet kompak nan keren Eddy dan Panji, Atmosfir tune handal Keyboardis Sandy hingga permainan Powerfully drummer Gandil adalah Proses ter-solid CJ menjadi terbaik untuk terus kita nantikan Chapter mereka selanjutnya. sedikit catatan yang Gw tuliskan tentang Mastering track-nya terjadi sedikit perbedaan kualitas sound sempat mengurangi khidmat kenikmatan mendengar tanpa harus berhenti atau skipping. Artwork cover-nya mungkin terlalu " Beast " untuk imej Power Metal Art Band yang lebih berdamai dengan setiap Keindahan, Kemegahan dan Kejayaan alam dan Manusia. Produksi materi yang lebih siap memanjakan bagi kalian yang sangat menyukai perpaduan kompleks Helloween, Heavenly, Rhapsody, Insania, Stratovarius, Angra hingga Power Metal. it keeps getting better and better till the song returns back to the chorus, even having the best keyboard spot on the album followed by some spoken words of wisdom dealing with nature and peace, that goes into a nice melodic break before returning back to the main riff and then the chorus. One highlight... maybe... " Chapter One : Forbidden Gate ". Somehow the riffs under the verses are decent. Or, just louder in the mix. And the leads are pretty cool. maybe CJ hasn't topped this yet, but maybe someday. Highly Epic Recommended.










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

07 Mei 2017

Moregarlic - After Kids Sleep Grindkore ' Tape 2017

































Moregarlic - After Kids Sleep Grindkore
Disagree Records ' Tape 2017

01 Your Emptiness Mind
02 TV Power Brainwashing
03 Help
04 Melak Sampeu
05 Gerinda Minda 2016
06 Tangerang Part 1
07 Our Musick
08 After Kids Sleep Grindkore
09 Tengkulak
10 Pasal 31
11 Pasal 33
12 Pasukan Bawang Putih
13 Unit Perang Akhir Jaman
14 No More

DXLXY - Vocals
CXCX - Bass
RXSXX - Drums

As I say, if you want some Fast, Catchy, Humorious, Hazard Grindcore check this out, Really fast Grindcore with goregrind element seriously Disturbed, and Equally come with Attacked funny lyrics, you have more nightmare everyday, Grind on MOREGARLIC ! balik mengacak-acak lagi lewat distorsi berisik. Mengusung warna yang Moregarlic yakini sebagai mix Grind and gore style, yaa ... beberapa sentuhan Kental acak dan Khas ala Goregrind, Crossover, Punk hingga Thrashcore mengalir kuat disetiap aransemen yang termuntahkan trio Bizzare dari Tangerang pimpinan Juragan Bawang Cece aka " CXCX ". sengatan kejut pertama udah mereka kenalkan via " Demo 2016 ", memperkenalkan gaya krusial Rompeprop, Old Napalm Death, Birdflesh, Gutalax, Tu Carne, Cock And Ball Torture, Gut, Phobia hingga Regurgitate yang direpresentasikan lebih rilex lewat ketukan dan aransemen yang Catchy sebagai salah satu bentuk spontanitas atas Ketidakpuasan kondisi sekitar, but This Really, NOT for fans of melody, clean vocals, people who hate Pitch Shifters, people who take life WAY to seriously, this is Grinding Devastate ! setelah mengacak acak otak dengan serangan kecil, Moregarlic mendapat angin segar ketika memutuskan bergabung dibawah bendera Disagree Records (Malasya) untuk melanjutkan agresi berbaju pasukan Bawang putih. mungkin ada sedikit pergeseran formasi yang diinformasikan untuk debut kaset berdurasi 15 menit dengan bandrol titel " After Kids Sleep Grindkore ", posisi Juragan Cece yang semula bagian teriak teriak ga jelas di lini depan, saat ini digeser ke posisi Bass plus distorsi, cukup dengan sebuah Overdrive, cabikan bass-nya mewakili instrumen Gitar, dan untuk posisi vokalpun diserahkan ke DXLXY. so penampilan Moregarlic kali ini lebih coba mengingatkan kita dengan nama Sete Star Sept, meski Moregarlic masih tampil teratur dengan setiap harmoniasi. tanpa distorsi kontraktif dari Instrumen Gitar, konseptual seperti ini tetap jadi sajian menggerinda lewat distorsi berisik menyiksanya. still Kicking over the Garbage cans so that the Grindcore rats eat away at the riffs that spew across the pavement. Moregarlic are trio wizards at Transforming a Cyco moment of chaos into an all out Righteous rage and fury ! well, silahkan kita cicipi racikan 8 lagu baru dengan formasi ini, dimulai tanpa banyak cing cong dengan " Your Emptiness Mind ", penampilan Om Cece cukup menyakinkan meski harus bekerja keras menjaga tempo musik selalu kondusif dan masih ko-operatif dengan Drummer RXSXX. mixture Grinding dengan seduhan panas dan liar antara, Punk/Hardcore style. penampilan vocalis DXLXY lebih terdengar solid dan teratur dengan pattern vokal, lumayan menggeser persepsi karakter aransemen Moregarlic kali ini juga terasa kental nuansa Gore/Porno Grind. clocking in at just enough 0 til' 2 minutes, and every song is a Short Noisedestruction burst of Aggro energy! " TV Power Brainwashing ", dengan 16 detik durasi yang memberi shock terapi super singkat ! As songwriters, Moregarlic now are Smart as fuck, because they have realized with a genre like this, it’s the weird things that make the music more interesting, and that’s why you will encounter many sonic revolutions on this material inside. Goregrinding dengan Punkrock bersandingan mesra untuk menggerakkan Moshpit Crowd di " Help " tidak memerlukan banyak Bar Riffing untuk bikin kuping kalian terus berdenging. begitupula dengan " Melak Sampeu ", komposisi dan enerji Moregarlic perlahan namun pasti menguras seluruh ide menggerinda, seperti halnya " Gerinda Minda 2016 ", track ke-2 yang hanya memiliki durasi 2 menit, selain itu, singkat, cepat dan padat. Moregarlic also keep a constant flow of Chaotic beat weaving themselves in and out of their compositions. you might think you are listening to a full band, but it’s only Bass instrument to conjuring up all of the rad noises you Encounter. struktur aransemennya memang menekan nada harmonisasi simple yang Misi-nya masih tetap menghancurkan, tersaji lebih rapi dan solid dibeberapa track anyar ini jika Gw bandingkan sendiri dengan materi awal, meski kehadiran Instrumen gitar lebih dijamin bakal memberi efek gahar berlipat, tapi kayaknya Konseptual seperti ini cukup menyita kesan tersendiri. setelah itu berturut turut serangan singkat dan padat " Tangerang Part 1 ", " Our Musick " hingga " After Kids Sleep Grindkore " hanya membutuhkan waktu 2 menit untuk menyelesaikan ritual liarnya. It's an Experience. It's a Bludgeoning phase shift that can, through pure sonic whiteout, force your brain into an altered, if not exactly heightened state of perception and Conventional notions of good or bad are completely Inapplicable to Moregarlic Idiosyncratic Grinding assault. lalu track selanjutnya adalah materi yang pernah Gw tulis sebelumnya dari era " Demo 2016 ", hanya membutuhkan 14 detik saja untuk bener-bener merasakan kembali kekacauan kecil yang senantiasa siap menjadi kemarahan tak tertahankan dari para Pasukan Bawang Putih konsis mengacak-ngacak seisi pasar dengan Distorsi tajam Grindcore ! membagi konsentrasi penuh dengan Instrumen Gitar yang kadang terdengar ritme tempo saling kejar-kejaran serta munculnya delayed, kadang juga sempat meleset untuk beberapa fill-nya, tapi mungkin kalo kita lebih terbawa Enjoy, Gw rasa masalah seperti ini tidak menjadi sesuatu yang berarti. walau pemilihan sound riff sendiri terlalu dangkal memperpendek frekuensi Gain distorsinya,  jadi kurang terdengar " Nyaring " aja untuk typical musik yang Moregarlic mainkan. " Rise up the Volume, Rise up your music - Feed up your Anger with Brutal Music ". if you can stand half an hour of really Aggressive Psychotic goregrind, DON'T MISS TO STAY CRUSHING YOUR MIND !










CHECK MINI TEASER MADE By LICMEDIA

04 Mei 2017

Umar - Demo 2017

Umar - Demo 2017
Self Released CD-R 2017

01 Nyawa Penebus Dosa 04:32
02 Konflik Tirani 02:58

Syifaul Fuadi - Add. Vocals
Abid Syahrial - Guitars
Tri Ayidya - Guitars
Fajar Heriyadi - Bass
Yunan Helmy - Drums

Membicarakan sekali lagi Movement extreme cadas hari ini, rasanya Gw makin bangga bisa menjadi salah satu bagian didalamnya. perkembangan Scene kita memang pantas menjadi salah satu posisi paling diperhitungkan di kawasan Asia yang hari ini telah membuktikan semuanya jika dibandingkan beberapa tahun silam meski respek terbesar masih lahir dari sejarah masa lampau. semakin hari Gw kerap menemukan debut karya keren dari all next generation yang Gw jamin suatu saat akan memperkuat posisinya menjadi tetap terbaik. Gw sudah banyak sekali menulis rilisan dokumen audio keren dari scene tanah air sejak tahun 90-an, dan Gw tidak akan pernah berhenti memberi kenyakinan kepada kalian, kita punya banyak Band-band keren bro ! jadi jangan terus menutup kenyataan jika ada banyak talenta harus diperhitungkan kembali eksistensinya, jadi mindset kita jangan terus menerus " Saklek " (tidak bisa ditawar-tawar lagi atau harus dilakukan) pada 1 atau 2 nama saja. kali ini dari Surabaya Scene, Ibu kota Provinsi terbesar di Indonesia ke-2 setelah Jakarta sudah dikenal menjadi salah satu lumbung band-band mengerikan. dan hari ini perkenalkan geliat muda berbahaya, UMAR, meski pertama kali rada unik aja menyebut atau Mendengarkan nama tersebut jika persepsi pertama-nya adalah sebuah band Death Metal, Gw yakin banyak diantara kalian terlalu fokus pada imej sebuah nama, pasti step pertama adalah Skip Otomatis, tapi jangan salah, ternyata dibalik nama tersebut kalian harus mencicipi terlebih dahulu sendiri konsep apa yang mereka usung, dan barulah silahkan kalian berubah fikiran. musik adalah kebebasan absolut tentang seni dan kreatifitas, jadi apalah arti sebuah nama ? what the fuck with the people .... menampilkan 2 member dari band Brutal Embryo Genesis, Umar menggagas untuk pertama kali eksistensinya pada tahun 2014, coba melakukan Blend liar konsep Death Metal cepat dengan sentuhan Technical dan Progressive serta sentuhan Keyboard yang tidak bisa move on dari Kegaharan Fleshgod Apocalypse, Obscura, Spawn Of Possession, Gorod, hingga The Faceless, menjadi seduhan yang mujarab dan sederhana bagi nutrisi otak bisa bekerja lebih kondusif dengan segala tekanan. keep definitely Capable of playing complex music, but the songwriting on this Demo is Simply than Atrocious in every way. hasil kerja keras band seperti mengusung filosofi semangat membara seperti sosok Khalifah Umar bin Khattab. konsep musikalnya memang tegas, cepat, akurat dan berat yang dipercantik lagi lewat sentuhan menawan dengan teknik-teknik Scale riff dinamis. Gw langsung play track pertama " Nyawa Penebus Dosa ", Umar tidak langsung menonjokkan serangan membabi buta, karena permain Piano cantik sengaja dihadirkan untuk memberi suasana epik yang terkesan horror hingga pada detik ke 42, setelah itu seperti Singa yang sedang lapar, gempuran tradisi musikal liar yang memang langsung mengingatkan dengan beberapa perpaduan konsep dari nama Spawn Of Possession hingga emosi meledak ala Fleshgod Apocalypse, duet menawan Abid Syahrial dan Tri Ayidya yang saling mengisi scale-nya, cukup menjadi duet kompak, ketukan cepat Yunan Helmy memang tidak bisa diragukan hingga pada bagian terakhir Syifaul Fuadi membereskan ritual sadis ini dengan lirik lirik kasar bernada sumpah serapah. maybe, I haven't had the pleasure of being subject to such a fit of fury, but evidently Umar still was trying to channel that very image via a Bizarre fit of musical Brutality and Progressiveness. karakter sounding Riff beberapa kali memang coba mengingatkan Gw dengan era " Cabinet " nya Spawn Of Possession, meski untuk Drum soundnya sendiri masih memberi elemen pembeda, mungkin karakteristik Musical Studio ikut punya andil. untuk sentuhan Keyboard adalah sajian Symphonic yang berhasil mendapat Injeksi dari sosok Italian Fleshgod Apocalypse, meski porsi sendiri tidak terlalu dominan menguasai aransemen dan struktur lagu. Creepy, and Despite the thinness of the tones, there is an Oppressive, dark Atmosphere captured on track. mengeksplor semakin jauh skill talenta berikutnya dapat kalian nikmati selanjutnya di " Konflik Tirani ", yang secara emosional ini menjadi ledakan lebih menawan kala kebencian mereka memberi guratan dinamis pada setiap kemarahannya. beberapa scale riff yang coba mengingatkan dengan tradisi Obsura, Gorod, hingga The Faceless pada beberapa medium part, raungan vokal lepas Syifaul Fuadi memang asli lepas kendali tensinya memenuhi setiap bar dan pattern. The band level of technicality is Bewildering, and of course the mix needs to be crisp that all of these guitars and drum can fast with the nuances of their Frantic riffing and then again at a Jogging pace which feels like you are floating in the space between your steps hitting the ground, only to speed up once more to realtime at an Adrenaline inducing pace. Well 2 track yang cukup memukau ini layak mendapat apresiasi plus, karena setiap aransemen penuh dengan kejutan dan siksaan keji harmonisasi yang secara frontal ingin memberi sensasinya. Goodjob gaes ! patut mengisi playlist band layak ditunggu karya-karya selanjutnya, dan pastikan selalu siapkan mental kalian untuk menantikan serangan terror musikal masif Umar berikutnya dalam sebuah amukan dimensi dari keterasingan diri. Death metal as a scene has no doubt changed since they left, but Quality DM will always be the rule that we all go by. without a doubt, Umar is an Kickin new face of Unquestionable Quality, Brutality and Complexity !!!










CHECK MINI TEASER VIDEO MADE By LICMEDIA

Drop - Back to Origin ' Demo 2017
































Drop - Back to Origin ' Demo 2017
Self Released CD-R Demo 2017

01 Patriotic of Benevolence (Intro) 01:13    
02 Consume by Violent 06:10    
03 Moralitas Semu 03:58

Gaber - Vocals
Andry - Guitars
Raden Aces - Bass
Wahyu - Drums

Menggoreskan kembali Eksistensi lewat Sajian tradisi DM Barbar (Baca : Brutal Death Metal), dari Ciledug, Tangerang, salah satu Eksekutor DM brutal, DROP memperkenalkan demo Independen baru bertajuk " Back to Origin ", yang menjadi Chapter lanjut operasi penghancuran pasca EP " Savage Revenge ", stay konsis menawarkan partisi aransemen distorsi musik yang berat dan cepat perpaduan familiar antara Suffocation dan Disavowed dengan beberapa sentuhan Slam Groovy in the vein Internal Bleeding hingga Dying Fetus. seperti ingin terus membuat tensi tekanan darah Audience tetap pada level Drop, Gaber Cs masih belum menurunkan sama sekali level manusiawinya dalam menyiksa indera dengan semangat 45 hingga titik darah penghabisan. is just a Goddamn Panzer, and the same can be said about the other songs as well as being catchier than, well, anything that can be considered Brutal in Catchy. masih solid mempertahankan karakter sound masih dari era EP " Savage Revenge ", meski harus beberapa kali coba menurunkan tensi tempo yang meledak-ledak era " Sadistic Independent of Bliss ", kehadiran Drummer Wahyu membawa level baru bagi Drop. langsung saja kita mulai dengan intro semangat 45 banget tentang Nasionalisme Indonesia hasil cut and mix beberapa rekaman sejarah bangsa menjadi sebuah alur epik yang akan tetap menggugah dan menumbuhkan jiwa Patriotisme ! jangan pernah melupakan sejarah, bagaimana Negara Republik Indonesia ini dibangun atas semangat Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, yang sampai kapanpun tidak akan pernah tergantikan ! menempatkan kekejaman audio masif pertama, " Consume by Violent " badai distorsi dengan luapan Drum berat dan cepat masih memberi aroma pasal ke-2 " Savage Revenge ". In terms of musical ability, everyone kicks major ass the entire time - the Drumming still insane, the vocals are Heavy Rough and the guitars are Sawing the ear. Everything about the performance reeks of Brutality perception. Production wise, it's not bad, but the mix could definitely use up the level to make things clearer, but maybe that's just me. meski beberapa kali Gw sempat mendengar tempo yang saling kejar mengejar antara bar drum dan guitar, sehingga untuk beberapa Break tempo bar saling mendahului dan memaksakan kesannya, Gw menghitung sendiri dari setiap ketukan tempo metronom jari. Kombinasi emosional yang terkoordinir untuk menyelesaikan durasi 06:10 memang sangat menantang untuk sebuah Band BDM, selain power terforsir, Drop harus memutar otak untuk memainkan setiap Fill yang mereka yakini tetap membentuk kombinasi krusial untuk kekejaman harmoni " Consume by Violent ". selanjutnya " Moralitas Semu  " kembali disajikan lagi setelah sebelumnya sempat di Mastering ulang dari materi Demo 2011. Dominasi kekuatan powerfully untuk konsisten menggeber serangan Blastbeat bertubi tubi untuk track ini masih dipertahankan menjadi Drop Anthemic. with more Relentless Drumming, Vicious guitar work and that just utterly Unmistaken Groovy these guys have patented in the genre, Highlighted during the first break mid way through the song where it just ups the Brutality and lets loose with Abandon, intent on letting the song title come to fruition no matter the outcome or Severity of their Attack. ga banyak sih yang Gw tulis disini, selain welcome Brutality call your name ! Produksi sound-nya masih konsis seperti sebelumnya, meski ada catatan yang Gw tambahkan, seperti Level Audio-nya masih kurang Up lagi karena Frequensi nya terdengar masih lemah. secara komposisi, Gitaris Andry masih memiliki Riff-riff jahat untuk setiap Agresinya, walau untuk beberapa fill drum musti lebih ditingkatkan lagi agar makin menjadi Partner team tambah mengesankan. It's not Progressive in any way, but they seem to have Embraced their niche and are making the beast of it. Flabbergasting skill, and each seems to present just as enticing a scenario as long as the Quality holds up the way it has on this material, I'm fine with that.










CHECK MINI TEASER VIDEO MADE By LICMEDIA

Abominable Devourment - Promosick 2017
































Abominable Devourment - Promosick 2017
Valist Records CD-R 2017

01 Slamtro 02:24    
02 Slamjuana 04:32    
03 Suffering of Fester Slamassacre 03:11

Papa Slam - Vocals
Sikh Slam - Guitars, Bass
Leon Slam - Drums

Hellcome Strictly Complementary Sense of Slam Gangsta ! seperti ingin memberikan Injeksi epidemi mengeksplor Slamming BDM lebih menyegarkan bagi Scene tanah air, karakteristik tema berdarah, Organ membusuk, pembunuhan sadis atau ungkapan kematian, Jay Valist yang biasa dipanggil Papa Slam akhirnya ingin lebih menampilkan Imej baru untuk band bentukan barunya. tetap terkesan kental gaya metal dengan Black T-Shirt, kini dipadu dengan beberapa aksesoris ala Hip Hop fashion. tema Marijuana tampaknya lebih menginspirasi beberapa gaya Hedonisme, tapi tetap tidak meninggalkan tema berdarah, maka lahirlah ABOMINABLE DEVOURMENT (AD), Tangerang Slam Sickfuck siap menjadi Terror paling bersahabat datang dari dua dimensi kebersamaan. Individualistic runs could have Dramatically upped the ante. Drums are mixed with an almost Mechanical din to them, but otherwise they offer the proper balance of Muscular Double bass rolls and Grooves, and high favor the kicks and toms to the weaker Cymbal strikes. penyajian Middle Sound yang terdengar clean tapi lebih terkesan Digitaly banget (Meski Triggering yang berperan) memang beberapa kali memanjakan telinga dengan Clean sound-nya, tapi sekali lagi menurut Gw pribadi sih, Low Sound akan makin lebih menggilas lagi untuk konsep yang AD usung. karena mungkin " Molesting the Decapitated " nya Devourment tetap akan menjadi Album terbaik Groundbreaking Slamming BDM movement. pengaruh intens seperti datang dan memadukan konseptual antara era awal Abominable Putridity " In the End of Human Existence ", " Awaiting the Fist " nya Begging for Incest, Gravitational Distortion " The Void Between Worlds hingga ", Abusing Dismembered Beauties " Vulvectomy, Rendered Helpless " Unstopable Parasites " atau Engorging The Autopsy " Bludgeoned to Obliveon ", lumayan menyakinkan AD menemukan sudut pandang konsep musikalnya. it's Contemporaries don't make me want to buy a suit of Armor to wear, out of fear that Bulldozers are going to break through my house's walls and crush my face in at any given moment. Yess, It's about that Heavy. The Slams themselves are Generally 8th notes with an Occasional Pinch harmonic for Emphasis ! memberi kesan yang berbeda mungkin sudah digadang oleh si Papa Slam agar konspirasi barunya ini terdengar berbeda lagi adalah penyajian Intro pertamanya, biasanya dicomot dari sampling movie, tapi untuk " Slamtro " justru menampilkan intro clean guitar yang dimaksudkan agar bisa memberi dimensi lebih jauh ketika seseorang menikmati sebatang Gelek hehehe, bahkan Intronya sendiri malah mengingatkan dengan Intro " Fade to Black " nya Metallica dengan pengubahan sedikit di lick dan bar solo-nya. dan Gw suka dengan Spoken intro di " Slamjuana ", komunikasi verbal yang penuh penjiwaan rasanya hahaha .... tempo aransemen AD memang lebih fokus menekankan pada banyak tempo Breakdown serta beberapa balutan Blastbeat aktif. memberi kesan yang menohok musik dengan titel, AD sengaja mempersiapkan pesta kecil Moshpit Crowd yang full Stage Diving kayaknya. bagi gitaris Sikh Slam memang tidak menemukan banyak kendala berarti ketika dirinya dipercaya di urusan Riff seperti ketika di Visceral Cadaverment. dengan Fill Riff Slam ciamik, Sikh Slam masih memegang kendali penuh aransemen, ketukan Drum yang terdengar Digital triggering banget, memang memberikan polesan beat yang lebih menarik dan tegas, kemudian Papa Slam harus bekerja keras dengan beberapa part Deep Guttural dan Pig Squel, meski beberapa kali Gw dengerin agak Kedodoran mendengar dari panning level-nya. struktur komposisinya memang seperti Gw kemukakan diatas, sangat menjaga kontur Slam Groovy kental dan mengalir. Monotonous Gutturals with mid tempo slams all the way. But, I really you will love those insane bass dropping. menyematkan tema berdarah, kayaknya memang tidak bisa dilepaskan dari Karakter oleh kebanyakan genre ini, welcome " Suffering of Fester Slamassacre ", mendengarkan jeritan paling menyanyat emang bikin atmosfir horror untuk diblend dengan Aransemen kali ini. well berbeda dengan track sebelumnya yang lebih mengkoordinir setiap kesenangan, ditrack ini AD makin terdengar serius pembantaiannya. It’s Obvious that these sickfucks really wanted to make this as brutal and Disgusting as they could possibly make it, and I think they more than Succeeded, Urrrrrghhhhh !!! meski tidak ada yang terlalu baru, sekali lagi AD siap menyajikan party slam makin berdarah bernuansa Hedonisme siap bikin kalian makin betah dibawah sihirnya. Overall I know is that it was sick as fuck and brutal as possible, Definitely worth at least listening to. LET'S GET SLAM AND SMOKE !










CHECK MINI TEASER VIDEO MADE By LICMEDIA